Peluang Bisnis 2020 : Bisnis Ecommerce

October 8, 2020 admin
0

Peluang Bisnis 2020: Bisnis Ecommerce Akan Memasuki Tahun Emas

Tahun 2020 diperkirakan akan menjadi tahun emas bagi bisnis ecommerce di Indonesia.

Jumlah penduduk yang begitu besar menjadikan Indonesia sebagai pasar yang sangat potensial. Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh pemerintah turut membangun iklim bisnis yang positif. Bahkan tanpa modal besar, siapa pun kini bisa memiliki bisnis online sendiri. Cukup berbekal perencanaan usaha yang matang, setiap orang memiliki peluang untuk sukses di dunia bisnis online.

Hingga saat ini, jumlah pelaku bisnis online, khususnya bisnis ecommerce memang begitu banyak. Namun meski pemain besar terlihat mendominasi, ada beberapa ceruk pasar yang mereka lewatkan. Ini bisa menjadi peluang bagi pemain-pemain kecil. Bagi Anda yang ingin terjun ke bisnis ecommerce, tahun 2020 bisa menjadi momentum tepat untuk memulainya.

Perkembangan Ecommerce di Indonesia
Industri ecommerce di Indonesia sejatinya sudah lama tumbuh. Meski demikian, pertumbuhannya mulai terlihat signifikan sejak tahun 2014 silam. Di tahun 2014 saja, Euromonitor mencatat jumlah penjualan ecommerce di Indonesia mencapai angka US$ 1,1 miliar.

Catatan tersebut juga diamini oleh data yang berhasil dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut data tersebut, diketahui bahwa industri ecommerce di Indonesia meningkat sebesar 17% selama 10 tahun terakhir.

Tahun 2018 adalah tahun di mana bisnis ecommerce mengalami pertumbuhan paling pesat. Akan tetapi pesatnya perkembangan ecommerce di Indonesia justru berasal dari perdagangan informal atau perdagangan sosial yang digerakkan oleh para pelaku bisnis kecil. Pelaku bisnis kecil ini biasa memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp untuk berjualan.

Dari total penjualan ecommerce di Indonesia, sebanyak 40% di antaranya berasal dari perdagangan informal atau perdagangan sosial. Angka penjual online ini pun terus mengalami peningkatan. Tercatat, setiap tahunnya jumlah penjual online di Indonesia meningkat sebanyak dua kali lipat.

Sebanyak 99% dari pelaku bisnis online ini tergolong sebagai usaha mikro. Menariknya lagi, setengah dari total pelaku bisnis UMKM ini hanya menjalankan bisnisnya secara online tanpa memiliki toko fisik.

Dalam riset lain yang dilakukan oleh Google, ekonomi digital di Indonesia sudah mencapai angka US$ 27 miliar. Angka tersebut membuat Indonesia merajai peringkat pertama di Asia Tenggara, khususnya dalam hal jumlah transaksi ekonomi digital.

Diperkirakan, angka tersebut akan terus mengalami peningkatan. Setidaknya ada beberapa hal yang memengaruhi peningkatan tersebut. Selain karena jumlah penduduk Indonesia yang begitu besar, ledakan bom demografi yang membuat Indonesia didominasi oleh usia produktif juga semakin dekat.

Mengenal 3 Model Bisnis Ecommerce
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Firma Iblis Word, tahun 2020 diperkirakan akan menjadi tahun emas bagi bisnis ecommerce. Tahun ini akan menjadi peluang emas bagi mereka yang ingin menggeluti bisnis online. Meski demikian, penting bagi calon pelaku bisnis untuk memahami model bisnis apa yang sebaiknya dipilih. Untuk itu, berikut 3 model bisnis ecommerce yang wajib dipahami.

1. Model Bisnis C2C (Consumer to Consumer)
Antara konsumen dengan konsumen, inilah inti dari model bisnis C2C. Aktivitas bisnis ini umumnya melibatkan perorangan. Seorang konsumen individu menjual barang atau jasa kepada konsumen yang lain. Karena modal yang kecil, model bisnis ini pun begitu populer.

Bisnis C2C dapat dibagi lagi menjadi 2 model, yakni P2P atau classified dan marketplace. Namun meski skala bisnis ini kecil dan tidak begitu membutuhkan pinjaman modal usaha, pelakunya bisa saja tumbuh hingga mencapai skala bisnis yang lebih besar.

2. Model Bisnis B2C (Business to Consumer)
Model bisnis ini merupakan model bisnis yang paling jamak dijumpai dalam pasar ecommerce. Sesuai dengan namanya, model bisnis ini melibatkan bisnis yang dalam hal ini adalah produsen dengan konsumen. Karena itulah, model B2C ini menyerupai model ritel tradisional.

Salah satu contoh dari model bisnis B2C adalah toko online. Meski demikian, kini model bisnis ini semakin mengalami peleburan dengan bisnis C2C. Ini terjadi karena adanya penilaian reputasi yang semakin merata. Bahkan konsumen yang memiliki reputasi penjualan bagus juga dipandang cukup kredibel layaknya bisnis berbentuk badan usaha.

Di sisi lain, dengan kredit modal usaha, konsumen individu bisa menjadi pelaku bisnis yang lebih besar hingga cukup layak untuk dimasukkan ke dalam kategori B2C.

3. Model Bisnis B2B (Business to Business)
Sesuai dengan namanya, model bisnis ini terjadi antara bisnis dengan bisnis. Penjual hanya fokus pada pasar bisnis saja dan tidak melayani pesanan dari konsumen.

Umumnya, model bisnis B2B ini lebih didominasi oleh penyedia jasa atau layanan. Meski demikian, ada juga yang merupakan penyedia barang. Misalnya saja seperti produsen perabot kantor atau supplier barang-barang yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Jika dibandingkan dengan model bisnis C2C ataupun B2C, pasar bisnis B2B memang lebih kecil. Meski demikian, bukan berarti model bisnis ini hanya memberi keuntungan dalam jumlah yang kecil.

Peluang Bisnis Ecommerce di Tahun 2020
Setelah mengetahui 3 model bisnis ecommerce di atas, Anda bisa mulai memilih model bisnis mana yang sekiranya ingin digeluti. Setiap model bisnis memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun jika Anda masih bingung dan belum memiliki gambaran bidang bisnis apa yang sebaiknya dipilih, berikut beberapa peluang bisnis yang dinilai cukup menguntungkan di tahun 2020 nanti.

1. Bisnis Online Shop
Toko online atau online shop adalah salah satu contoh peluang bisnis yang tidak pernah mati. Banyaknya pengguna internet dan media sosial di Indonesia menyimpan potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk menjajakan barang yang Anda miliki.

Tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi juga semakin mendukung tumbuh suburnya bisnis online shop. Untuk menjalankan bisnis ini, Anda tidak perlu membangun toko online sendiri. Anda cukup menawarkan barang yang dijual secara online. Anda bisa memanfaatkan marketplace atau media sosial populer seperti Facebook, Instagram ataupun WhatsApp.

Untuk menjalankan bisnis ini, Anda tidak perlu mempersiapkan modal besar. Anda bisa memulainya dengan menjadi seorang dropshipper. Jika bisnis dinilai cukup bagus, Anda bisa mulai mengembangkannya dengan menambah modal atau mencari kredit usaha.

2. Bisnis Penyedia Jasa Desain Grafis
Jika Anda pandai membuat desain grafis dan menggunakan software desain seperti Corel Draw atau Photoshop, kemampuan tersebut bisa dijadikan sebagai modal membangun bisnis jasa desain grafis. Jasa desain grafis sendiri memiliki pasar yang cukup besar. Namun berbeda dengan bisnis toko online, pasar dari bisnis ini umumnya lebih banyak berasal dari pelaku usaha.

Beberapa contoh jasa desain yang banyak dicari adalah desain logo, desain kemasan dan desain banner digital. Dengan semakin maraknya pemasaran online dan media sosial, permintaan akan jasa desain iklan juga terus mengalami peningkatan.

Satu hal yang menarik dari bisnis jasa desain grafis adalah kecilnya modal yang dibutuhkan. Karena bisnis ini adalah bisnis jasa, maka kemampuan desain adalah aset utama Anda.

3. Bisnis Penulisan Artikel dan Copywriting
Setiap tahunnya, jumlah permintaan akan jasa penulisan artikel dan copywriting terus mengalami peningkatan. Pertumbuhan web portal dan blog perusahaan menjadi salah satu penyebabnya. Padahal, setiap tahunnya jumlah pelaku bisnis online juga terus meningkat. Inilah yang membuat bisnis penulisan artikel dan copywriting begitu menguntungkan.

Sama seperti bisnis jasa desain grafis, pasar dari bisnis ini lebih banyak berasal dari pelaku usaha. Hampir setiap pelaku usaha yang menjalankan bisnisnya secara online membutuhkan jasa penulisan artikel dan copywriting.

Biasanya, para pelaku usaha membutuhkan artikel untuk membantu meningkatkan SEO website mereka. Tidak jarang, artikel yang dibuat juga digunakan untuk membantu memasarkan produknya di media sosial.

4. Bisnis Kursus Online
Jika Anda memiliki keahlian di bidang tertentu, menyediakan layanan di bidang tersebut bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan uang. Anda juga bisa membagikan keahlian dan ilmu yang Anda kuasai dalam bentuk kursus berbayar.

Bisnis kursus online ini semakin marak dengan banyaknya situs-situs dan aplikasi penyedia kursus berbayar. Pada beberapa situs atau aplikasi penyedia kursus, Anda bisa menemukan banyak kursus dan mengikuti salah satunya cukup dengan membayar sejumlah uang yang telah ditentukan.

Mirip seperti bisnis jasa, bisnis kursus online ini tidak membutuhkan modal besar. Anda hanya perlu menyiapkan peralatan untuk membuat video kursus dan keahlian dalam membuat video yang bagus. Menariknya lagi, bisnis kursus online ini juga bisa menjadi sumber passive income.

5. Bisnis Jasa Pembuatan Website
Pertumbuhan bisnis online di tanah air juga berarti satu hal. Semakin banyak pelaku bisnis online, semakin banyak pula yang membutuhkan website untuk membantu mendongkrak kredibilitas ataupun memasarkan produk dan layanannya.

Pasar potensial dari bisnis ini adalah para pelaku usaha kecil. Biasanya, pelaku usaha kecil ini tidak begitu memahami bagaimana cara membuat website. Mereka juga belum memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk membuatnya sendiri. Karena itulah, banyak dari mereka yang akhirnya meminta bantuan dari penyedia jasa pembuatan website.

Karena tergolong sebagai bisnis jasa, Anda tidak membutuhkan modal besar untuk mulai menggeluti bisnis ini. Anda bisa memulainya dengan modal minim. Setelah bisnis semakin besar dan banyak pesanan yang masuk, barulah Anda mulai mengembangkan modal dan mencari pinjaman usaha.

6. Bisnis Internet Marketing
Tidak semua pelaku bisnis memiliki kemampuan internet marketing yang bagus. Faktanya, banyak di antara mereka yang hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang pemasaran digital.

Masalah seperti ini bisa menjadi peluang yang sangat menjanjikan. Tentu saja, peluang tersebut sangat mungkin digarap jika Anda memiliki kemampuan pemasaran online yang cukup teruji.

Untuk menjalankan bisnis internet marketing, Anda tidak memerlukan banyak modal. Anda bisa memulainya cukup dengan bermodalkan komputer dan koneksi internet. Meski demikian, potensi penghasilan yang bisa diperoleh dari bisnis ini sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata.

sumber : https://www.hsbc.co.id/1/PA_esf-ca-app-content/content/indonesia/personal/offers/news-and-lifestyle/files/articles/html/201907/peluang-bisnis-2020-bisnis-ecommerce-akan-memasuki-tahun-emas.html

Kiat Memiliki Kemampuan Berkomunikasi yang Baik

September 27, 2020 admin
0

Kiat Memiliki Kemampuan Berkomunikasi yang Baik

Manusia adalah mahluk sosial, dimana antara yang satu dengan lainnya terjalin suatu keterikatan dan saling membutuhkan. Interaksi dengan sesama menjadi hal yang tidak dapat dihindari dan komunikasi menjadi poin utama untuk menyampaikan pesan dari masing-masing pihak. Komunikasi bukan hanya sekedar bagaimana pesan tersampaikan tetapi juga kesan yang didapat oleh komunikan. Bagaimana pesan tersampaikan dengan tepat dan respon komunikan sebagaimana yang diharapkan oleh komunikator, menjadi titik penting dalam berkomunikasi.

Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gestur tubuh, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal. Komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.

Untuk keberhasilan dalam berkomunikasi terdapat beberapa komponen yang harus dipenuhi. Menurut Laswell komponen-komponen dalam komunikasi adalah :

  1. Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain;
  2. Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain;
  3. Saluran (channel) adalah media di mana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antarpribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara;
  4. Penerima atau komunikan (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain;
  5. Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerima pesan atas isi pesan yang disampaikannya;
  6. Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan (“Protokol”).

Proses berlangsungnya komunikasi dapat digambarkan secara ringkas, sebagai berikut :

  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui teleponsurate-mail, atau media lainnya.
  3. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
  4. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.

Cara berkomunikasi yang baik merupakan gabungan dari mendengarkan dan menanggapi, tetapi pada kenyataannya masing-masing pihak seringkali kurang melatih kemampuan untuk mendengarkan, bahkan terkadang melamun saat seseorang sedang berbicara. Mendengarkan lawan bicara berarti benar-benar fokus pada apa yang dibicarakan dan tidak memikirkan hal-hal lainnya. Saat lawan bicara sedang mengutarakan pemikirannya, kita harus membiasakan untuk tidak memotongnya tetapi diam dan dengarkan kalimat yang diucapkan. Hal ini bukan hanya membuat kita bisa berkonsentrasi mendengarkan apa yang dikatakan oleh lawan bicara, tetapi juga membuatnya merasa dihargai.

Gestur tubuh dalam berkomunikasi juga menjadi bagian penting dalam komunikasi. Hal ini penting karena sebagian besar komunikasi kita menggunakan bentuk nonverbal. Gestur tubuh dapat menampilkan bagaimana pemikiran atau perasaan komunikan terhadap komunikator. Misalnya, melipat lengan menunjukkan bahwa komunikan merasa defensif atau kurangnya kontak mata menandakan bahwa komunikan tidak tertarik melanjutkan pembicaraannya. Komunikator juga dituntut untuk memperhatikan gestur tubuhnya, karena Komunikan juga dapat menganalisis Komunikator melalui gestur tubuh yang ditampilkan.

Ketika dalam berkomunikasi pesan tidak tersampaikan dengan baik dan respon tidak sebagaimana yang diharapkan, kita tidak dapat saling memaksakan kehendak, karena masing-masing pihak tidak bisa saling mengendalikan dan saling mengatur. Ketika solusi tidak didapatkan dan lawan bicara tetap teguh dengan pemikirannya, maka tidak ada salahnya untuk membahas masalah tersebut di lain waktu atau memutuskan untuk melakukannya dengan cara masing-masing. Menghargai tiap perkataan, pemikiran, perasaan, maupun masukan dari orang lain, menjadi bagian penting dalam keberhasilan berkomunikasi karena semua orang memiliki perspektif masing-masing.

Menilik pada Direktori Training Indonesia tentang Teknik berkomunikasi yang baik, ada beberapa hal yang menjadi prinsip teknik berkomunikai/berbicara yang baik yaitu :

  1. Berbicara Efektif

Berbicara efektif artinya tidak bertele-tele, tidak berputar-putar untuk menyampaikan suatu poin pembicaraan. Cepat, tepat, lugas dan dapat dimengerti oleh lawan bicara kita. Berbicara efektif membuat lawan bicara kita akan fokus pada setiap hal yang kita sampaikan dan dapat mempengaruhi langsung ke dalam pikirannya.

  1. Berbicara penuh motivasi

Komunikasi yang terjalin dan sampai kepada lawan bicara haruslah yang bersifat mendorong. Terlebih ketika yang berbicara adalah orang yang memiliki jabatan lebih tinggi daripada lawan bicaranya, seperti bos kepada anak buahnya. Motivasi yang dimaksud adalah adanya dorongan/penyemangat dalam kata-kata yang diucapkan agar lawan bicara tergerak untuk melakukan sesuatu dengan baik dan sungguh-sungguh berdasarkan pengarahan yang sudah diberikan.

  1. Berbicara untuk mendapat perhatian

Pembicaraan yang membosankan dan bertele-tele tentu akan membuat lawan bicara atau pendengar mengabaikan kata-kata kita. Dalam teknik berkomunikasi/bicara perlu diperhatikan tema/materi yang akan kita sampaikan pada lawan bicara agar membuat mereka tetap fokus dengan kita. Ada baiknya untuk memperhatikan siapa lawan bicara kita agar materi yang kita sampaikan tepat sasaran, selain itu usahakan penyampaiannya dilakukan dengan gaya yang menarik. Temukan materi yang belum pernah pendengar tahu dan selipkan hal-hal unik untuk menarik perhatian lawan bicara.

  1. Berbicara melalui keinderaan

Agar tema/materi yang kita sampaikan meninggalkan bekas dalam pikiran lawan bicara maka kita bisa menguatkan komunikasi kita dengan ekspresi indera yang meyakinkan. Gerak tangan, tatapan mata, senyuman, atau kernyitan dahi akan menambah kesan tentang tema yang kita sampaikan. Hal ini juga agar lawan bicara mengerti bahwa tema yang kita bicarakan adalah hal yang penting dan patut untuk didengar.

Berkomunikasi dengan baik akan sangat membantu kita untuk saling memahami satu sama lainnya, menghindari kesalahpahaman dan tentunya akan saling memberikan rasa nyaman. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dapat membangun hubungan yang baik dengan kolega atau rekan kerja, membuka peluang bisnis maupun karier. Hubungan baik yang dimiliki saat bekerja dapat berpengaruh pada kinerja karena selama bekerja tentunya akan selalu bertemu dan berhubungan langsung dengan kolega kerja. Apabila terjadi salah komunikasi dapat berdampak buruk pada kredibilitas dan produktivitas kerja. Untuk itu memiliki kemampuan komunikasi yang baik menjadi penting.

sumber : https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13426/Kiat-Memiliki-Kemampuan-Berkomunikasi-yang-Baik.html

8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi

September 3, 2020 admin
0

8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi demi kemajuan karier

Apa pun jenis bidang yang kamu tekuni, kemampuan komunikasi dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan. Kamu perlu berkomunikasi dengan orang-orang yang terlibat dalam perusahaan untuk dapat memenuhi deadline, mendiskusikan target, bahkan membangun hubungan yang baik antarsesama rekan kerja.

Seorang pemimpin yang baik juga harus mampu menyampaikan tujuannya melalui komunikasi yang efektif. Inilah sebabnya kemampuan komunikasi amat penting bagi kamu yang sedang mendaki tangga karier.

Berikut adalah beberapa ulasan mengenai cara meningkatkan kemampuan komunikasi yang bisa kamu simak.

8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi

kemampuan komunikasi EKRUT

Untuk mulai meningkatkan kemampuan komunikasi kamu, cobalah menerapkan beberapa cara berikut ini.

1. Jadilah pendengar yang baik
Kemampuan mendengar akan membantumu dalam memahami maksud orang lain sekaligus menunjukkan bahwa kamu menghargai mereka. Semakin orang lain merasa dihargai, semakin mudah bagimu membangun hubungan baik dengan mereka.

Agar kemampuan komunikasimu berkembang, cobalah untuk lebih banyak mendengarkan dibandingkan berbicara. Dengan mendengarkan secara saksama, kamu dapat memberikan tanggapan yang baik kepada lawan bicara.

2. Pahami dengan siapa kamu bicara
Salah satu hal utama yang perlu kamu lakukan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi adalah memahami siapa lawan bicaramu. Latar belakang yang berbeda tentu membentuk karakter yang juga berbeda.

Ini akan memengaruhi cara kamu berkomunikasi dengan semua orang, mulai dari bahasa yang kamu gunakan hingga apa yang akan kamu ceritakan. Menyesuaikan caramu berkomunikasi dengan latar belakang lawan bicara akan membantumu membangun hubungan baik dengan mereka.

3. Menunjukkan bahasa tubuh yang baik
Bahasa tubuh menggambarkan emosi dan perasaan saat kamu berbicara. Bahkan, gerak-gerik tubuh yang muncul tanpa disadari dapat menampilkan emosi yang sebenarnya tidak ingin kamu tunjukkan. Misalnya, gestur tidak nyaman atau tidak percaya diri.

Untungnya, kamu bisa melatih bahasa tubuhmu sendiri. Cobalah membiasakan diri dengan mengatur posisi duduk dan berdiri agar tetap tegak. Posisi ini akan membuat kamu semakin tampak percaya diri. Jangan lupa, pertahankan kontak mata pada saat yang tepat untuk menunjukkan bahwa kamu juga tegas.

4. Berbicara langsung ke intinya

kemampuan komunikasi EKRUTOrang yang banyak berbicara belum tentu memiliki kemampuan komunikasi yang baik bila bicaranya selalu bertele-tele. Kemampuan yang baik justru dimiliki oleh mereka yang mampu menyampaikan inti perbincangan secara lugas dan efektif.

Ini bukanlah kemampuan yang mudah, tapi tidak mustahil untuk diasah. Sebelum berbicara, cobalah untuk memikirkan apa yang akan kamu katakan. Bayangkan pula alasan mengapa kamu berkomunikasi dengan lawan bicaramu serta apa inti dari hal yang akan kamu sampaikan.

5. Ketahui waktu dan tempat yang tepat untuk berbicara
Memiliki selera humor yang baik memang dapat membantu kamu dalam menjalin komunikasi. Namun, ingatlah bahwa komunikasi yang dilakukan dengan jenaka tidak selalu bisa dilakukan di tempat kerja.

Begitu pula ketika kamu hendak menyampaikan suatu topik di tengah-tengah diskusi yang serius. Ketahui kapan waktu yang tepat bagimu untuk membawa topik tersebut. Kenali pula apakah lawan bicaramu adalah orang yang tepat untuk membicarakannya.

6. Awali dan akhiri percakapan dengan topik yang kamu bahas
Aspek lain yang tidak kalah penting dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi adalah mampu menyampaikan maksud secara efektif. Caranya adalah menghindari pembicaraan bertele-tele dan fokus membahas inti topik.

Kemampuan ini amat penting, khususnya saat kamu mempresentasikan suatu topik. Sampaikan topik yang akan kamu bahas pada awal presentasi agar audiens mendapatkan gambaran mengenai topik tersebut. Kemudian, rangkum kembali apa yang telah kamu jelaskan agar mereka semakin memahaminya.

7. Meminta masukan dan saran
Masukan, saran, bahkan kritik dari rekan kerja dan manajer amat penting untuk mengembangkan kemampuan komunikasi. Pasalnya, mereka adalah orang-orang yang dapat melihat potensi dan kelemahan yang tidak kamu sadari.

Kembangkanlah setiap masukan positif yang kamu terima. Di saat yang sama, teruslah berusaha untuk memperbaiki kelemahan pada cara kamu berkomunikasi. Bila perlu, kamu dapat meminta bantuan rekan kerja untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

8. Kurangi mengandalkan visual
Cara lain meningkatkan kemampuan komunikasi yang bisa kamu praktikan adalah dengan kurangi bergantung pada  bantuan visual, seperti menggunakan power point ketika kamu melakukan presentasi.

Steve Job pernah membuat aturan di perusahaannya dulu untuk melarang penggunaan power point bagi karyawan saat presentasi sebab menggunakan tools tersebut dipercaya dapat menghambat komunikasi dibanding memperlancarnya.

sumber : https://www.ekrut.com/media/kemampuan-komunikasi

6 Strategi Bisnis di Era New Normal

August 24, 2020 admin
0

6 Strategi Bisnis di Era New Normal demi Penjualan Maksimal

6 Strategi Bisnis di Era New Normal demi Penjualan Maksimal – COVID-19 memang seakan “badai” yang datang tanpa peringatan apa pun. Virus ini bahkan merebak ke seluruh penjuru dunia, tidak heran jika World Health Organization (WHO) saat itu langsung meningkatkan statusnya sebagai pandemik atau penyakit yang lingkup penyebarannya hingga ke seluruh dunia.

Dari kasus pertama virus corona yang terjadi di Tiongkok tepatnya di Provinsi Wuhan hingga saat ini merebak seluruh penjuru negeri dan menjangkait lebih dari 6,5 juta penduduk bumi, COVID-19 juga berimbas ke banyak sektor, dari politik, pendidikan dan tentu saja yang tidak kalah krusial, sektor bisnis.

Untuk para pebisnis yang memiliki sistem tatap muka tentu adanya pandemik ini menjadi salah satu penghambat dari keberjalanan bisnis.

Ditambah lagi dengan diberlakukannya anjuran untuk menjaga jarak atau physical distancing dan mengharuskan setiap masyarakat memprioritaskan diri untuk tetap berada di rumah saja dan meminimalisir seluruh aktivitas yang dilakukan di luar rumah. Penurunan jumlah konsumen tentu sempat Anda rasakan jika Anda memiliki sistem bisnis yang mengutamakan tatap muka.

Tidak hanya berhenti di situ, menjadi seorang pebisnis di masa pandemik juga harus menghadapi tantangan berupa perubahan-perubahan prioritas konsumen terhadap barang-barang tertentu.

Tentu hal ini akan menjadi tantangan tersendiri untuk Anda untuk mempertahankan bisnis di tengah pandemik. Ibarat Anda seorang pelaut, pandemik adalah badai dan bisnis Anda merupakan kapalnya, saat ini Anda seperti seorang pelaut yang tengah berusaha mempertahankan kapalnya di tengah badai. Di momen seperti sekarang menyerah tentu bukan pilihan.

Saat badai pandemik ini menghilang pun bukan berarti semua langsung kembali ke keadaan seperti sedia kala. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya pandemik ini telah mengubah banyak sektor kehidupan saat ini, untuk itu tentu diperlukan proses adaptasi bisnis yang baik agar bisnis Anda dapat tetap berjalan dengan lancar.

Kali ini, kami akan membantu Anda untuk menyiapkan strategi bisnis terbaik di era new normal agar penjualan Anda lebih maksimal.

1. Siapkan karyawan yang bekerja di garda terdepan bisnis 

barista menggunakan masker di kedai kopi - Strategi Bisnis di Era New Normal

Bisnis yang Anda jalankan tentu banyak melibatkan karyawan, baik yang itu bekerja di belakang layar hingga yang bekerja sebagai garda terdepan. Untuk itu, Anda perlu meninjau kembali tim-tim yang ada. Karena setelah pandemik berakhir para karyawan tentu akan kembali ke rutinitas lama.

Berkaca pada peraturan 80-20 yang diterapkan di Uni Emirat Arab, di mana untuk mendapatkan 80% dari pengoperasian kembali setidaknya dibutuhkan 20% tenaga kerja yang memulai tugas mereka.

Untuk itu, saat ini adalah saat yang tepat bagi Anda untuk menerapkan strategi bisnis di era new normal, yakni dengan memperhitungkan kembali orang-orang yang punya peranan penting dalam menjalankan operasional pada bisnis Anda.

Setelah memperhitungkan tim mana yang punya peran penting, Anda bisa mulai menerapkan aturan untuk kembali ke rutinitas setelah berminggu-minggu menjalani isolasi diri, tentunya dengan langkah-langkah keamanan yang wajib diterapkan.


2. Saatnya Anda meninjau kembali rencana bisnis

membuat business plan - rencana bisnis - proposal bisnis - 7 Tips Agar Usaha Rumahan Makin Sukses Pasca COVID-19

Pada awal tahun pasti Anda sudah memiliki rencana bisnis agar gerak bisnis Anda lebih terarah dalam mencapai tujuan bisnis. Namun apa bisa dikata, merebaknya COVID-19 ini telah merubah banyak hal termasuk lanskap bisnis baik di Indonesia maupun global.

Rencana bisnis biasanya sudah mencakup peluang pasar yang ditemukan, target audiens, rancangan tim ideal, struktur harga bahkan hingga ke tahap produksi dan operasional.

Namun, saat ini kita berada di babak baru sehingga Anda membutuhkan strategi baru untuk mencapai tujuan Anda. Strategi bisnis di era new normal yang perlu dilakukan adalah meninjau kembali rencana bisnis sehingga Anda dapat mencari peluang baru, mempertimbangkan kembali audiens yang selama ini Anda targetkan hingga strategi pemasarannya.

Di momen seperti ini, Anda butuh rencana-rencana yang mampu menjembatani kebutuhan konsumen dengan barang/jasa yang Anda tawarkan dan menghapus missing link yang disebabkan oleh pandemik. Setelah semua sudah diatur ulang, Anda bisa memulai “petualangan” baru Anda dengan lebih mantap.


3. Jangan takut untuk mempertanyakan hal-hal yang sulit dijawab

menyusun strategi bisnis dan marketing plan (1)

Punya pola pikir skeptis kadang diperlukan dalam hal berbisnis. Bukan berarti pesimis, pola pikir seperti akan mendorong Anda untuk berpikir sekaligus mencari jalan keluar atas pertanyaan-pertanyaan yang selama ini terlewatkan begitu saja atau takut Anda jawab.

Nah, bukannya berlari dari pertanyaan ini, saat ini Anda justru diajak untuk menjawab segala pertanyaan dan ketakutan-ketakutan tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan ini akan mengarahkan Anda untuk mengidentifikasi bisnis Anda secara menyeluruh. Anda bahkan bisa mulai merencanakan beberapa skenario dengan beberapa rencana.

Kemudian menetapkan langkah-langkah kontrol untuk masing-masing tantangan yang mungkin akan dihadapi serta menetapkan tonggak ketika mengevaluasi reaksi pasar. 


4. Jadilah berbeda

mengirim barang - pebisnis online - Strategi Bisnis di Era New Normal

Saat ini, anggap saja kreativitas Anda tengah diuji lewat pandemik. Di momen seperti ini Anda bisa mulai dengan mulai meningkatkan beberapa hal baik hal yang berkaitan dengan pengelolaan organisasi hingga ke titik pelayanan dan jasa yang Anda tawarkan.

Jika Anda tidak berusaha untuk sekreatif mungkin menciptakan sesuatu yang berbeda dengan kompetitor atau bisnis lainnya di kategori yang sama, kelemahan dari bisnis Anda akan lebih mudah terlihat oleh konsumen. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena masih banyak hal yang dapat Anda tingkatkan dari setiap departemen yang Ada pada bisnis Anda.

Selain itu, masa pandemik bisa jadi salah satu kesempatan bagi Anda maupun bisnis Anda untuk mengakselerasi bisnis yang Anda jalankan dengan lebih adaptif terhadap teknologi. Baik dari sistem pengelolaan bisnis hingga proses pemasaran.

Tidak ada jalan lain, saat ini para pebisnis memang harus mengandalkan teknologi agar ia mampu bertahan. Lantas, bagaimana dengan bisnis Anda? Sudah seberapa jauh teknologi diterapkan dalam keberjalanan bisnis sehari-hari?


5. Mulai atur ulang strategi pemasaran yang ideal

marketing plan - meeting

Apa strategi bisnis di era new normal yang bisa dilakukan selanjutnya? Ya, setiap bisnis tentu punya caranya masing-masing dalam melakukan pendekatan pada konsumen atau target audiensnya. Di tengah pandemik ini, lebih dalam dari rencana bisnis, Anda juga perlu memikirkan strategi pemasaran yang akan Anda terapkan untuk menjalankan bisnis.

Tidak hanya untuk memberikan informasi seputar produk maupun jasa yang Anda tawarkan, kali ini Anda juga harus beradaptasi dengan perubahan situasi, kondisi maupun perubahan prioritas yang dialami oleh para konsumen Anda sebelumnya. 

Untuk itu, pertanyaan seputar apa yang dapat membuat angka penjualan jadi semakin baik, bagaimana agar dapat diterima pasar, bagaimana pendapat konsumen terhadap barang yang Anda tawarkan dan bagaimana kita dapat membuat sesuatu yang cukup sama dengan produk sebelumnya. Jadi sudah seberapa siap Anda menyiapkan strategi pemasaran jitu untuk bisnis Anda?


6. Beralih ke digital

online shopping - belanja online - 5 Tren Bisnis Pasca COVID-19 - 7 Tips Agar Usaha Rumahan Makin Sukses Pasca COVID-19

Beralih ke dunia digital menjadi salah satu pilihan paling masuk akal yang bisa dilakukan saat ini untuk membuat bisnis Anda tetap berjalan.

Selain karena pasar yang menjadi lebih sulit dijangkau karena adanya anjuran untuk melakukan physical distancing, beralih ke digital juga sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan para frontliners dari bisnis Anda.

Jika bisnis Anda bergerak pada sektor penyediaan jasa, penggunaan platform e-commerce ataupun website akan sangat membantu konsumen Anda untuk menjangkau produk Anda.

Jika inti bisnis Anda sudah berjalan di ranah digital, pemberlakuan working from home atau WFH juga dapat mempermudah proses eksekusi pekerjaan, tapi  tentu dibutuhkan konsistensi dan ketegasan peraturan agar setiap orang dapat memberikan upaya yang optimal terhadap perusahaan.

Nah, saat ini Anda sudah tahu tentang strategi bisnis di era new normal. Penting diingat, adaptasi secara cepat dan tepat akan menjadi salah satu faktor penting yang akan membuat sebuah perusahaan bertahan.

Plus, sudah saatnya bagi Anda untuk mempersiapkan rencana matang yang dapat menyesuaikan dengan kondisi dan situasi saat ini. 

Selagi Anda memperdalam strategi bisnis di atas, boleh kami bantu mudahkan Anda untuk mengotomatisasikan operasional bisnis dengan lebih mudah? Misalnya, mencatat penjualan secara digital, membuat dfatar inventaris tanpa perlu sering-sering ke gudang, memudahkan komunikasi dengan pelanggan, dan seterusnya.

 

PENGERTIAN, UNSUR DAN PEMBENTUKAN KARAKTER

April 28, 2019 admin
0

Pengertian, Unsur dan Pembentukan Karakter

Pengertian karakter

Karakter adalah seperangkat sifat yang selalu dikagumi sebagai tanda-tanda kebaikan, kebajikan, dan kematangan moral seseorang. Secara etimologi, istilah karakter berasal dari bahasa Latin character, yang berarti watak, tabiat, sifat-sifat kejiwaan, budi pekerti, kepribadian dan akhlak

Berikut ini beberapa pengertian karakter menurut beberapa sumber buku:

  1. Menurut Poerwadarminta, karakter berarti tabiat, watak sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan orang lain (Syarbini, 2012:13).
  2. Menurut Simon Philips, karakter adalah kumpulan tata nilai menuju pada suatu sistem, yang melandasi pemikiran, sikap, dan perilaku yang ditampilkan (Fathul Muin, 2011:160).
  3. Menurut Coon, karakter adalah suatu penilaian subjektif terhadap kepribadian seseorang yang berkaitan dengan atribut kepribadian yang dapat atau tidak dapat diterima oleh masyarakat (Zubaedi, 2011:8).
  4. Menurut Mansur Muslich (2010:70), karakter adalah cara berfikir dan berperilaku seseorang yang menjadi ciri khas dari tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam keluarga, masyarakat dan negara.

 

Unsur-unsur Karakter

Secara psikologis dan sosiologis pada manusia terdapat hal-hal yang berkaitan dengan terbentuknya karakter. Unsur-unsur ini menunjukan bagaimana karakter seseorang. Unsur-unsur tersebut antara lain:

a. Sikap
Sikap seseorang merupakan bagian dari karakter, bahkan dianggap cerminan karakter seseorang tersebut. Dalam hal ini, sikap seseorang terhadap sesuatu yang ada di hadapannya, biasanya menunjukan bagaimana karakter orang tersebut. Jadi, semakin baik sikap seseorang maka akan dikatakan orang dengan karakter baik. Dan sebaliknya, semakin tidak baik sikap seseorang maka akan dikatakan orang dengan karakter yang tidak baik.

b. Emosi
Emosi merupakan gejala dinamis dalam situasi yang dirasakan manusia, yang disertai dengan efeknya pada kesadaran, perilaku, dan juga merupakan proses fisiologis. Tanpa emosi, kehidupan manusia akan terasa hambar karena manusia selalu hidup dengan berfikir dan merasa. Dan emosi identik dengan perasaan yang kuat.

c. Kepercayaan
Kepercayaan merupakan komponen kognitif manusia dari faktor sosio-psikologis. Kepercayaan bahwa sesuatu itu benar atau salah atas dasar bukti, sugesti otoritas, pengalaman, dan intuisi sangatlah penting dalam membangun watak dan karakter manusia. Jadi, kepercayaan memperkukuh eksistensi diri dan memperkukuh hubungan dengan orang lain.

d. Kebiasaan dan Kemauan
Kebiasaan merupakan aspek perilaku manusia yang menetap, berlangsung secara otomatis pada waktu yang lama, tidak direncanakan dan diulangi berkali-kali. Sedangkan kemauan merupakan kondisi yang sangat mencerminkan karakter seseorang karena kemauan berkaitan erat dengan tindakan yang mencerminkan perilaku orang tersebut.

e. Konsepsi diri (Self-Conception)
Proses konsepsi diri merupakan proses totalitas, baik sadar maupun tidak sadar tentang bagaimana karakter dan diri seseorang dibentuk. Jadi konsepsi diri adalah bagaimana saya harus membangun diri, apa yang saya inginkan dari, dan bagaimana saya menempatkan diri dalam kehidupan.

 

Pembentukan Karakter

Karakter kita terbentuk dari kebiasaan kita. Kebiasaan kita saat anak-anak biasanya bertahan sampai masa remaja. Orang tua bisa mempengaruhi baik atau buruk, pembentukan kebiasaan anak-anak mereka (Lickona, 2012:50).

Unsur terpenting dalam pembentukan karakter adalah pikiran karena pikiran yang di dalamnya terdapat seluruh program yang terbentuk dari pengalaman hidupnya, merupakan pelopor segalanya. Program ini kemudian membentuk sistem kepercayaan yang akhirnya dapat membentuk pola berpikir yang bisa mempengaruhi perilakunya. Jika program yang tertanam tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip kebenaran universal, maka perilakunya berjalan selaras dengan hukum alam. Hasilnya, perilaku tersebut membawa ketenangan dan kebahagiaan. Sebaliknya, jika program tersebut tidak sesuai dengan prinsip-prinsip universal, maka perilakunya membawa kerusakan dan menghasilkan penderitaan. Oleh karena itu pikiran harus mendapatkan perhatian serius.

Karakter merupakan kualitas moral dan mental seseorang yang pembentukan-nya dipengaruhi oleh faktor bawaan (fitrah, nature) dan lingkungan (sosialisasi pendidikan, nurture). Potensi karakter yang baik dimiliki manusia sebelum dilahirkan, tetapi potensi-potensi tersebut harus dibina melalui sosialisasi dan pendidikan sejak usia dini.
Tujuan pembentukan karakter pada dasarnya adalah mendorong lahirnya anak-anak yang baik dengan tumbuh dan berkembangnya karakter yang baik akan mendorong anak untuk tumbuh dengan kapasitas komitmen-nya untuk melakukan berbagai hal yang terbaik dan melakukan segalanya dengan benar serta memiliki tujuan hidup. Masyarakat juga berperan dalam membentuk karakter anak melalui orang tua dan lingkungan.
Karakter tidak terbatas pada pengetahuan saja. Seseorang yang memiliki pengetahuan kebaikan belum tentu mampu bertindak sesuai dengan pengetahuannya, jika tidak terlatih (menjadi kebiasaan) untuk melakukan kebaikan tersebut. Karakter juga menjangkau wilayah emosi dan kebiasaan diri. Dengan demikian diperlukan tiga komponen karakter yang baik (components of good character), yaitu:

1. Pengetahuan tentang moral (moral knowing)

Dimensi-dimensi dalam moral knowing yang akan mengisi ranah kognitif adalah kesadaran moral (moral awareness), pengetahuan tentang nilai-nilai moral (knowing moral values), penentuan sudut pandang (perspective taking), logika moral (moral reasoning), dan pengenalan diri (self knowledge).

2. Perasaan/penguatan emosi (moral feeling)

Moral feeling merupakan penguatan aspek emosi peserta didik untuk menjadi manusia berkarakter. Penguatan ini berkaitan dengan bentuk-bentuk sikap yang harus dirasakan oleh peserta didik, yaitu kesadaran akan jati diri (conscience), percaya diri (self esteem), kepekaan terhadap derita orang lain (emphaty), cinta kebenaran (loving the good), pengendalian diri (self control), dan kerendahan hati (humility).

3. Perbuatan bermoral (moral action)

Moral action merupakan perbuatan atau tindakan moral yang merupakan hasil (outcome) dari dua komponen karakter lainnya. Untuk memahami apa yang mendorong seseorang dalam perbuatan yang baik (act morally) maka harus dilihat tiga aspek lain dari karakter, yaitu kompetensi (competence), keinginan (will), dan kebiasaan (habit).
sumber : https://www.kajianpustaka.com/2017/08/pengertian-unsur-dan-pembentukan-karakter.html

7 KONSEP MARKETING MIX YANG HARUS ANDA KETAHUI

April 15, 2019 admin
0

7 Konsep Marketing Mix yang Harus Anda Ketahui untuk Mengembangkan Bisnis

Marketing Mix atau bauran pemasaran adalah strategi pemasaran yang dapat menentukan kesuksesan perusahaan dalam mengejar profit atau keuntungan maksimal dengan cara meningkatkan jumlah pelanggan dan meningkatkan hasil penjualan karena menggunakan semua alat- alat pemasaran dalam sebuah perusahaan yang tergabung dalam konsep 7P, yaitu products, price, promotions, place, partisipant, process, physical evidence. Di bawah ini adalah penjelasan lebih lengkapnya

Produk (Products)

Secara teori, produk merupakan segala bentuk hasil usaha  yang ditawarkan ke pasar untuk digunakan atau dikonsumsi sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Jika Anda ingin sukses menjalankan strategi marketing mix, Anda harus dapat membuat dan menghasilkan produk atau jasa dengan kualitas dan keunikan tersendiri. Dengan begitu, produk atau jasa Anda secara otomatis dapat meningkatkan daya saing di pasaran.

Harga (Price)

Harga yang dimaksud adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh user atau klien Anda untuk mendapatkan produk yang Anda tawarkan. Dengan kata lain, seseorang akan menggunakan jasa atau membeli produk yang Anda tawarkan, jika pengorbanan yang dikeluarkan (yaitu uang dan waktu) sesuai dengan manfaat yang ia ingin dapatkan dari produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Terkait poin ini, fokus Anda adalah bagaimana caranya agar dapat membuat pelanggan atau calon pembeli potensial merasa pengeluarannya sesuai dengan apa yang dia dapat.

Tempat (Place)

Konsep ini berfokus pada tempat atau lokasi di mana perusahaan Anda berdiri. Di mana, semakin strategis tempat bisnis Anda, semakin besar juga keuntungan yang akan didapatkan perusahaan. Dengan lokasi yang strategis, konsumen atau calon pelanggan dapat lebih mudah menemukan dan menjangkau bisnis Anda, sehingga transaksi penjualan lebih mudah terjadi.

Promosi (Promotions)

Strategi marketing mix ini berfokus pada masalah promosi bisnis, seperti bagaimana cara memasarkan produk, media apa yang digunakan, dan sebagainya. Promosi merupakan salah satu strategi marketing yang memiliki tujuan sebagai berikut.

– Mengidentifikasi dan menarik konsumen baru.

– Mengomunikasikan produk baru.

– Meningkatkan jumlah konsumen untuk produk yang telah dikenal secara luas.

– Menginformasikan kepada konsumen tentang peningkatan kualitas produk.

– Mengajak konsumen untuk mendatangi tempat penjualan produk.

– Memotivasi konsumen agar memilih atau membeli suatu produk.

Orang (Participants)

Faktor sumber daya manusia sangat menentukan maju atau tidaknya sebuah perusahaan. Tak dapat kita pungkiri bahwa faktor ini berperan penting dalam membuat suatu kemajuan atau bahkan kemunduran dari suatu perusahaan. Inilah mengapa berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mencari kandidat pekerja terbaik, mereka bahkan rela membayar lebih untuk menyewa pihak pencari kerja independen yang sudah ahli dalam mencarikan kandidat pekerja bagi perusahaan.

Pertanyaan-pertanyaan terkait, apakah karyawan tersebut memiliki performance tinggi atau sebaliknya, apakah karyawan tersebut loyal atau sebaliknya, apakah karyawan tersebut mampu melayani konsumen dengan baik atau sebaliknya akan ikut membantu kesuksesan sebuah perusahaan jasa di pasaran.

Faktor penting lainnnya dalam SDM adalah attitude dan motivasi dari karyawan dalam industri jasa. Attitude dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk, seperti penampilan karyawan, suara dalam bicara, body language, ekspresi wajah, dan tutur kata. Sedangkan motivasi akan menentukan sejauh apa karyawan ingin atau menyukai pekerjaan yang akan dilakukan.

Proses (Process)

Proses di sini mencakup bagaimana cara perusahaan melayani permintaan tiap konsumennya, mulai dari konsumen memesan (order) hingga akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Beberapa perusahaan tertentu biasanya memiliki cara yang unik atau khusus dalam melayani konsumennya. Seperti halnya di suatu restoran, ada beberapa restoran yang memberikan fasilitas “open kitchen”, di mana konsumen bisa melihat tiap proses pembuatan makanan yang mereka pesan.

Tampilan Fisik (Physical Evidence)

Tampilan fisik tempat usaha akan menjelaskan bagaimana penataan bangunan dari suatu perusahaan. Apakah perusahaan menggunakan interior yang unik, lightning system yang menarik, desain ruangan yang menarik perhatian, dan lain sebagainya. Perusahaan tentu akan menyadari bahwa penataan bangunan di suatu perusahaan tentu akan memengaruhi mood pengunjung. Desain interior yang terkesan berantakan tentu akan membuat konsumen merasa agak sedikit tidak nyaman dengan keadaan di perusahaan tersebut. Bangunan harus dapat menciptakan suasana yang menyenangkan, sehingga memberikan pengalaman kepada pengunjung dan dapat memberikan nilai tambah.

sumber : https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-7-konsep-mix-marketing-dalam-perusahaan-jasa/

6 SKILL UNTUK MENJADI SALES SUKSES

March 27, 2019 admin
0

6 Skill untuk Menjadi Sales Sukses

1. Jeli melihat prospek

Menemukan prospek penjualan yang tepat ibarat menambang emas. Anda harus paham perbedaan antara batu kerikil biasa dengan bijih emas.

Sebagai seorang sales, Anda harus belajar mengidentifikasi prospek. Hal ini telah menjadi keterampilan yang penting dimiliki dalam persaingan sales yang sangat kompetitif. Tentu saja Anda akan buang-buang waktu jika mengerahkan segala daya dan usaha kepada prospek yang tidak menghasilkan. Tidak semua prospek dapat dikonversi menjadi penjualan, sehingga Anda perlu mata yang jeli, waktu yang tepat, dan pemahaman mendalam untuk menemukannya. Ketika Anda terbiasa melakukan hal di atas, intuisi sales Anda akan makin tajam.

 

2. Pandai membangun hubungan

Komunikasi memang sangat penting dalam industri sales, namun itu bukan satu-satunya cara mengenalkan produk atau melakukaan presentasi penjualan. Hal yang lebih penting adalah membangun koneksi, di mana sangat dibutuhkan kemampuan membangun hubungan baik. Hubungan baik yang dimaksud bukan sekedar basa-basi yang banyak dilakukan sales. Terkesan tidak ada ketulusan dalam basa-basi tersebut, oleh karenanya Anda harus membangun koneksi dan hubungan yang tulus.

Tunjukkan pada mereka bahwa Anda peduli, mengerti permasalahan mereka, dan Anda hanya ingin membantu mereka memecahkan masalah dengan menawarkan solusi. Jika Anda melakukan hal ini, Anda akan mendapatkan kepercayaan dari calon klien potensial dan kemungkinan melakukan penjualan.

 

3. Bertanya dengan cerdas

Ingat, pertanyaan yang cerdas menghasilkan jawaban yang baik—serta penjualan. Ini alasannya:

Anda harus paham bahwa Anda bukan sekedar menjual produk. Dalam lingkup yang lebih luas, Anda juga memberikan layanan, menciptakan solusi, dan memecahkan masalah. Namun sebelum Anda bisa memberikan solusi, Anda harus mampu mengidentifikasi masalahnya terlebih dahulu. Satu-satunya cara untuk menemukan masalah adalah menanyakan hal yang tepat.

Ibarat seorang dokter yang mendiagnosa pasien, Anda harus sitematis dan jitu. Para sales profesional terbaik mampu mengidentifikasi kebutuhan calon klien dan kadang, lewat pertanyaan-pertanyaan cerdas, mereka bahkan mampu membuat kebutuhan bagi calon pelanggan. Agar mampu bertanya secara cerdas, Anda harus mampu memilah-milah kata menjadi pertanyaan yang membantu, relevan, dan spesifik demi mendapat jawaban yang tepat. Saat sudah mendapat jawaban yang Anda butuhkan, Anda dapat menawarkan produk atau layanan Anda sebagai solusi untuk masalah mereka.

4. Menjadi pendengar yang baik

Mampu mendengarkan dengan baik adalah skill yang wajib diimiliki seorang sales. Faktanya, keahlian ini mampu menaikkan kinerja seorang sales. Namun sayang, mendengarkan dengan baik adalah keahlian yang paling sedikit berkembang di antara sales profesional. Menjadi pendengar yang baik dan membangun hubungan adalah keahlian yang saling melengkapi untuk mampu mengerti pemikiran dan opini calon klien potensial. Hal ini juga membantu Anda menunjukkan bahwa Anda memerhatikan dan peduli dengan permasalahan mereka.

Ada kalanya klien potensial Anda memberikan informasi penting dalam percakapan, yang mungkin Anda lewatkan karena tidak memerhatikan. Jika ini terjadi, Anda akan kehilangan kesempatan penting untuk merespon secara sigap. Mendengarkan dengan baik paling membantu Anda saat  memilih klien untuk diprospek dan saat menanggapi penolakan.

 

5. Tangguh menangani penolakan

Sebagai sales, tentunya Anda paham akan ada banyak penolakan saat Anda berusaha menjual. Apa yang membedakan sales berpengalaman dengan yang pemula adalah kemampuan dalam menangani penolakan calon pelanggan.

Menurut Daryl Spreiter dari Salesforce, penolakan adalah hal yang tidak dapat dihindari, namun jangan dilihat sebagai kesempatan yang selamanya tertutup. Kuncinya adalah mengerti mengapa calon klien menolak. Anda harus mencari tahu tentang hal ini jika Anda ingin sukses dalam menjual. Spreiter juga menyatakan bahwa penolakan muncul karena beberapa faktor yang berbeda, seperti kurangnya pengetahuan, masalah persepsi, dan lain-lain. Anda harus mampu mengembangkan metode sendiri dalam menghadapi penolakan dengan memerhatikan keluhan klien dan alasan-alasannya.

 

6. Manajemen waktu yang solid

Bicara tentang manajemen waktu memang kedengarannya mudah, padahal manajemen waktu membutuhkan pengendalian diri dan kadang susah untuk dilakukan. Manjemen waktu bukan hanya membuat rencana penjualan jauh-jauh hari atau menjadwalkan meeting dengan klien. Manajemen waktu membutuhkan fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan disiplin yang besar.

Tidak jarang seorang sales terjebak di antara tugas-tugas di luar jadwal. Tantangan terbesar dalam manajemen waktu adalah menghadapi situasi di luar rencana. Ketika permasalahan mendesak muncul dan menuntut tindakan segera, Anda harus tahu bagaimana menghadapinya dengan waktu terbatas tanpa mengorbankan rencana yang telah Anda susun.

TIPS MENJAWAB PERTANYAAN JEBAKAN

March 5, 2019 admin
0

Tips Menjawab Pertanyaan Jebakan saat Interview Kerja

1. Gambarkan Diri Anda

gambarkan diri anda Gambarkan Diri

Apa yang ada di benak Anda saat tim HRD bertanya tentang diri sendiri? Apakah gambaran positif atau negatif? Hati-hati, pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui karakter dasar Anda. Karakter seorang pekerja merupakan aspek penting bagi perusahaan. Calon pekerja yang berkarakter kuat tentunya akan menarik perhatian pemberi kerja. Terutama jika karakter  sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.

Oleh sebab itu pilihlah 3 kata yang dapat mendeskripsikan diri Anda. Sesuaikan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Berikan gambaran karakter  yang sesuai dan pilih kata-kata positif. Misalnya yaitu jujur, pekerja keras, antusias, berkomitmen tinggi, mudah bekerjasama, komunikator yang baik, dan lain sebagainya. Pastikan karakter yang disebut memang sesuai dengan karakter anda sesungguhnya.

 

2. Apa yang Diketahui Tentang Perusahaan Ini?

Pertanyaan ini cukup penting, karena seorang pelamar wajib mengetahui tempat atau perusahaan yang dia tuju. Sehingga biasanya pertanyaan ini muncul untuk mengetahui tingkat pengenalan calon karyawan terhadap visi dan misi perusahaan.

Tips dalam menjawab pertanyaan ini yaitu, pastikan  fokus pada sisi positif perusahaan yang akan dilamar. Jangan sampai membandingkan dengan perusahaan yang terdahulu. Tunjukkan bahwa perusahaan yang sedang dilamar ini memiliki keunggulan-keunggulan yang membuat Anda tertarik untuk bergabung. Hal ini dapat membuat perusahaan menjadi semakin tertarik untuk memilih Anda sebagai karyawan.

 

3. Mengapa Tertarik Bergabung ke Perusahaan ini?

Jelaskan Alasan Anda Tertarik Bergabung Jelaskan Alasan Tertarik untuk Bergabung

Kebanyakan orang tentunya akan menjawab suasana kerja yang lebih nyaman dan gaji yang tinggi. Jangan terkecoh! Pertanyaan ini merupakan usaha untuk mencari motivasi  yang sesungguhnya. Setiap perusahaan lebih menginginkan pekerja yang loyal. Oleh sebab itu pastikan jawaban yang diberikan bukan jawaban remeh seperti kenaikan gaji. Apalagi jika sampai mengutarakan ketidaknyamanan  di perusahaan sebelumnya. Perusahaan yang baru tentu akan menilai Anda adalah orang yang tidak mau bekerja keras.

Sebaiknya jawab pertanyaan ini dengan alasan-alasan positif. Misalnya karena ingin berkontribusi lebih dalam menyalurkan bakat. Atau lebih karena posisi yang dilamar sesuai dengan latar belakang pendidikan. Pastikan bahwa alasan bergabung lebih karena motivasi yang membangun.

 

4. Prestasi Apa yang Telah Diraih Dalam Karier?

Cukup wajar bahwa setiap perusahaan menginginkan calon karyawan yang terbaik. Oleh sebab itu perusahaan biasanya ingin mengetahui pencapaian di masa-masa sebelumnya. Sehingga perusahaan dapat mengukur tingkat keberhasilan jika seumpama perusahaan memutuskan untuk mempekerjakan Anda.

Untuk menjawab pertanyaan ini, jelaskan dengan baik setiap pekerjaan yang telah diselesaikan di perusahaan sebelumnya. Berikan contoh keberhasilan yang telah diraih sebelumnya. Buktikan bahwa Anda layak untuk diterima di perusahaan idaman .

 

5. Jelaskan Rencana Anda ke Depan!

Jelaskan Rencana Kedepannya Jelaskan Rencana Kedepannya

Maksud dari pertanyaan ini yaitu untuk mengetahui berapa lama ingin bergabung dengan perusahaan yang dilamar. Jangan sampai ternyata perusahaan salah mempekerjakan seorang “kutu loncat” atau pegawai yang senang berpindah-pindah perusahaan.

Untuk menjawab pertanyaan ini, uraikan untuk tujuan jangka panjang. Pastikan bahwa Anda melibatkan perusahaan yang dilamar sebagai bagian dari rencana. Jawablah dengan bijak dan pikirkan dengan matang. Jangan sampai menjawab seadanya.

 

6. Berikan Gambaran Tentang Pekerjaan yang Dilamar!

Sangat penting untuk mengetahui posisi yang dilamar. Karena hal tersebut berkaitan dengan tugas  di perusahaan tersebut di kemudian hari. Perusahaan pasti enggan mempekerjakan orang yang tidak mengerti apapun tentang tugas-tugasnya. Karena hal tersebut berarti butuh waktu lebih lama untuk membuat pekerja baru beradaptasi dengan lingkungan perusahaan.

Oleh sebab itu, pastikan telah mencari informasi terlebih dahulu apa yang kira-kira akan menjadi tanggung jawab. Dengan jawaban yang tepat, maka perusahaan akan merasa bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk posisi ini.

 

7. Terlalu Berpengalaman!

Terlalu Berpengalaman Terlalu Berpengalaman

Jangan terkecoh oleh pertanyaan ini. Umumnya pertanyaan ini diajukan untuk menguji karakter Anda. Karena bisa jadi Anda terjebak dan menjawab dengan besar kepala.

Oleh sebab itu, pastikan menjawab dengan bijaksana. Tetap rendah hati dan utarakan terima kasih atas pujian tersebut. Jangan sampai watak asli  seperti sombong dan cepat puas terlihat dengan jelas. Biasanya perusahaan enggan mempekerjakan pegawai yang sombong. Karena karakter tersebut dapat menyusahkan untuk bekerjasama dengan pegawai-pegawai yang lainnya.

 

8. Mengapa Berhenti?

Ini adalah salah satu pertanyaan penting. Karena dari jawaban perusahaan dapat menilai karakter dan orientasi Anda. Karena biasanya motivasi seseorang berhenti bekerja sangat erat dengan karakter dan orientasinya.

Oleh sebab itu hindari menyebutkan masalah pribadi sebagai alasan. Pastikan alasan karena sesuatu hal yang profesional. Pastikan juga bukan oleh karena konflik. Fokuslah pada jawaban bahwa ingin mencari posisi yang lebih baik untuk berkembang sesuai minat dan bakat.

 

9. Apa Pendapat Tentang Lembur?

Lembur Lembur

Ini merupakan pertanyaan untuk mengetahui komitmen. Oleh sebab itu pastikan jawaban yang diberikan sudah cukup sesuai. Tidak berlebihan namun juga tidak kurang.

Tentunya banyak yang tidak nyaman bekerja lembur. Namun nyatakan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sebesar mungkin. Jika harus bekerja lembur pastikan bahwa waktu lembur tersebut masih dalam batasan toleransi. Sehingga jangan sampai jawaban yang diberikan terkesan basa-basi.

 

10. Berapa Gaji yang Diinginkan?

Pertanyaan ini memang cukup sulit untuk dijawab. Karena bisa jadi di posisi yang sama gaji yang diminta akan berbeda. Sehingga biasanya menentukan gaji membutuhkan pemikiran lebih.

Oleh sebab itu ketahui lebih dahulu standar gaji di perusahaan yang akan dilamar. Perhitungkan faktor-faktor seperti pengalaman dan tingkat kesulitan pekerjaan. Jelaskan ekspetasi anda, namun pastikan masih di dalam standar perusahaan. Sehingga anda dapat memperoleh nilai maksimal dari standar yang diterapkan oleh perusahaan tujuan anda.

 

11. Hobi Apa yang Disukai saat Ini?

Jangan salah, pertanyaan ini bukan sekedar pertanyaan basi atau random untuk mencairkan suasana. Pertanyaan ini muncul untuk menilai apakah secara kepribadian Anda dinilai cocok atau tidak dengan budaya dikantor ini. Jawab dengan sungguh-sungguh, detail dan disertai dengan alasan yang masuk akal contohnya:

“Saya suka membaca buku bertema misteri dan teka-teki, jadi saya bisa sedikit belajar tentang cara memecahkan masalah dalam situasi tertentu” bukan “saya suka membaca buku bertema sains karena menambah wawasan saya” jawaban yang terlalu sederhana akan terkesan bahwa Anda berbohong dan tidak bersungguh-sungguh

 

12. Apa yang Biasa Anda Lakukan untuk Menenangkan Diri jika Sedang dalam Keadaan Stress atau Penuh Tekanan ketika Bekerja?

Pertanyaan ini untuk menilai seberapa besar kesabaran Anda dalam menghadapi pekerjaan yang banyak dan mendadak dan apakah Anda tipe orang yang mudah menyerah dan tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan sendiri ketika menghadapi masalah.

Jawab pertanyaan ini dengan sejujur mungkin jika memang memiliki cara sendiri dalam menenangkan diri seperti mengambil beberapa menit untuk jalan-jalan keluar kantor, atau memejamkan mata bahkan mengambil cuti sehari untuk berlibur. Tidak ada jawaban yang salah, yang salah jika Anda memaksakan pilihan yang tidak cocok dan terkesan berbohong.

 

13. Apakah Anda juga Melamar ke Perusahaan Lain selain Ini?

Jika memang option yang ada pada Anda lebih dari satu perusahaan maka jawablah demikian. Jika ternyata beberapa nama perusahaan yang disebutkan memiliki karakteristik baik yang sama dari budaya dan sistem kerjanya maka ini akan memperkuat alasan Anda kenapa melamar diperusahaan tersebut dengan posisi tersebut yang berarti Anda memang ingin bekerja secara baik dengan environment yang mendukung agar bisa berkembang dengan lebih baik bukan hanya sekedar “biar dapat kerja”.

 

14. Kira-Kira Berapa Gaji yang Anda Inginkan?

Berikan diri Anda harga yang pantas dan sesuai dengan kemampuan dan beban kerja yang kira-kira akan Anda dapatkan jika diterima bekerja dan jelaskan kenapa harga itu pantas untuk Anda ajukan, atau bisa jawab seperti ini “biasanya harga untuk posisi seperti ini dengan pengalaman yang sudah sebanyak ini adalah Rpxxx-Rpxxx dan rasa saya ingin mengajukan yang cocok untuk saya adalah Rpxxx”.

Biasanya akan ada negosiasi mengenai gaji setelah mengajukan jumlah gaji yang diinginkan jadi tidak apa-apa jika mengajukan dengan harga paling tinggi pada awal negosiasi.

 

15. Apakah Ada Pertanyaan untuk Kami?

Jangan jawab “tidak”! Karena itu akan membuat pihak perusahaan merasa Anda tidak tertarik bekerja disana. Jawablah dengan pertanyaan-pertanyaan seputar budaya, peraturan dan sistem perusahaan yang sedang mewawancarai Anda saat ini seperti “benefit apa saja yang saya dapatkan jika diterima bekerja disini?”, “berapa lama jam istirahat yang diberikan?”, “apakah ada uang lembur?”. Berikan pertanyaan yang memang benar-benar Anda ingin ketahui.

sumber : https://www.cermati.com/artikel/tips-menjawab-10-pertanyaan-jebakan-saat-interview-kerja

5 CARA MEMBUAT CURRICULUM VITAE YANG MENARIK

February 27, 2019 admin
0

5 Cara Membuat Curriculum Vitae yang Menarik

#1 Lakukan Job Research

Sebelum Anda membuat Curriculum Vitae, langkah pertama tentu saja Anda harus mencari informasi secara mendetail tentang perusahaan dan jenis pekerjaan yang akan Anda lamar.

“Ingat curriculum vitae yang menarik adalah curriculum vitae yang RELEVAN.”

Tentu saja jenis pekerjaan itu adalah yang sesuai dengan bidang yang Anda minati. Anda dapat mencari via online atau menanyakan informasi kepada teman-teman dan kenalan Anda.

Catatlah segala informasi berkenaan dengan segala persyaratan pelamar seperti kualifikasi pekerjaan, keterampilan atau keahlian, usia dan tak jarang perusahaan yang mencari pekerja yang sudah memiliki pengalaman bekerja selama rentang waktu yang dikhususkan.

Selain itu, Anda juga perlu mencari tahu segala informasi mengenai visi, misi dan nilai-nilai serta etos kerja yang diimplementasikan dalam perusahaan tersebut. Melalui berbagai informasi tersebut, Anda dapat menyaring, perusahaan mana yang akan Anda tuju untuk dikirimkan surat lamaran berikut dengan CV Anda.

 

#2 Ketahui Isi CV secara Umum

Mungkin bagian ini sebagian besar orang sudah mengetahuinya, namun bagi para fresh graduate, informasi ini akan sangat menolong karena dapat memberi gambaran besar akan riwayat hidup Anda yang akan Anda cantumkan di dalamnya.

Hati-hati dalam menyusun agar berurut supaya tidak membingungkan pembaca CV Anda terutama pihak HRD yang akan menilai kualitas Anda pertama kali melalui CV tersebut.

Pada umumnya, konten yang ada dalam sebuah CV antara lain sebagai berikut:

  • Identitas Diri – nama lengkap, alamat, nomor telepon dan alamat email.
  • Pendidikan – pendidikan terakhir, jurusan dan IPK.
  • Personalitas – gambaran singkat karakter diri Anda.
  • Keterampilan – keterampilan yang Anda miliki.
  • Proyek dan Pengalaman Kerja – hal yang sudah Anda selesaikan pada pekerjaan sebelumnya atau penghargaan yang pernah Anda dapatkan.
  • Training/Pelatihan Terbaru – pelatihan yang telah diikuti 2-3 tahun terakhir.
  • Informasi Lain tentang Diri Anda – hobi, referensi atau hal lain tentang diri Anda yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

 

#3 Mulai Membuat CV

Cara membuat curriculum vitae yang menarik adalah relevansi isi dan desain yang menarik. Buatlah desain yang mudah dibaca, minimalis dan layout yang rapi.

Berbagai contoh desain atau format CV dapat Anda cari dalam kolom pencarian dengan kata kunci “CV Design”. Anda disarankan untuk memilih desain yang sederhana dengan kombinasi warna yang pantas dan gunakan simbol-simbol yang dapat dipahami oleh pembaca.

Ketika desain sudah dirasa oke, hal pertama yang perlu Anda tuliskan di dalamnya, sesuai dengan panduan isi secara garis besar pada point 2 di atas adalah

  • Cantumkan Identitas Diri. Tuliskan nama lengkap Anda, alamat, nomor telepon dan alamat email serta jangan lupa untuk menyertakan pasfoto terbaru Anda.
  • Tulis jenjang pendidikan.
  • Paparkan secara singkat, padat dan jelas mengenai karakter Anda dan nilai-nilai kehidupan yang Anda junjung.
  • Deskripsikan keterampilan serta skill yang Anda miliki terutama yang menunjang pekerjaan yang menjadi sasaran Anda.
  • Apabila Anda bekerja sebelumya, tuliskan pengalaman kerja Anda danpencapaian serta penghargaan yang pernah Anda raih apabila ada. Hal ini akan memberikan nilai tambah pada diri Anda dan perhatian khusus bagi pihak pembaca.
  • Cantumkan juga berbagai pelatihan yang pernah Anda ikuti yang menambah skill.
  • Cantumkan informasi tentang diri Anda yang relevan dengan pekerjaan Anda dan juga referensi dari beberapa orang penting di perusahaan, tempat Anda bekerja sebelumnya.

 

#4 Baca Ulang dan Perbaiki Kesalahan dalam CV

Langkah selanjutnya adalah Anda perlu membaca ulang CV yang telah Anda buat tersebut. Hal ini penting dilakukan untuk meminimalkan kesalahan dan memastikan bahwa CV Anda sudah tersusun dengan rapi.

Tentunya sangat disayangkan jika Anda sudah susah-susah cari cara membuat curriculum vitae yang menarik. Ternyata kesalahannya adalah typo (baca: salah ketik)?

Cek kembali  tata bahasa dan ejaan yang salah dan menggunakan kalimat yang jelas, singkat serta efektif. Usahakan menggunakan kata-kata dan kalimat bahasa Indonesia yang baku. Gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia Online atau mencari kata-kata baku dari artikel-artikel di website internet.

 

#5 Analisis CV Anda

Dalam menganalisis CV yang telah Anda buat, Anda dapat berperan seolah-olah menjadi seorang HRD yang akan membaca CV tersebut.

Agar lebih objektif dalam penilaiannya, Anda harus mengesampingkan diri Anda dan benar-benar memerankan diri sebagai bagian HRD yang sedang melakukan rekrutmen terhadap pelamar.

Langkah berikutnya, Anda dapat meminta bantuan teman atau sahabat Anda untuk menilai CV yang telah Anda buat. Buat perbandingan penilaian antara penilaian yang telah Anda buat dan penilaian yang teman Anda buat.

Setelah itu, Anda dapat memutuskan untuk memperbaiki beberapa kesalahan yang ditemukan.

sumber : https://www.finansialku.com/cara-membuat-curriculum-vitae-yang-menarik/

7 CARA MENJADI PEMIMPIN YANG BAIK

February 17, 2019 admin
0

7 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik dalam Perusahaan

1. Memiliki Wawasan yang Luas

Pemimpin perusahaan sangat bertanggung jawab terhadap perkembangan bisnis dan kesejahteraan karyawan. Anda wajib memahami bidang bisnis yang dijalankan, sehingga Anda harus meningkatkan wawasan dengan belajar dan terus belajar.

Dengan memiliki wawasan yang luas, Anda akan mampu mengarahkan dan mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai hal. Anda pun akan mendapatkan respek dari karyawan karena bisa memimpin dengan cara yang baik dan benar.

 

2. Bijaksana dalam Menghadapi Masalah

Gaya kepemimpinan Anda mungkin tidak disenangi oleh beberapa orang. Itu hal yang lumrah, karena Anda tidak dapat menyenangkan semua orang. Sebaik apapun cara Anda memimpin, pasti akan ada yang tidak menyukai Anda dengan beragam alasan.

Apalagi jika Anda memimpin perusahaan besar, Anda akan berhadapan dengan banyak orang yang memiliki kepentingan. Butuh kebijaksanaan agar Anda mampu membuat perusahaan tetap dalam kendali saat berhadapan dengan masalah. Anda akan mendapatkan dukungan dengan sikap bijak Anda.

 

3. Membangun Interaksi yang Menyenangkan

Sebagai pemimpin, Anda tetap perlu membangun hubungan dengan orang-orang di bawah Anda. Tidak harus menjadi terlalu dekat karena Anda punya segudang kesibukan yang harus dikerjakan.

Namun yang terpenting, upayakan bangun interaksi yang menyenangkan saat Anda berada di kantor. Tunjukkan keramahan dengan bersikap murah senyum dan mau menyapa karyawan Anda. Jadilah sosok yang bersahabat, meski level jabatan Anda berada di atas mereka.

 

4. Mau Mendengarkan Masukan

Biasanya, pemimpin adalah orang yang suka memberikan masukan. Namun, pemimpin yang baik juga mau mendengarkan masukan dari orang lain. Anda juga bisa belajar banyak hal baru dari orang lain.

Tidak ada salahnya menerima kritik dan saran dari karyawan. Berikan kesempatan pada siapa saja yang mau memberikan pendapat yang berbeda. Sebab Anda membutuhkan cara pandang orang lain untuk melengkapi cara pandang Anda.

 

5. Mau Mengakui Kesalahan dan Kekurangan

Pemimpin yang rendah hati berani mengakui kesalahan dan kekurangan di hadapan karyawannya. Anda tidak perlu gengsi, karena setiap orang bisa melakukannya kesalahan dan memiliki kekurangan.

Anda tidak perlu malu, karena karyawan Anda malah akan semakin respek dengan Anda yang mau memperbaiki diri. Tunjukkan bahwa Anda adalah pemimpin yang mau menjadi pribadi yang lebih baik.

 

6. Mau Memberikan Apresiasi

Setiap orang butuh dihargai atas pencapaiannya. Pemimpin yang selalu mengapresiasi karyawannya, pasti akan disenangi dan dihormati. Loyalitas karyawan akan meningkat jika Anda tidak pernah lupa memberikan apresiasi atas prestasi mereka.

Ucapkanlah terima kasih atas kerja keras karyawan. Berikan pujian dan reward bagi mereka yang mencapai hasil yang memuaskan. Segala bentuk apresiasi dari Anda akan semakin memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerja.

 

7. Memiliki Empati Terhadap Karyawan

Perhatikan kendisi karyawan-karyawan Anda. Pemimpin harus peka terhadap lingkungan sekitarnya. Tunjukkan kecintaan Anda pada karyawan dengan berempati terhadap masalah yang dihadapi mereka.

Jadilah pemimpin yang baik dan murah hati dalam menolong karyawan Anda yang sedang kesulitan. Tawarkan bantuan dan berikan semangat untuk mereka. Kebaikan Anda dapat mengubah hidup orang lain. Anda pun pasti akan semakin dicintai oleh karyawan.

sumber : http://entrepreneurcamp.id/pemimpin-yang-baik/