https://kalpata.co.id/wp-content/uploads/2017/11/1-6.jpg

Situational Leadership adalah model kepemimpinan yang menyarankan bahwa tidak ada satu gaya kepemimpinan “terbaik”. Sebaliknya, pemimpin yang efektif harus menyesuaikan gaya mereka berdasarkan tingkat kesiapan dan kematangan orang yang mereka pimpin serta tugas yang sedang dikerjakan.

Model ini dikembangkan oleh Paul Hersey dan Ken Blanchard pada akhir 1960-an. Intinya: Anda tidak memimpin seorang pemula dengan cara yang sama seperti Anda memimpin seorang veteran yang sudah ahli.


Model Situational Leadership (Hersey-Blanchard)

Model ini membagi gaya kepemimpinan berdasarkan dua perilaku utama:

  1. Perilaku Mengarahkan (Directive): Sejauh mana pemimpin memberitahu anggota apa yang harus dilakukan, bagaimana melakukannya, dan kapan harus selesai.
  2. Perilaku Mendukung (Supportive): Sejauh mana pemimpin mendengarkan, memberikan dorongan, dan melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan.

1. Empat Gaya Kepemimpinan (S1 – S4)

  • S1: Telling / Directing (Memberitahu): Pemimpin memberikan instruksi spesifik dan mengawasi pekerjaan secara ketat. Fokusnya adalah pada tugas, bukan hubungan.
  • S2: Selling / Coaching (Menjual): Pemimpin masih memberikan arahan, tetapi juga menjelaskan “mengapa” keputusan diambil dan mencoba mendapatkan dukungan dari anggota.
  • S3: Participating / Supporting (Berpartisipasi): Fokus beralih pada hubungan. Pemimpin berbagi tanggung jawab pengambilan keputusan dengan anggota dan lebih banyak berperan sebagai fasilitator.
  • S4: Delegating (Delegasi): Pemimpin melepaskan sebagian besar tanggung jawab. Anggota tim memiliki kendali penuh atas tugas dan cara menyelesaikannya.

2. Empat Tingkat Kesiapan Anggota (R1 – R4)

Untuk memilih gaya yang tepat, Anda harus menilai tingkat kematangan anggota tim:

Tingkat KesiapanKarakteristik AnggotaGaya Pemimpin yang Cocok
R1 (Low)Tidak mampu dan tidak yakin/tidak mau.S1 (Telling)
R2 (Moderate)Tidak mampu tapi mau mencoba/termotivasi.S2 (Selling)
R3 (Moderate)Mampu tapi tidak yakin atau kurang motivasi.S3 (Participating)
R4 (High)Mampu, kompeten, dan sangat berkomitmen.S4 (Delegating)

Manfaat Menggunakan Kepemimpinan Situasional

  • Fleksibilitas: Pemimpin tidak terjebak dalam satu pola pikir.
  • Meningkatkan Kinerja: Anggota mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan sesuai dengan kapasitas mereka saat itu.
  • Membangun Kepercayaan: Anggota merasa dipahami karena pemimpin menyesuaikan diri dengan kebutuhan emosional dan teknis mereka.
  • Pengembangan Tim: Dengan mengubah gaya dari S1 ke S4 seiring waktu, Anda secara efektif membimbing anggota menuju kemandirian penuh.

Cara Menerapkannya dalam 3 Langkah Mudah

  1. Identifikasi Tugas: Tentukan secara spesifik apa yang perlu dilakukan. Seseorang mungkin ahli dalam “Pemasaran” (R4) tapi pemula dalam “Analisis Data” (R1).
  2. Nilai Kesiapan: Lihat kompetensi (keterampilan) dan komitmen (kepercayaan diri/motivasi) anggota tim terhadap tugas tersebut.
  3. Pilih Gaya yang Sesuai: Jika mereka bingung, gunakan S1. Jika mereka ahli tapi sedang kehilangan semangat, gunakan S3.

Kesimpulan:

Kepemimpinan situasional mengajarkan kita bahwa menjadi bos yang baik bukan berarti selalu bersikap ramah atau selalu bersikap tegas. Menjadi pemimpin yang baik berarti menjadi apa yang tim Anda butuhkan saat ini untuk mencapai tujuan bersama.

Jika Anda membutuhkan program pelatihan manajemen dan kepemimpinan, percayakan kebutuhan Anda kepada Kalpata. Kalpata menyediakan program pelatihan manajemen dan kepemimpinan sebagai berikut:

  • Agile Leadership
  • Situational Leadership
  • Leading The Millenial and Z Generation
  • Supervisory Skills
  • Creative Thinking Design
  • Problem Solving & Decision Making
  • Counselling, Coaching, and Mentoring
  • Coaching Skills for Manager
  • Public Speaking
  • Business Presentation Skills
  • Assertive Communication Skills
  • Conducting Effective Meeting
  • Professional Grooming & Appearance
  • Professional Training Skills
  • Employee Assessment
  • Corporate Capacity Collaboration

Informasi pelatihan dan konsultasi dapat menghubungi:

Contact Person : Tri Putera, S.E. (Operations Manager)

Mobile/ Whatsapp : +6289513512939

Leave a Reply