Mengenal KPI

March 2, 2021 admin
0

Mengenal KPI (Key Performance Indicator) Perusahaan

Pengertian KPI

KPI (Key Performance Indicator) adalah alat ukur yang menggambarkan efektivitas perusahaan dalam mencapai tujuan bisnisnya. Perusahaan menggunakan KPI untuk mengukur kesuksesan pencapaian target mereka. Adapun beberapa karakteristik dari KPI yaitu :

  • Ukuran Non-Financial
  • Ukuran yang sering digunakan (Regular measurements)
  • Ukuran yang diketahui oleh manajemen
  • Semua orang yang ada di dalam suatu organisasi telah mengerti dan memahami KPI
  • Tanggung jawab kepada individu dan tim
  • Memiliki efek yang sangat signifikan
  • Memiliki efek yang positif

Key performance indicator diukur dalam periode harian, mingguan dan bulanan. KPI yang baik merupakan suatu hal yang penting dan terus menerus mendapat perhatian dari manajemen. Ketika seseorang menyimpang dari KPI, pihak manajemen dapat mengambil suatu keputusan dan memanggil orang yang bertanggung jawab.

Pengertian Key Performance Indicator Menurut Ahli

  • Menurut Iveta (2012), Key Performance Indicator (KPI) adalah ukuran yang bersifat kuantitatif dan bertahap bagi perusahaan serta memiliki berbagai perspektif dan berbasiskan data konkret, dan menjadi titik awal penentuan tujuan dan penyusunan strategi organisasi.
  • Menurut Warren (2011), Key Performance Indicator (KPI) merupakan sebuah pengukuran yang menilai bagaimana sebuah organisasi mengeksekusi visi strategisnya. Visi strategis yang dimaksud merujuk kepada bagaimana strategi organisasi secara interaktif terintegrasi dalam strategi organisasi secara menyeluruh.
  • Menurut Parmenter (2007), mendefinisikan Key Performance Indicator (KPI) sebagai yang paling kritikal untuk kesuksesan organisasi pada kondisi sekarang dan di masa datang.
  • Menurut Banerjee dan Buoti (2012), Key Performance Indicator (KPI) adalah ukuran berskala dan kuantitatif yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja organisasi dalam tujuan mencapai target organisasi. KPI juga digunakan untuk menentukan objektif yang terukur, melihat tren, dan mendukung pengambilan keputusan.

Jenis-jenis Key Performance Indicator

Pada dasarnya, Indikator Kinerja Utama atau KPI dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu KPI Financial dan KPI Non-Financial.

Key Performance Indicator Financial

KPI Financial adalah indikator kinerja utama yang berkaitan dengan keuangan. Contoh KPI Finansial ini diantaranya adalah sebagai berikut :

  • KPI Laba Kotor (Gross Profit), yaitu KPI yang mengukur jumlah uang yang tersisa dari pendapatan setelah dikurangi Harga Pokok Penjualan (HPP).
  • KPI Laba Bersih (Net Profit), yaitu KPI yang mengukur jumlah uang yang tersisa dari pendapatan setelah dikurangi Harga Pokok Penjualan dan biaya-biaya bisnis lainnya seperti biaya bunga dan pajak.
  • KPI Marjin Laba Kotor (Gross Profit Margin), yaitu KPI yang mengukur nilai persentase yang diperoleh dengan membagi Laba Kotor dengan Pendapatan.
  • KPI Marjin Laba Bersih (Net Profit Margin), yaitu KPI yang mengukur nilai persentase yang diperoleh dengan membagi laba bersih berdasarkan pendapatannya.
  • KPI Rasio Lancar (Current Ratio), yaitu KPI yang mengukur kinerja keuangan neraca likuiditas dengan membagikan aktiva lancar (current assets) dengan Kewajiban lancar (current liabilities).

Indikator ini memperkirakan seberapa baik suatu bisnis akan bertahan apabila mengalami penurunan secara tiba-tiba.

Key Performance Indicator Non-Financial

KPI Non-Financial adalah KPI yang tidak secara langsung mempengaruhi keuangan suatu perusahaan. Beberapa contoh KPI Non-Finansial yang dimaksud tersebut diantaranya seperti :

  • Perputaran Tenaga Kerja (Manpower Turnover)
  • Matriks Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction metrics)
  • Rasio Pelanggan Berulang terhadap Pelanggan Baru (Repeat Customer to New Customer Ratio)
  • Pangsa Pasar (Market Share)

Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Efektifitas KPI

KPI hanya akan berguna jika ada tindak lanjut atas KPI itu sendiri, sering kali perusahaan mengadopsi KPI yang populer digunakan dalam suatu industri. Namun setelah itu bertanya-tanya mengapa KPI tersebut tidak merefleksikan kinerja perusahaan. Dalam mengembangkan strategi untuk menyusun KPI, tim Anda harus mulai dari melihat apa tujuan organisasi Anda, bagaimana Anda berencana untuk mencapainya dan siapa yang dapat mengambil tindakan berdasarkan informasi ini. Hal ini seharusnya merupakan proses berulang yang melibatkan masukan dari analysts, kepala bagian dan para manager. Setelah itu Anda akan mendapatkan pengertian yang lebih baik mengenai bagaimana KPI mengukur proses bisnis perusahaan Anda dan siapa yang dapat menindaklanjuti proses bisnis tersebut.

Salah satu cara membuat KPI yang relevan adalah dengan kriteria SMART. Kata ini adalah singkatan dari specific, measurable, attainable, relevant, time-bound. Untuk penjelasan mengenai hal-hal tersebut, sebagai berikut.

  • Apakah tujuan perusahaan spesifik.
  • Bisakah Anda mengukur pencapaian tujuan tersebut.
  • Apakah tujuannya dapat dicapai.
  • Apakah tujuan tersebut berkaitan dengan perusahaan.
  • Berapa lama jangka waktu untuk mencapai tujuan tersebut.

Penerapan Key Performance Indicator

Terdapat 4 kriteria dasar yang harus dipenuhi sebelum suatu organisasi dapat menyatakan bahwa mereka telah mengimplementasikan KPI ke dalam aktivitas operasional. Kriteria tersebut adalah :

  • Kolaborasi antara karyawan, tim, supplier dan pelanggan
  • Desentralisasi dari level manajemen sampai level operasional
  • Integrasi atau keterkaitan antara ukuran, laporan dan tindakan
  • Hubungan KPI dan strategi

Untuk mengimplementasikan KPI, membutuhkan suatu proses sistem yang saling terkait, baik itu dari lingkungan organisasi sendiri seperti karyawan, manajer, pemegang saham dan dari pihak-pihak luar seperti pelanggan dan supplier. Begitu juga laporan yang harus tepat waktu, efisien, dan fokus terhadap peningkatan pengambilan keputusan. Ketika mengimplementasikan KPI, hal yang penting adalah mendefinisikan hasil/tujuan dari masing-masing KPI. Dalam mengimplementasikan KPI Terdapat suatu metode untuk merencanakan suatu tujuan yang menggabungkan beberapa kriteria yang disebut SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic dan Time Sensitive).

Berikut penjelasan SMART :

  • Specific – Tujuan atau hasil haruslah jelas dan spesifik, tujuan atau hasil yang melebar sangat tidak diharapkan. Ketika tujuan atau hasil jelas dan spesifik, sangat mudah diketahui kapan tujuan / hasil tersebut telah dicapai.
  • Measurable – Tujuan atau hasil harus dapat diukur, baik itu secara kualitas atau pun kuantitas. Hal ini dapat ditempatkan dalam hubungannya dengan performa standar atau harapan dari suatu performa.
  • Achievable – Dapat dicapai, tetapi harus diformulasikan sebagai suatu tantangan dan dengan demikian akan menginspirasi organisasi untuk mencapai hasil atau tujuan.
  • Realistic – menciptakan suatu ide yang merupakan hasil atau tujuan haruslah tercapai, tetapi harus juga realistis dan berorientasi hasil.
  • Time Sensitive – setiap hasil atau tujuan memiliki batasan waktu kapan tujuan atau hasil tersebut dapat dicapai. Fakta bahwa tujuan atau hasil merupakan sesuatu yang membutuhkan batasan waktu akan membuat suatu kemudahan dalam mengukur suatu peningkatan suatu tujuan atau hasil berikutnya.

Mengembangkan KPI memerlukan waktu dan sumber daya perusahaan. Key Performance Indicator  yang diukur adalah Indikator yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dengan mempertimbangkan strategi dan tujuan jangka pendek perusahaan. Misalnya, apabila penjualan perusahaan kita meningkat dengan memuaskan tetapi profitabilitas perusahaan tidak cukup untuk menyediakan dana untuk pertumbuhan bisnis, maka KPI yang hampir pasti untuk perusahaan kita adalah KPI Marjin Laba Bersih dan Marjin Laba Kotor. Disatu sisi, jika profitabilitas sesuai dengan harapan, namun pertumbuhannya tidak secepat yang diharapkan maka kita dapat mempertimbangkan beberapa KPI non-finansial seperti KPI perputaran tenaga kerja, KPI kepuasan pelanggan ataupun rasio pelanggan berulang terhadap pelanggan baru.

 

sumber : https://www.jurnal.id/id/blog/mengenal-kpi-key-performance-indicator/

5 Tren Teknologi Tahun 2021

February 23, 2021 admin
0

5 Tren Teknologi Tahun 2021 yang Harus di Ketahui 

1. Jaringan 5G

tren teknologi 2021

Jaringan 5G akan semakin menjamur pada tahun 2021.
Sumber: Unsplash.com

Beberapa tahun ke belakang, telah sering terdengar perkembangan jaringan ponsel terbaru, yaitu 5G. Ada beberapa keunggulan jaringan 5G, misalnya jaringan dapat terhubung dengan peralatan rumah tangga, telepon, dan mobil serta memiliki kecepatan jaringan 5G yang bisa mencapai 800 Gbps per detik sehingga kamu bisa download 30 film dengan kualitas HD (high definition) dalam hitungan detik.

Setidaknya, hingga akhir 2020 sudah terdapat 101 operator seluler yang tersebar di 45 negara yang menawarkan layanan 5G. Indonesia pun direncanakan akan segera mengakselerasi keberadaan jaringan 5G

Dengan kemunculan jaringan 5G, manusia diprediksi akan semakin tergantung dengan ponsel dan perangkat pintar. Pada tahun 2021 mendatang, jaringan 5G akan semakin mainstream. Selain itu, beberapa brand ponsel, seperti Apple dan Samsung kabarnya akan segera merilis ponsel 5G.

2. Hybrid Cloud Makin Diminati

tren teknologi baru

Hybrid cloud pada tahun 2021 akan dijadikan strategi terbaru
bagi perusahaan maupun organisasi.
Sumber: Zdnet.com

Hybrid cloud adalah gabungan dari public cloud dan private cloud. Hybrid cloud dapat mengelola private cloud dan public cloud dengan menggunakan tools dalam lingkungan cloud berbeda. Pada tahun 2020, telah banyak perusahaan besar, seperti AWS, Google, dan IBM berinvestasi pada sistem hybrid cloud. Di tahun yang akan datang, hybrid cloud akan dijadikan strategi oleh banyak organisasi atau perusahaan.

Pengembangan teknologi hybrid cloud ini juga akan semakin diminati karena lebih fleksibel digunakan dari versi teknologi cloud sebelumnya, terutama dalam pengembangan operasional perusahaan yang kini dituntut untuk bergerak secara digital.

3. Cyber Security

teknologi siber

Berkembangnya teknologi membuat keamanan siber
lebih dibutuhkan pada tahun 2021.
Sumber: Evansdist.com

Pandemi COVID-19 yang membuat dunia digital semakin berkembang membuat tingginya kebutuhan keamanan siber. Penggunaan sistem keamanan siber diprediksi akan menjadi keharusan bagi sektor swasta maupun publik di masa mendatang.

Banyaknya data yang terkumpul dalam dunia digital membuat para hacker tertarik melakukan peretasan. Laporan serangan siber di tengah pandemi meningkat dan berdampak besar, bagi individu, organisasi, maupun perusahaan. Kebijakan bekerja dari rumah membuat perusahaan semakin meningkatkan keamanan data perusahaan maupun karyawannya. Oleh karena itu, pada tahun 2021, cyber security akan lebih banyak diminati.

4. Artificial Intelligence (AI)

AI jadi tren teknologi 2021

Software dan framework yang makin berkembang
mendorong perusahaan menjadikan AI sebagai tren tahun 2021.
Sumber: Freepik.com

Data, AI, dan machine learning adalah ketiga hal yang kini banyak digunakan oleh perusahaan dan akan terus berkembang di tahun yang akan datang. Ketiga teknologi tersebut dapat membantu organisasi atau perusahaan menyelesaikan masalah dalam skala lebih besar. Misalnya, penggunaan teknologi AI yang diprediksi akan mengalami babak baru, terlebih dalam perencanaan rantai pasokan.

Software dan framework yang semakin berkembang juga mendorong perusahaan untuk menjadikan pengembangan teknologi AI sebagai tren tahun 2021.

5. Teknologi Pendukung Work from Home Meningkat

teknologi work from home

COVID-19 yang belum usai membuat
teknologi pendukung work from home terus berinovasi.
Sumber: Freepik.com

Persentase pekerja sektor teknologi informasi (TI) di seluruh dunia yang bekerja dari rumah diprediksi akan meningkat di tahun 2021. Tak hanya itu, di tahun yang akan datang juga diprediksi bahwa akan hadir lebih banyak perusahaan berbasis teknologi. Hal itu tentunya mendesak hadirnya beragam teknologi dan aplikasi baru yang dapat mendukung produktivitas bekerja dari rumah.

sumber : https://iteba.ac.id/blog/prediksi-tren-teknologi-2021/

Penggunaan Teknologi Internet

February 2, 2021 admin
0

Ini dia tren teknologi internet yang diprediksi semakin bersemi di 2021 yang Cermati sudah dirangkum dari berbagai sumber :

1. Cyber Security Makin Relevan cyber security

selama pandemi berlangsung, keamanan siber menjadi semakin relevan dan dibutuhkan. Telah banyak laporan yang menyatakan telah terjadi peningkatan serangan siber di seluruh dunia selama pandemi dalam jumlah yang besar.

Tidak pandang bulu, berbagai data yang diserang oleh para pelaku cyber crime ini tidak hanya data pribadi saja tapi juga sejumlah website dan e-commerce besar. Apalagi saat pandemi seperti ini dimana terdapat kebijakan pemerintah yang mengimbau beberapa sektor perusahaan yang melakukan sistem bekerja dari rumah.

Dengan sistem bekerja dari rumah ini sangat penting bagi perusahaan untuk memperkuat jaringan dan meningkatkan strategi keamanan siber, dan memperluasnya ke jaringan rumah dan perangkat seluler untuk bekerja dari rumah.

2. Belanja di E-commerce Bisa Lewat Media Sosial belanja di media sosial

Semakin meningkatnya kebutuhan berbelanja online membuat beberapa media sosial, misalnya Instagram dan WhatsApp yang menyematkan pilihan berbelanja pada fitur-fiturnya.

Bisa jadi di tahun 2021 nanti kita bisa saja menjadi saksi adanya live video shopping. Dimana kegiatan jual-beli sebuah e-commerce bisa dilakukan via media sosial. Dengan memanfaatkan fitur akun khusus bisnis pada setiap media sosial kegiatan belanja online kedepannya akan semakin canggih dan mulus.

3. Konsultasi Kesehatan dan Penyakit Cukup dalam Genggaman konsultasi kesehatan online

Mengikuti imbauan pemerintah mengenai pengurangan kegiatan keluar rumah dan mengutamakan penggunaan internet sebagai media utama untuk pemenuhan kebutuhan dan keperluan juga berlaku untuk konsultasi kesehatan dan penyakit.

Mengingat rumah sakit merupakan tempat paling rawan tertular penyakit dan virus. Urusan konsultasi kesehatan hingga pengobatan dengan Dokter umum sampai spesialis pun diutamakan melalui aplikasi kesehatan online seperti alodokter, Halodoc, Hi Dok, Yes Dok, PakDok dan masih banyak lagi.

Dengan masi berlanjutnya musim pandemi dan diprediksi masih akan berlanjut selama tahun 2021, bisa dikatakan tren konsultasi kesehatan dengan Dokter melalui aplikasi online masih akan banyak dipilih sebagai pengganti kunjungan langsung ke Rumah Sakit.

4. TikTok Masih Jadi Aplikasi Media Sosial Paling Sensasional tik tok

Kepopuleran aplikasi dari negara bambu Cina, TikTok di tahun 2021 ini diprediksi tetap menjadi primadona. Setelah menjadi platform online bagi para creator dan pecinta konten terpopuler berikutnya setelah Youtube dan Instagram, TikTok telah banyak memberikan banyak momen tidak terlupakan selama 2020 yang sepertinya akan berlangsung awet sampai tahun ini.

Setelah diancam akan diblokir di banyak negara seperti Amerika, TikTok pun menjadi alat utama dalam mengekspresikan diri setiap generasi baik mulai dari yang tua sampai yang muda baik dalam isu politik sampai budaya.

Jagonya dalam menciptakan tren baru di dunia media sosial, internet dan teknologi. TikTok sepertinya masih akan memberikan banyak cerita menarik selama 2021 ini.

5. Internet Masih Jadi Penopang Utama Industri Perfilman netflix

Banyaknya pemberlakukan lockdown di banyak negara dan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di Indonesia menyebabkan banyak kerugian di setiap sektor bisnis termasuk industri perfilman.

Diberlakukannya penutupan sejumlah tempat rekreasi umum, bioskop di banyak tempat membuat para pembuat film harus banyak putar otak untuk tetap memproduksi film dengan hasil keuntungan yang sama dengan yang didapat dari penayangannya di bioskop, dan tentu saja media streaming berbayar menjadi pilihan yang paling menguntungkan.

Aplikasi streaming berbayar seperti Netflix, Iflix, We Tv, VIU, Mola TV selama masa pandemi 2020 menjadi pilihan paling populer untuk menikmati film secara online. Bahkan pengguna Netflix di Indonesia sendiri sangat tinggi membuat Netflix menjadi aplikasi streaming berbayar paling banyak digunakan saat ini di Indonesia.

Jadi, diperkirakan penayangan perdana film-film nantinya masih akan banyak dilakukan di aplikasi streaming berbayar sebagai konten original yang bisa dinikmati dimana saja tanpa perlu pergi ke bioskop lagi.

6. Bekerja dari Rumah Masih Akan Banyak Dilakukan bekerja dari rumah

Mengingat tidak ada yang bisa memprediksi kapan musim pandemi akan berakhir, diprediksi budaya bekerja dari rumah masih akan berlangsung sepanjang tahun 2021.

Sistem bekerja dari rumah yang semakin bersemi karena pandemi ini sepertinya masih akan diterapkan oleh banyak badan usaha, terutama badan usaha yang bergerak di sektor digital. Bahkan perusahaan besar seperti Twitter dan Google saja sudah menerapkan bekerja dari rumah secara permanen untuk setiap karyawan mereka yang menginginkannya.

Tidak ketinggalan, Gojek pun masih memperpanjang masa bekerja dari rumah mereka yang diperkirakan akan berlangsung sampai pertengahan 2021 nanti.

Dengan banyaknya perusahaan besar yang mengaplikasikan sistem bekerja ini artinya ada kemungkinan perusahaan lainnya juga mengikuti jejak yang sama nantinya.

7. Aplikasi dengan Fitur Audio jadi Favorit Baru audio

Pernah dengar rumor kalau ngetweet di twitter tidak usah lagi diketik cukup pake suara?

Sepertinya tidak akan jadi rumor belaka lagi, dikabarkan Twitter akan segera mengaplikasikan tweeting dengan suara sebentar lagi.

Masih misterius, tapi dengan bekerja sama dengan club house dan spaces. Fitur terbaru ini dikabarkan dipastikan akan diluncurkan pada tahun 2021 ini. Wah jadi tidak sabar yah!

8. Jaringan 5G yang Siap Mendunia 5G

Beberapa tahun terakhir ini kita sudah sering mendengar tentang manfaat 5G, diantaranya adalah tersedianya konektivitas dan bandwith internet yang bandel. Kita pun menjadi semakin tergantung dengan ponsel dan perangkat pintar lainnya. Perubahan perilaku ini lah yang jadi ladang bisnis baru para provider telekomunikasi.

Tidak hanya individu saja saat ini, bisnis juga harus terus terhubung, dan penerapan 5G menjadi solusi penting dalam hal ini. Berdasarkan kondisi ini, maka nilai 5G akan semakin mainstream di tahun 2021.

sumber : https://www.cermati.com/artikel/makin-canggih-ini-penggunaan-teknologi-internet-yang-bakal-booming-di-2021

7 Dampak Positif Perkembangan Teknologi

January 25, 2021 admin
0

7 Dampak Positif Perkembangan Teknologi Bagi Bisnis

Perkembangan teknologi telah merevolusi cara perusahaan menjalankan bisnis. Perusahaan kecil sekalipun dapat menyesuaikan diri untuk menyamakan kedudukan dengan perusahaan yang lebih besar. Bisnis kecil beradaptasi menggunakan berbagai teknologi dalam berbagai aspek mulai dari mesin canggih, Software HRD, hingga database untuk mengembangkan keunggulan kompetitif di pasar ekonomi. Pemilik perusahaan harus mempertimbangkan penerapan teknologi dalam proses perencanaan mereka untuk integrasi yang efisien dan untuk memberikan ruang bagi ekspansi di masa depan.

Dampak Perkembangan Teknologi dalam Perusahaan

Tidak dapat disangkal bahwa kita hidup di era teknologi. Tidak peduli apa industri atau aspek kehidupan yang kita lihat saat ini, teknologi mempengaruhinya dalam beberapa cara atau lainnya. Itu mengubah cara banyak orang dalam memandang dan melakukan bisnis. Apa sebenarnya dampak teknologi perkantoran pada sebuah bisnis?

Dampak terhadap Biaya Operasi
Perkembangan teknologi dapat menekan biaya operasi. Software HRD dari LinovHR dapat digunakan untuk mengotomatiskan penggajian, pencatatan kehadiran, penilaian kinerja dan lain-lain.  Teknologi tersebut memungkinkan kantor pusat dan HRD untuk melihat data secara real time. Misalnya, HRD menggunakan  Software HRD untuk memproses penggajian secara otomatis. Jadi, biaya yang dikeluarkan untuk membeli peralatan dan perlengkapan dapat ditekan.

Mengamankan Informasi Sensitif
Teknologi dapat digunakan untuk menciptakan lingkungan yang aman dalam menjaga informasi sensitif, terutama informasi internal mengenai karyawan. Contohnya adalah dengan menggunakan modul Personnel Administration dari Software HRD LinovHR untuk mengelola informasi dan data karyawan.  Dengan begitu data dan informasi dapat dikelola secara aman dan rahasia.

Proses Komunikasi yang Lebih Baik
Teknologi bisnis membantu bisnis kecil meningkatkan proses komunikasi mereka. Email, SMS, situs web, dan aplikasi, misalnya, memfasilitasi komunikasi yang lebih baik dengan konsumen. Komunikasi yang lebih baik dalam perusahaan sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan pasar. Perusahaan juga dapat menerima lebih banyak feedback dari konsumen melalui metode komunikasi elektronik. Teknologi juga meningkatkan komunikasi antar kantor. Misalnya, perangkat lunak intranet sosial memberi karyawan portal terpusat untuk mengakses dan memperbarui dokumen dan menyampaikan data yang relevan ke departemen lain secara instan.

Produktivitas Karyawan Meningkat
Penggunaan software atau perangkat lunak bisnis biasanya memungkinkan karyawan memproses lebih banyak informasi daripada metode manual. Bahkan teknologi bisnis yang mendasar dapat berdampak besar pada kinerja karyawan. Misalnya, dengan menempatkan informasi penilaian kinerja karyawan dalam Software HRD dari LinovHR, manajer dapat dengan mudah membuat tujuan terukur bagi karyawan mereka untuk mencapai dan mempertahankan tujuan perusahaan. Dengan begitu kinerja karyawan dapat lebih produktif.

Mengurangi Human Error
Kesalahan dalam operasional atau human error dapat merugikan reputasi bisnis. Untungnya, perkembangan teknologi dapat mengurangi human error dengan optimal karena adanya otomatisasi yang mengurangi intervensi dari manusia. Misalnya, adanya sensor untuk mendeteksi kualitas produk yang tersemat dalam mesin produksi dapat mengurangi produk yang tidak lolos quality control. Contoh lainnya adalah proses pencairan reimburse, HRD dapat sesegera mungkin melakukan approval dan pencairan dana reimburse berdasarkan pengajuan atau request karyawan dengan akurat dan cepat.

Memperluas Pasar
Teknologi memungkinkan usaha kecil untuk mencapai segmentasi pasar baru. Daripada hanya menjual barang atau jasa konsumen di pasar lokal, perusahaan berkembang  dapat menjangkau pasar  internasional berkat batuan teknologi. Situs web ritel adalah cara paling umum bagi bisnis kecil untuk menjual produk di beberapa pasar ekonomi yang berbeda. Selain itu, periklanan atau advertising bermain besar dalam hal meningkatkan awareness konsumen yang lebih luas.

Integrasi
Perkembangan teknologi perusahaan memungkinkan manajer untuk mengintegrasikan tiap fungsi divisi. Transisi menuju teknologi dapat membantu perusahaan menurunkan biaya dan fokus pada penyelesaian fungsi bisnis yang paling mereka lakukan. Dengan begitu, tiap divisi akan saling terhubung untuk bersama-sama menjalin kinerja yang selaras dan harmonis.

sumber : https://www.linovhr.com/dampak-positif-perkembangan-teknologi/

5 Manfaat Teknologi Untuk Bisnis

January 1, 2021 admin
0

5 Manfaat Teknologi Bagi Perkembangan Bisnis dan UMKM

adanya perkembangan digital dan teknologi internet membuka peluang lebar bagi banyak bisnis dan pelaku UMKM. Dengan teknologi, kita tidak hanya bisa bersosialisasi tetapi juga bisa menjalankan bisnis dengan lebih mudah. Baik itu dari segi manajemen, produksi, hingga jasa ekspedisi, tersedia berbagai platform yang dapat membantu bisnismu berjalan dengan lebih lancar. Berikut 5 manfaat teknologi bagi perkembangan bisnis dan UMKM:

Memudahkanmu untuk Memasarkan Bisnis
Sebelum berkembangnya teknologi internet, memasarkan bisnis membutuhkan biaya dan tenaga yang lebih banyak seperti membagikan brosur atau beriklan di radio atau televisi. Namun sekarang, ada begitu banyak platform online yang bisa kamu manfaatkan untuk memasarkan bisnis mulai dari iklan online, website, media sosial, dan banyak lagi.

Tak hanya itu, sekarang ini juga muncul berbagai platform yang dapat membantumu memasarkan bisnis dengan lebih tepat. Misalnya, sekarang ini sudah ada tools yang dapat mengukur efektivitas strategi pemasaran yang dijalankan atau membantumu menghasilkan desain yang lebih menarik. Dengan memanfaatkan tools dan platform yang ada, kamu bisa menjangkau lebih banyak konsumen potensial dengan lebih cepat dan tepat.

Menghemat Waktu dan Biaya
Apabila dulu segalanya harus dilakukan secara offline yang mungkin berarti kamu harus bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya, dengan adanya teknologi internet kamu bisa melakukan berbagai hal tanpa perlu berpindah tempat. Mulai dari melakukan pemesanan, mendelegasikan tugas dan berkomunikasi dengan tim, memesan stok, menghubungi klien, dan banyak lagi, semuanya bisa kamu lakukan melalui perangkat seluler.

Selain menghemat waktu, adanya teknologi juga membantumu menghemat biaya. Dengan fleksibilitas dan kepraktisan yang ditawarkan platform online, kamu bisa menyesuaikan berbagai keperluan bisnismu dengan lebih efisien baik dari segi biaya maupun waktu.

Meningkatkan Produktivitas
Bisnis kecil dan UMKM untuk bisa bersaing dengan bisnis-bisnis lainnya yang bahkan lebih besar dengan menjadi lebih gesit dan merespons perubahan dengan lebih cepat. Sekarang ini, teknologi dapat mengurangi terjadinya error atau kesalahan sepele melalui proses otomasi.

Dengan adanya berbagai software yang dapat membantu hal-hal yang bersifat administratif, kamu bisa lebih fokus untuk mengembangkan strategi bisnis dan timmu pun bisa fokus mengerjakan hal-hal yang esensial.  Dengan demikian, produktivitas tim bisa lebih meningkat.

Pengelolaan Tim yang Lebih Mudah
Selain dari segi produktivitas, komunikasi internal juga penting untuk menjaga kelangsungan bisnis. Dengan teknologi, komunikasi antar tim yang bisa lebih dipermudah, misalnya melalui aplikasi chat seperti Whatsapp atau platform manajemen task seperti Trello. Alhasil, miskomunikasi bisa lebih terhindarkan dan kamu pun lebih mudah untuk memantau perkembangan dan kemajuan masing-masing tim.

Meningkatkan Pelayanan
Walaupun teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan manusia, teknologi dapat membantumu meningkatkan pelanggan. Dengan adanya berbagai platform online, kamu bisa melacak transaksi, order, dan bukti pembayaran dengan lebih cepat dan mudah. Selain itu, komunikasi dengan konsumen juga semakin dimudahkan dengan adanya berbagai platform dan fitur yang tersedia seperti DM dan kolom komentar Instagram, email, live chat, dan sebagainya.

sumber : https://www.lalamove.com/id/blog/manfaat-teknologi-bagi-perkembangan-bisnis

Metode SMART pada Bisnis

December 26, 2020 admin
0

Kenali metode SMART untuk bantu tetapkan target

Apa itu metode SMART?

metode smart - EKRUT

Metode SMART adalah metode yang digunakan sebagai panduan untuk menetapkan tujuan, target atau sasaran.  Kata SMART pada metode SMART ini adalah akronim dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Timely.  

Dengan kata lain cara kerja metode SMART adalah menggabungkan semua kriteria ini untuk membantu memfokuskan upaya kamu dalam meningkatkan peluang untuk mencapai tujuan atau tersebut.

Istilah metode SMART goals sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Direktur Perencanaan di perusahaan Washington Power Water bernama George T Doran pada tahun 1981 dalam makalah berjudul “There is a S.M.A.R.T Way to Write Management’s Goals and Objective“.

Saat itu Doran melihat bahwa perusahaan kerap kesulitan menetapkan tujuan yang tepat sehingga berdampak pada kinerja bisnis. Ia pun menyarankan pentingnya menetapkan SMART goals agar berhasil mengelola tenaga kerja.

Metode ini kemudian telah diimplementasikan oleh banyak organisasi hingga pelatih dan mentor di seluruh dunia karena terbukti efektif.

Tahapan dan cara menggunakan metode SMART

metode smart - EKRUT

Seperti dijelaskan di atas, metode SMART goals terdiri dari lima akronim yang merupakan tahapan untuk membantu kamu untuk fokus dan membuka peluang mencapai target. Kelima tahapan dalam metode SMART adalah:

1. Specific (Spesifik)
Untuk memperlebar peluang tercapainya tujuan atau target, buatlah tujuan yang spesifik dan jelas. Dengan begitu kamu bisa lebih fokus dan merasa termotivasi untuk mencapainya.

Rancang tujuan secara jelas dengan mempertimbangkan unsur 5 W, misalnya:

  • What: Apa yang ingin kamu capai?
  • Why: Kenapa tujuan itu penting untuk kamu capai?
  • Who: Siapa saja yang akan terlibat dalam mencapai tujuan ini?
  • Where: Di mana tempat kamu mencapainya?
  • When: Kapan kamu ingin tujuan itu tercapai

2. Measurable (Terukur)
Milikilah tujuan yang terukur di mana kamu dapat memantau dan melajak setiap kemajuan yang ada. Dengan melakukan hal ini kamu dapat tetap fokus dalam memenuhi setiap tenggat waktu dan lebih antusias ketika semakin dekat dengan tujuan yang ingin kamu capai.

Untuk menentukan tujuan yang terukur tanyakanlah pada diri kamu sendiri tentang bagaimana kamu tahu target telah tercapai, dan apa indikator yang bisa menunjukan perkembangan kamu dalam mencapai tujuan.

3. Achievable (Dapat dicapai)
Meskipun kamu bisa memasang target yang tinggi, tapi ingatlah bahwa untuk dapat mencapainya tujuan kamu harus tetap realistis.

Tujuan atau target yang realistis adalah ketika kamu tahu bagaimana cara tujuan atau target tersebut dapat diwujudkan dengan kemampuan, sumber daya dan peluang yang kamu miliki.

Itu sebabnya saat menentukan tujuan atau target, tanyakan pada dirimu bagaimana cara kamu mencapai tujuan dan seberapa realistis tujuan itu bisa dicapai dengan kondisi kamu saat ini.

4. Relevant (Relevan)
Pastikan bahwa tujuan yang ingin kamu capai adalah penting dan selaras dengan tujuan lain yang relevan seperti dengan nilai diri dan rencana jangka panjangmu. Dengan begitu kamu bisa tetap memegang kendali atas itu semua.

Untuk memastikan goal atau tujuan yang kamu ingin capai relevan, lihatlah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Apakah tujuan tersebut bermanfaat?
  • Apakah ini adalah waktu yang tepat?
  • Apakah goal itu sesuai dengan kebutuhan yang lain?
  • Apakah ini sesuai dengan keadaan lingkungan saat ini?

5. Time-bound / Timely (Tepat waktu)
Agar fokus untuk mencapai goal kamu perlu menentukan tanggal yang menjadi target atau tenggat waktu.

Jika tidak dibatasi waktu, tidak akan ada rasa urgensi dan motivasi untuk mencapai tujuan. Karena itu tentukan kapan kamu ingin tujuan itu bisa tercapai.

sumber : https://www.ekrut.com/media/metode-smart

Marketing Mix

December 4, 2020 admin
0

Pembahasan Lengkap Marketing Mix

Definisi Marketing Mix
Menurut Kotler dan Amstrong, Marketing Mix adalah sekumpulan variabel – variabel marketing, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar target penjualan yang diinginkan.

Jadi, dari pendapat Kotler dan Amstrong dapat kita simpulkan bahwa marketing mix merupakan strategi pemasaran yang dilaksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang dilakukan secara bersamaan. Strategi tersebut digunakan dengan menerapkan elemen strategi yang ada dalam marketing mix itu sendiri.

Manfaat Marketing Mix
Strategi ini dapat menjadi kesatuan yang luar biasa bermanfaat bagi bisnis Anda apabila Anda dapat menjalankan keseluruhan teknik marketing mix tanpa terkecuali dan juga memiliki tingkat kontinuitas pelaksanaannya yang bagus. Kontinuitas tersebut berarti keseluruhan strategi yang terdapat di dalam marketing mix ini terus-menerus Anda terapkan, evaluasi hasilnya, perbaiki lagi ke depannya apabila ada kekurangan yang terdapat di penerapan sebelumnya, terus-menerus ditingkatkan hingga mencapai target pemasaran seperti yang Anda inginkan.

Perusahaan apapun, baik perusahaan yang beroperasi di skala besar maupun perusahaan yang beroperasi di skala kecil pasti memiliki target sama yaitu keuntungan bisnis. Hal yang sama juga berlaku dari segi jenis produksi, baik perusahaan yang menyewakan jasa maupun perusahaan yang menjual produk.  Tetapi memang tak hanya berorientasi pada penghasilan keuntungan yang didapat, tentunya perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atau pelanggannya. Hingga kini, hampir semua jenis perusahaan berlomba-lomba memberikan user experience yang memuaskan customer/ klien mereka. Mereka kerap melakukan pengembangan produk dan layanan lewat inovasi-inovasi yang didasarkan pada kebutuhan user. Selain itu, mereka terus mencari-cari strategi bisnis apa yang paling jitu untuk mensukseskan bisnis mereka.

Memang ada banyak sekali jenis strategi bisnis, baik dalam kaitannya dengan customer engangement semacam customer service, maupun strategi pemasaran demi penjualan yang meningkat. Marketing mix ini sendiri tergolong ke dalam strategi pemasaran. Strategi bisnis satu ini menjadi penting untuk dilakukan Anda atau perusahaan Anda karena marketing mix ini sebenarnya merupakan suatu pokok pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan apakah akan membeli atau menyewa suatu produk maupun jasa yang Anda tawarkan.

Jika suatu perusahaan tidak peka soal apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumennya, maka dapat dipastikan bahwa perusahaan itu akan kehilangan banyak kesempatan dalam menjaring konsumen. Akibatnya, produk atau jasa mau sebagus atau seinovatif apapun akan menjadi sia-sia saat ditawarkan.

Itulah mengapa Anda wajib memiliki wawasan marketing seperti marketing mix yang sedang kami bahas. Marketing sendiri berarti proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia.

Marketing sangat memengaruhi keberhasilan atau kesuksesan dari suatu perusahaan, terutama untuk bisa bertahan di dalam persaingan yang ketat dengan para kompetitornya. Jadi, suatu strategi marketing dilakukan untuk membuat sebuah pemasaran yang berhasil membuat orang-orang menginginkan atau “merasa membutuhkan” produk maupun jasa yang telah Anda tawarkan.

Apabila strategi marketing yang dilaksanakan perusahaan tersebut mampu memasarkan produk dan jasanya dengan baik alias berhasil, hal ini akan berpengaruh terhadap keberlangsungan perusahaan itu sendiri. Dapat dikatakan bahwa marketing sebenarnya merupakan ujung tombak dari suatu perusahaan. Anda sendiri pasti mendengar atau melihat ada banyak perusahaan yang berlomba-lomba mencari kandidat pekerja yang terbaik untuk ditempatkan di departemen marketing mereka.

Teknik 4P – 7P Marketing Mix

Sekarang Anda akan memasuki pembahasan mengenai istilah 4P (Product, Price, Promotion dan Place). Apabila Anda telah mempelajari marketing mix sejak di bangku kuliah, atau mengetahui tentang marketing mix dari berbagai seminar marketing yang sudah Anda ikuti, maka dapat dipastikan Anda sudah sangat familiar dengan istilah 4P ini. Kami akan mencoba memaparkannya lagi untuk diingat-ingat kembali.

1. Product (Produk)
Produk disini bisa berupa apa saja (baik yang berwujud fisik semacam makanan dan buku maupun yang bersifat digital berupa aplikasi dan sebagainya). Produk ini juga termasuk bjasa maupun layanan yang dapat ditawarkan oleh perusahaan Anda. Intinya produk adalah segala bentuk penawaran yang Anda lakukan kepada klien atau customer Anda, yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan dari pelanggan itu sendiri.

Secara teori, produk merupakan segala bentuk yang ditawarkan ke pasar untuk digunakan atau dikonsumsi sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Keinginan pasar tersebut bisa berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi perusahaan Anda yang nantinya akan di jual oleh perusahaan Anda juga. Atau Produk bisa jadi berupa barang yang dibeli oleh perusahaan Anda untuk kemudian dijual kembali kepada konsumen atau customer Anda.

Produk atau jasa yang dihasilkan haruslah memiliki kualitas dan keunikan yang mampu meningkatkan daya saing produk atau jasa tersebut di pasaran.

2. Price (Harga)
Harga yang dimaksud adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh user atau klien Anda untuk mendapatkan produk yang Anda tawarkan. Dengan kata lain, seseorang akan membeli barang kita jika pengorbanan yang dikeluarkan (yaitu uang dan waktu) sesuai dengan manfaat yang ia ingin dapatkan dari produksi barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Anda tersebut. Jadi fokus Anda terkait poin ini adalah bagaimana caranya Anda dapat membuat pelanggan atau calon pembeli potensial Anda merasa pengeluarannya sesuai dengan apa yang dia dapat, atau dalam istilah bahasa Inggris yang biasa dipakai “worth it”.

Jika calon pembeli potensial Anda telah memiliki pemikiran bahwa ia merasa pengeluaran yang akan dikeluarkan tersebut sebanding dengan apa yang ia dapatkan, mereka akan segera datang ke toko Anda atau mengunjungi product page Anda di website (bagi Anda yang bergerak di bisnis e-commerce atau online shop). Mereka akan segera memesan produk atau jasa apapun yang Anda tawarkan pada mereka tersebut.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang bisa Anda coba jawab terlebih dahulu sebelum Anda mematok berapa harga dari produk dan jasa yang akan Anda tawarkan. Berikut adalah beberapa pertanyaan tersebut:

  • Berapa biaya produksi yang Anda harus tanggung untuk membuat produk atau melaksanakan layanan yang Anda tawarkan tersebut?
  • Kira-kira seberapa nilai dari produk Anda yang dihargai oleh customer Anda nantinya?
  • Apakah Anda berpikiran bahwa sedikit pengurangan harga jual Anda bisa meningkatkan jumlah keinginan pasar?
  • Apakah harga dari suatu produk Anda tersebut bisa tetap dalam jangkauan seperti pada kompetitor bisnis Anda? (Jangan sampai kompetitor Anda bisa menjual produk serupa dengan harga yang jauh berbeda yaitu jauh lebih murah dari Anda, produk atau layanan yang Anda tawarkan pastinya nanti tidak akan laku)

3. Saluran Distribusi (Place)
Saluran distribusi yang tepat juga menentukan berhasil tidaknya strategi marketing. Oleh karena itu, saluran distribusi menempati posisi yang krusial dalam marketing mix. Adapun definisi dari saluran distribusi ini sendiri adalah berbagai kegiatan atau upaya apapun yang dilakukan oleh perusahaan untuk membuat produk atau jasanya mudah diperoleh atau tersedia di tangan konsumen maupun pelanggannya.

Karena tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat, maka kemudahan akses maupun ketersediaan produk pada outlet yang tepat juga harus diperhatikan oleh setiap perusahaan.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang perlu Anda jawab terlebih dahulu sebelum Anda mengembangkan eksekusi distribusi Anda. Berikut adlaah pertanyaan-pertanyaan tersebut:

  • Di mana klien atau potential buyer Anda biasa mendapat atau mencari produk yang mereka inginkan? (Bagi e-commerce atau bisnis online, bisa jadi lebih spesifik pertanyaannya yaitu di social media mana target pasar Anda biasa mencari suatu ragam produk)
  • Bagaiman cara yang bisa Anda lakukan untuk mengakses berbagai saluran distribusi yang ada dan ingin Anda pakai?
  • Apa perbedaan atau keunggulan strategi saluran distribusi Anda bila dibandingkan dengan para kompetitor bisnis Anda?

4. Promotion (Promosi)
Promosi yang dimaksud adalah sebuah upaya persuasi (bujukan atau dorongan) untuk mengajak para konsumen maupun calon konsumen untuk membeli (atau menggunakan) produk maupun jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.

Ada beberapa elemen yang dapat perusahaan Anda optimalkan terkait promosi. Berikut adalah beberapa elemen tersebut:

  • Salesperson (Salesperson ini adalah orang-orang yang melakukan penawaran produk maupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Anda ke target pasar atau orang-orang)
  • Public Relation (Public Relation adalah orang-orang yang bertanggungjawab untuk menjaga nama baik perusahaan Anda, sekaligus menjalankan fungsi branding bagi perusahaan Anda sehingga brand Anda dikenal oleh banyak orang secara positif)
  • Periklanan (Periklanan maksudnya adalah segala macam promosi yang dipublikasikan melalui berbagai saluran media. Anda dapat menentukan saluran media apa yang tepat sesuai karakter produk dan kebutuhan pasar baik itu televisi, koran, radio atau baliho)

Lalu mengenai pola kebiasaan konsumen, pola konsumsi biasanya dipengaruhi oleh sisi rasional ataupun emosional dari mereka sebagai manusia. Emosional ini bisa berarti keterikatan akan suatu produk yaitu munculnya perasaan bangga dari sugesti atau pengaruh penilaian yang ada di lingkungan sekitarnya. Sedangkan sisi rasional dapat berupa segala pertimbangan terkait harga, akses atau juga kemudahan mendapatkan layanan atau produk yang Anda tawarkan bagi mereka.

Selanjutnya, Anda akan memasuki penjelasan lanjutan dari 4P yaitu 7P. Apa saja poin-poin yang termasuk dalam teknik lanjutannya? Simak lebih lanjut!

5. People (SDM)
Faktor sumber daya manusia sangat menentukan maju tidaknya sebuah perusahaan. Tak dapat kita pungkiri bahwa faktor ini berperan penting dalam membuat suatu kemajuan atau bahkan kemunduran dari suatu perusahaan. Inilah mengapa berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mencari kandidat pekerja terbaik, mereka bahkan rela membayar lebih untuk menyewa pihak pencari kerja independen yang sudah ahli dalam mencarikan kandidat pekerja bagi perusahaan.

Selain itu, persaingan yang semakin ketat juga menuntut tiap perusahaan memperlakukan para pegawai atau karyawannya sebagai asset perusahaan yang berharga. Kultur kerja yang menarik dan cenderung santai biasanya dijadikan nilai lebih yang dibanggakan oleh suatu perusahaan untuk membuat para pekerjanya loyal dan maksimal dalam bekerja.

Berikut adalah perlakuan yang diterapkan oleh perusahaan yang berkultur kerja baik. Anda mungkin juga ingin menerapkannya di perusahaan Anda agar pekerja Anda lebih loyal dan maksimal dalam bekerja bagi perusahaan:

  • Perusahaan menyediakan sarana dan pimpinan-pimpinan tim yang mampu meningkatkan atau mengembangkan kemampuan kerja karyawannya, tidak hanya memacu karyawan untuk memenuhi target
  • Perusahaan berlaku adil terhadap setiap karyawan tanpa kecuali
  • Perusahaan melakukan kewajibannya dan menghargai hak karyawannya
  • Perusahaan memberikan apresiasi bagi karyawan yang telah bekerja dengan baik

Hasil yang akan didapatkan oleh setiap perusahaan dengan menjadikan para karyawannya sebagai aset berharga adalah mendapatkan performa yang baik maupun loyalitas tanpa batas dari karyawannya. Hal ini yang akan menjadikan suatu perusahaan kokoh (kuat teamwork-nya) dan mendapatkan citra baik pula di masyarakat. Selain itu, kultur kerja yang baik juga dapat jadi daya tarik tersendiri bagi calon pekerja potensial lainnya.

6. Process (Proses)
Proses yang dimaksud adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang saling terkait yang kemudian bersama-sama mengubah masukan menjadi keluaran. Pada perusahaan produsen, pelaksanaan ini dapat dilaksanakan oleh manusia atau mesin dengan menggunakan berbagai sumber daya yang ada. Apa yang perlu diperhatikan dari proses adalah kesabaran, konsistensi, dan kontinuitas Anda dalam mengelola atau mengembangkan bisnis Anda. Selain itu, ada satu elemen penting dalam pengembangan bisnis Anda yang tak kalah penting, yaitu pembuatan SOP yang jelas bagi sistem kerja di perusahaan Anda dan Anda perlu mengkomunikasikannya dengan baik pada seluruh pegawai Anda agar mereka dapat melaksanakan seluruh SOP-nya dengan baik tanpa kendala.

7. Packaging (Kemasan)
Unsur berikutnya dalam marketing mix adalah packaging. Coba tinjau kembali secara kritis semua aspek visual dari perusahaan Anda. Ingat, orang membentuk kesan pertama mereka tentang Anda dalam 30 detik pertama melihat Anda atau dengan melihat beberapa elemen dari perusahaan Anda. Perbaikan kecil dalam kemasan atau tampilan eksternal dari produk maupun layanan Anda seringkali dapat menyebabkan reaksi yang sama sekali berbeda dari pelanggan Anda. Reaksi tersebut bisa jadi penentu.

Sehubungan dengan kemasan perusahaan Anda, produk atau layanan Anda, Anda harus memikirkan segala hal yang dilihat pelanggan sejak kontak pertama yang mungkin terjadi dengan perusahaan Anda hingga sepanjang jalan dan proses pembeliannya.

Kemasan mengacu pada cara produk atau layanan Anda muncul dari luar. Kemasan juga mengacu pada orang-orang di perusahaan Anda dan bagaimana mereka berpakaian dan berperilaku saat berinteraksi dengan pihak luar. Ini juga bisa mengacu pada kantor Anda, ruang tunggu Anda, brosur Anda, korespondensi Anda dan setiap elemen visual tentang perusahaan Anda. Semuanya penting. Semuanya bisa menentukan kesuksesan marketing Anda. Semuanya itu dapat memengaruhi tingkat kepercayaan pelanggan Anda kepada brand Anda.

sumber : https://www.dewaweb.com/blog/marketing-mix/

7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

November 29, 2020 admin
0

7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

Tulisan ini berasal dari pengalaman Dewa sendiri yang baru memulai usaha dan mengalami kegagalan bisnis milyaran rupiah. Pada saat itu beliau sangat frustasi sekali ketika hal itu terjadi dan muncullah nasihat bijak ini yang berharap tidak terjadi kepada pengusaha-pengusaha pemula diluar sana.

  1. Asal action

Kalau semisalkan teman-teman baru memulai usaha, jangan sampai karna ter-kompori oleh orang lain. Misalkan orang motivator bilang kalau jadi pengusaha itu enak, bisa pergi kemana aja, bisa punya banyak uang, bisa bebas waktu, dan hal-hal serupa.

Orang memang berkata jama’, aman banget, nyaman banget, dan enak banget, tapi sebagai seorang pengusaha kita tidak bisa action begitu saja. Tapi kita sebagai pengusaha pemula harus memiliki ilmu bagaimana kita memulai bisnis, menumbuhkan bisnis, dan meningkatkan penjualan serta hal-hal lainnya.

Intinya belajar dulu baru menghasilkan, jadi jangan asal action yang akan membuat kita nabrak kemana-mana yang akhirnya akan membuat bisnis malah bangkrut.

  1. Ikut-ikutan

Seperti halnya yang kita ketahui, saat ini bisnis banyak sekali yang ikut-ikutan trend. Ketika orang-orang jualan jilbab rame, yang lain berbondong-bondong juga buat jualan jilbab. Seharusnya kita jangan memulai bisnis dengan ikut-ikutan, melainkan harus punya passion sendiri, milikilah motivasi bagaimana membangun bisnis, mengembangkan bisnis, menjalankan bisnis dengan penuh gairah.

Jadi, kita harus memulai bisnis dengan penuh semangat dan dengan penuh harapan untuk bisnis yang akan kita bangun.

  1. Mudah Percaya

Percaya itu harus, karna itu pondasi dalam berbisnis. Tapi jangan sampai kita asal percaya dengan orang lain, karena bisnis tetaplah bisnis dan bisnis bukan berazaskan kepercayaan saja. Ketika terlalu percaya sama orang lain, terlalu berisiko ketika uang bisnis dibawa kabur dan yang rugi siapa?

Jadi, untuk urusan bisnis tetap bisnis dan harus ada kontrak yang jelas, serta profesional.

  1. Ingin cepat

Nah, ini mungkin sering kita alami dan terpikirkan ketika baru memulai sebuah bisnis harus langsung menghasilkan banyak. Seharusnya kita menikmati prosesnya, karena orang sukses suka proses dan akan ada waktunya dimana kita bisa membangun sebuah bisnis, mempunyai banyak karyawan sehingga bisa menikmati hasilnya kemudian.

  1. Banyak gaya

Ini menjadi penyakit sebagian orang, ketika baru mendapatkan omset 50jt – 100jt langsung beli mobil dan gaya hidup berubah drastis. Dalam berbisnis, hendaklah hidup secara sederhana saja. Ketika bisnis kita menghasilkan, tabunglah uangnya dan jadikan sebagai cadangan untuk bisnis kita kedepannya baik itu untuk mengembangkan bisnis yang sudah ada atau untuk urusan bisnis yang lainnya.

Jadi hidup sederhana, bukan berarti kita tidak punya uang.

  1. Mudah berhutang

Hutang bukan masalah nominal, tapi masalah mental. Uang 5 juta 10 juta, sampai 100 juta itu nominal yang sama-sama harus dibayar. Akan tetapi, bahayanya kalau kita sudah terbiasa meminjam uang yang akan membuat hidup kita menjadi gelisah, tidak bisa tidur, stress dan yang lainnya. Jadi, buat yang baru memulai bisnis hindarilah hutang dan kalau kita bisnisnya sudah tumbuh baru bisa berhutang, tapi dengan catatan berhutang dengan cara yang benar.

  1. Buta finansial

Ini adalah hal yang paling fatal bagi seorang pengusaha pemula. Mungkin ini adalah sumber dari segala sumber dari hal fatal lainnya. Ketika kita baru memulai bisnis dan merasa uang kita sudah banyak, langsung diambur-amburkan.

Bahasa buta finansial ini, kita tidak tahu bahasa finansial dari bisnis yang sudah dibangun. Makanya dari sekarang, pahami ilmu tentang finansial yang bukan hanya sekedar mengatur uang melainkan filosofi mengapa uang itu ada, bagaimana uang itu muncul dan bagaimana membelanjakannya, serta menginvestasikannya.

Jadi, dalam hal ini bukan hanya memisahkan uang pribadi dan uang bisnis. Ilmu finansial sangat penting bagi setiap pengusaha, untuk semua bisnis owner perlu melek finansial dan jangan sampai ingin untung tapi malah rugi.

Makanya penting sebelum membangun bisnis kita harus menggali ilmu tentang finansial agar semua tersistem.

Berikut adalah poin-poin hal fatal yang sering dilakukan oleh penguasa pemula. Harus diperhatikan setiap poinnya, semoga tidak terjadi kepada kita. Intinya, kita harus lebih menyiapkan diri untuk memulai bisnis.

sumber : https://woodcrafy.com/blogs/news/7-kesalahan-fatal-pengusaha-pemula-ala-dewa-eka-prayoga-founder-ceo-billionaire-coach

7 Tahapan Perkembangan Bisnis

November 12, 2020 admin
0

7 Tahap Perkembangan Bisnis, Anda di Tahap Mana? – Tahap dalam memulai bisnis adalah pengetahuan penting yang harus Anda ketahui. Sebab, Anda akan lebih mudah dalam memahami “medan perang” yang akan Anda masuki. Anggap saja ini adalah sebuah panduan yang bisa bantu Anda bernavigasi dalam dunia bisnis.

Memahami tahap-tahap dalam memulai bisnis juga bisa membantu Anda mengenali tantangan apa saja yang harus dihadapi. Namun jangan dulu menyerah, karena tantangan-tantangan dalam setiap tahap bisnis ini merupakan cara supaya Anda terus berkembang sebagai seorang pebisnis.

Oleh karena itu, untuk membantu Anda membuat persiapan yang dibutuhkan, berikut ini 7 tahap perkembangan bisnis yang perlu diketahui.

7 Tahap Perkembangan Bisnis, Anda di Tahap Mana?

1. Tahap terbentuknya ide bisnis

Terbentuknya ide bisnis adalah tahap pertama yang dijalani oleh semua pengusaha. Entah itu Jeff Bezos, Warren Buffett, hingga para penjual nasi bungkus di pasar tradisional. Umumnya, ide bisnis ini lahir karena kebutuhan atau peluang yang tiba-tiba tampak jelas di depan mata.

Adapun yang dimaksud dengan kebutuhan ini berasal dari kebutuhan pribadi. Baik itu untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun untuk menambah pemasukan. Tentunya ini kembali pada pribadi masing-masing. Namun, di ekonomi seperti ini, sudah sepantasnya setiap orang memiliki lebih dari satu sumber pendapatan.

Selain faktor kebutuhan, tak jarang pula pebisnis yang lahir karena mereka melihat peluang bisnis potensial yang belum tergarap sempurna. Baik itu lahir dari konsep yang benar-benar baru, ataupun konsep lama yang masih bisa dioptimalkan.


2. Pengembangan ide bisnis

Setelah Anda memiliki ide bisnis dalam benak Anda, langkah selanjutnya adalah dengan mengembangkannya. Dalam tahap ini sebaiknya Anda tetap menjaga pikiran tetap terbuka karena ide bisnis Anda akan benar-benar diuji untuk memastikan bahwa ide tersebut benar-benar feasible dan bisa dijalankan.

Dalam tahap perkembangan bisnis yang satu ini, review kembali apakah ide bisnis Anda sesuai dengan kebutuhan] pasar, kemampuan, pengalaman, dan passion Anda. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ide bisnis Anda memiliki tempat di pasar saat ini dan untuk mengetahui apakah Anda benar-benar mampu untuk mengeksekusi ide tersebut.

Selain itu, dalam tahap pengembangan ini disarankan Anda untuk meminta nasihat atau insights dari orang-orang yang Anda percaya. Baik itu teman, keluarga, mentor, atau konsultan profesional. Pada tahap ini seringkali idealisme seorang pebisnis terbentur dengan kondisi nyata di lapangan. Tentunya ini adalah tahap penting untuk menyempurnakan ide bisnis Anda.

Setelah ide bisnis Anda semakin solid, maka fokuskan perhatian Anda pada sumber pendanaan modal. Oleh karena itu, tuangkan ide bisnis Anda ke dalam sebuah business plan yang baik guna menarik minat para investor.


3. Tahap startup, langkah awal realisasi ide bisnis Anda

Jika Anda sudah mendapatkan sumber pendanaan modal, maka ini saatnya untuk merealisasikan bisnis Anda dengan mendirikan sebuah startup. Mendirikan startup sangatlah krusial dalam tahap memulai sebuah bisnis karena di sinilah titik make or break sebuah bisnis.

Anda akan benar-benar mengetahui apakah ide dan model bisnis yang Anda miliki mampu mendatangkan pemasukan. Jika ternyata tidak, maka langkah apa saja yang harus Anda ambil untuk membalikkan keadaan.

Tak jarang pebisnis melakukan pivot dengan merombak ulang model bisnisnya dalam tahap ini. Meski terkadang banyak yang menganggap pivot adalah awal kegagalan, namun kenyataannya tidaklah demikian. Banyak perusahaan besar yang melakukan pivot dan meraih kesuksesan besar. Contohnya seperti Twitter, PayPal, Slack, YouTube, hingga Instagram.

Dari kesuksesan perusahaan-perusahaan tersebut, bisa dilihat bahwa kunci dalam menjalankan sebuah startup adalah fleksibilitas dan adaptabilitas. Pada tahap perkembangan bisnis ini, perubahan cepat akan sering terjadi demi mengejar kesempurnaan produk, sehingga jika Anda tidak mampu untuk tetap cekatan dalam meresponnya maka startup Anda akan sulit untuk bertahan.

Selain itu, dalam tahap startup ini Anda sebaiknya fokus untuk menetapkan basis pelanggan, menciptakan market presence yang kuat, serta memastikan arus kas perusahaan berjalan sehat.


4. Tahap pertumbuhan bisnis seiring meningkatnya revenue

Bisnis dapat diibaratkan sebagai anak yang harus dibina dan dirawat agar bisa tumbuh dan berkembang. Seiring waktu, Anda mulai bisa memetakan pasar, memiliki basis pelanggan yang kuat, dan tahu keunggulan apa saja yang dimiliki sehingga pendapatan perusahaan akan semakin meningkat.

Seiring bertumbuhnya bisnis maka kompleksitasnya akan semakin meningkat. Tantangannya adalah konsisten menjaga kepuasan pelanggan tetap, mengelola pendapatan perusahaan dengan baik, memastikan perusahaan berjalan dengan efektif dan efisien, serta menghadapi kompetitor yang mulai bermunculan.

Oleh karena itu, pada tahap perkembangan bisnis ini biasanya perusahaan akan mulai mempekerjakan karyawan baru, baik untuk untuk menangani operasional yang semakin kompleks maupun untuk menghasilkan ide-ide baru untuk memenangkan kompetisi. Dengan begitu, tak heran jika biasanya para pendiri startup seringkali mewawancarai langsung kandidat-kandidat baru.


5. Tahap mapan, saat bisnis berjalan stabil

Ini dia tahap perkembangan bisnis selanjutnya. Setelah berjalan selama beberapa tahun, maka relasi dengan konsumen semakin kuat, tim manajemen perusahaan semakin solid, dan pendapatan sudah stabil. Pada tahap ini, bisnis Anda sudah bisa dikatakan mapan. Hati-hati banyak pebisnis yang terlena ketika sudah memasuki tahap ini karena tantangan yang dihadapi relatif mudah ditaklukkan.

Ingat, menjaga kesuksesan lebih sulit daripada meraihnya. Setiap hari ada saja bisnis baru yang lahir dan inovasi baru yang tercipta. Dinamika ini bisa melahirkan kompetitor-kompetitor baru yang lebih haus untuk merebut pasar. Tak jarang para kompetitor ini menawarkan produk dengan harga yang lebih murah untuk menarik minat konsumen Anda. Kalau itu terjadi, lalu apa yang harus Anda lakukan?

Hal pertama yang harus Anda ingat adalah tak semua konsumen Anda menitikberatkan harga. Kini konsumen semakin cerdas, sehingga mereka lebih mengutamakan value ketimbang harga.

Jika Anda lebih mampu menjual dan mengkomunikasikan value produk Anda, konsisten memberikan pelayanan yang prima, serta memberikan penawaran-penawaran spesial bagi loyal customer, maka Anda tak perlu memusingkan harga kompetitor yang lebih murah.


6. Pengembangan bisnis dengan melakukan ekspansi

Salah satu quote Steve Jobs yang paling terkenal adalah “stay hungry, stay foolish”Quote ini bisa dimaknai jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah berhenti untuk mengejar sesuatu. Jika Anda sudah mendapatkan “sesuatu” tersebut, maka jangan berpuas diri. Tentukanlah target Anda selanjutnya. Mindset inilah yang mendorong setiap pengusaha untuk melakukan ekspansi.

Setelah tahap startup, ekspansi adalah momen paling berisiko dalam siklus kehidupan sebuah perusahaan. Namun, tahap ini sama krusialnya karena bisa membantu bisnis Anda meraup pangsa pasar yang lebih besar dan menciptakan arus pendapatan baru.

Dalam melakukan ekspansi usaha, Anda memiliki dua pilihan. Mengembangkan apa yang sudah ada, atau memulai sesuatu yang baru. Masing-masing memiliki kelebihan dan risikonya sendiri sehingga Anda perlu benar-benar mengetahui kesiapan bisnis Anda.

Adapun pilihan ekspansi yang lebih aman adalah dengan mengembangkan apa yang sudah ada. Sebab, Anda kini memiliki cukup pengalaman, kemampuan, dan pengetahuan untuk itu. Mungkin Anda bisa fokus untuk mengembangkan produk baru untuk menyasar pasar dan target konsumen yang baru.

Dalam melakukan ekspansi usaha, Anda bisa menggandeng partner baru atau mengamankan sumber pendanaan baru. Hal ini sering dilakukan oleh para startup yang ingin melakukan ekspansi. Dengan demikian, tak heran banyak startup Indonesia yang meraih pendanaan hingga miliaran dolar AS.


7. Tahap exit, jika menjadi pilihan Anda

Tahap exit adalah tahap perkembangan bisnis terakhir bagi Anda yang menghendakinya. Seluruh kerja keras salam bertahun-tahun dalam mendirikan dan menjalankan usaha bisa Anda petik dengan dua cara. Pertama, dengan melakukan exit atau menjual usaha Anda kepada siapa pun yang Anda inginkan.

Menjual perusahaan yang sudah matang bukanlah praktik yang salah. Justru, banyak pendiri startup dan joint ventures yang menjadikan exit sebagai tujuan akhir dari kerja keras mereka, mengingat mereka mendapatkan keuntungan melimpah dari equity yang dimiliki.

Jika Anda ingin mengambil langkah exit, maka menentukan exit price perusahaan bisa menjadi fokus utama Anda selagi mempersiapkan instrumen transisi perusahaan ke pembeli.

Penentuan exit price ini sedikit banyak dipengaruhi oleh apa motivasi calon pembeli yang tertarik dengan bisnis Anda. Cari tahu bagaimana perusahaan Anda dapat membantu perusahaan pembeli berkembang begitu akuisisi atau merger selesai.

Jika sang pembeli bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari akuisisi atau merger ini, maka tak ada salahnya Anda menetapkan exit price yang cukup tinggi selama proses negosiasi.

Di sisi lain, Anda pun bisa memilih opsi selain exit, yakni terus mengembangkan perusahaan Anda ke taraf yang lebih tinggi. Jika Anda memilih opsi ini, maka siklus kehidupan bisnis Anda akan kembali ke tahap ekspansi.

Namun, sebelum memutuskan untuk mengambil pilihan ini, ketahui betul apakah perusahaan Anda mampu memiliki pertumbuhan yang berkelanjutan atau tidak. Sebab, jika terlalu mementingkan ego tanpa adanya kalkulasi strategis, perusahaan justru bisa gulung tikar dan seluruh kerja keras Anda selama ini akan jadi sia-sia.

Anda bisa belajar dari kisah Yahoo! yang menjadi raja internet pada dua dekade lalu, namun kini sudah mulai dilupakan oleh masyarakat dunia.

Itu dia 7 tahap perkembangan bisnis yang perlu Anda ketahui. Jadi, saat ini Anda sedang berada di tahap yang mana?

sumber : https://blog.mokapos.com/tahap-perkembangan-bisnis

Bisnis Online yang Akan Menjadi Tren di 2020

October 28, 2020 admin
0

Bisnis Online yang Akan Menjadi Tren di 2020, Kenali Sebelum Memulainya

Bisnis online memang menjadi fenomena belakangan ini. Semakin hari semakin menjamur dan berkembang.

Setiap tahun memang ada saja yang menjadi sebuah tren dalam bisnis online. Yang awalnya dianggap hal biasa, menjadi tren dan menghasilkan pundi-pundi uang. Jika dulu, awal adanya tren bisnis online banyak sekali pelaku bisnis yang lebih membidik pasar luar negeri karena dianggap lebih menjanjikan.

Namun, ternyata dari tahun ke tahun, Indonesia sendiri juga memiliki pertumbuhan yang juga tak kalah pesat dari pasar luar negeri. Oleh karena itulah, saat ini banyak pelaku bisnis yang memilih untuk mengembangkan pasar lokal karena tak kalah menguntungkan dari pasar luar negeri.

Apa yang akan menjadi tren bisnis di 2020 mulai diperbincangkan. Banyak sekali hal-hal menarik yang dirasa akan menjadi sebuah tren di 2020 mendatang.

Berikut adalah beberapa bisnis online yang dapat menjadi sebuah tren di tahun 2020:

1. Jasa Desain Grafis

desain grafis

Desain grafis adalah salah satu bisnis yang menjanjikan. Dari tahun ke tahun, jasa desain grafis semakin dibutuhkan. Khususnya untuk sesama pelaku bisnis online ataupun bisnis kreatif lainnya, penyedia desain grafis memang memiliki peran yang krusial.

Dengan adanya jasa desain grafis, konten visual yang diunggah di laman internet akan semakin berkualitas, baik itu gambar maupun video.

Oleh karena itu, memiliki skill dalam desain grafis akan menguntungkan di tahun-tahun ke depannya. Demikian pula di tahun 2020, jasa desain grafis akan semakin dibutuhkan mengingat semakin menjamurnya industri kreatif saat ini.

2. Jasa Content Writer

content dan copy writer

Kebutuhan jasa penulisan artikel (content writer) tiap tahun memang semakin besar dari tahun ke tahun. Jika beberapa tahun lalu, mungkin content writer tidak begitu memiliki peran yang menonjol karena seluruh berita dan informasi masih diakses melalui media cetak dan televisi.

Lain halnya saat ini, banyaknya portal berita di internet menyebabkan kebutuhan content writer semakin meningkat dengan pesat. Banyak website atau blog yang membutuhkan content writer untuk menghasilkan tulisan yang layak posting agar website tetap eksis.

3. Youtuber

youtuber

Di era teknologi yang semakin pesat dan canggih ini, bukan hal aneh menjadi seorang Youtuber. Bahkan saat ini, Youtuber dianggap sebagai salah satu profesi. Menjadi Youtuber juga tidak mengharuskan adanya persyaratan khusus seperti profesi lainnya. Siapapun bisa menjadi Youtuber.

Menjadi seorang Youtuber hanya memerlukan kepercayaan diri yang dominan serta piranti yang mendukung untuk keperluan rekaman. Saat ini, menjadi Youtuber bukan rahasia jika memiliki penghasilan yang tak sedikit, bahkan dapat melebihi karyawan kompani. Dengan mendaftarkan kanal Youtube di program Ads. 

Kontennya pun sangat beragam. Dari yang bersifat serius, pendidikan, tutorial, komedi, hingga yang musik. Seperti kanal Ponny Makeup yang memilih untuk fokus dalam dunia beauty. Atau PewDiePie yang memilih dunia gaming sebagai fokus konten videonya.

Demikian pula di tahun 2020, Youtuber akan semakin menjamur. Dan siapapun bisa menjadi Youtuber.

4. Online Shop

online shop

Tak perlu menunggu 2020 untuk melihat perkembangan online shop. Saat inipun, online shop telah menjamur baik di Indonesia maupun di negara-negara lain.

Di Indonesia sendiri, menjamurnya online shop telah terjadi beberapa tahun ini. Baik yang melalui website mandiri ataupun dengan cara bergabung di marketplace.

Semakin hari, internet juga semakin canggih, demikian pula dengan pelaku online shop yang semakin bertambah. Namun, tak perlu khawatir. Karena inilah diperlukan jiwa kreatif agar online shop tetap eksis dalam keadaan apapun.

5. Les dan Kursus Online

les online

Jika dulu, les akan dilakukan dengan cara bertatap muka antara tutor dan murid. Namun seiring perkembangan jaman, hal tersebut mulai tergeser dengan adanya les online. Saat ini, banyak sekali program les online, yaitu antara tutor dan murid tak perlu bertatap muka secara langsung.

Menggunakan aplikasi ponsel sebagai media belajar. Murid hanya perlu menyimak penjelasan tutor yang disertai dengan animasi-animasi menarik.

Sama seperti les online, saat ini juga marak sekali adanya kursus online. Bidang yang ditawarkan juga sangat beragam, mulai dari kursus editing video, fotografi, dan lain sebagainya. Menariknya, dengan mengikuti kursus online biasanya juga tetap diadakan evaluasi guna mengetahui perkembangan dari kemampuan sebelumnya.

sumber : https://www.cermati.com/artikel/bisnis-online-yang-akan-menjadi-tren-di-2020-kenali-sebelum-memulainya