7 Dampak Positif Perkembangan Teknologi

January 25, 2021 admin
0

7 Dampak Positif Perkembangan Teknologi Bagi Bisnis

Perkembangan teknologi telah merevolusi cara perusahaan menjalankan bisnis. Perusahaan kecil sekalipun dapat menyesuaikan diri untuk menyamakan kedudukan dengan perusahaan yang lebih besar. Bisnis kecil beradaptasi menggunakan berbagai teknologi dalam berbagai aspek mulai dari mesin canggih, Software HRD, hingga database untuk mengembangkan keunggulan kompetitif di pasar ekonomi. Pemilik perusahaan harus mempertimbangkan penerapan teknologi dalam proses perencanaan mereka untuk integrasi yang efisien dan untuk memberikan ruang bagi ekspansi di masa depan.

Dampak Perkembangan Teknologi dalam Perusahaan

Tidak dapat disangkal bahwa kita hidup di era teknologi. Tidak peduli apa industri atau aspek kehidupan yang kita lihat saat ini, teknologi mempengaruhinya dalam beberapa cara atau lainnya. Itu mengubah cara banyak orang dalam memandang dan melakukan bisnis. Apa sebenarnya dampak teknologi perkantoran pada sebuah bisnis?

Dampak terhadap Biaya Operasi
Perkembangan teknologi dapat menekan biaya operasi. Software HRD dari LinovHR dapat digunakan untuk mengotomatiskan penggajian, pencatatan kehadiran, penilaian kinerja dan lain-lain.  Teknologi tersebut memungkinkan kantor pusat dan HRD untuk melihat data secara real time. Misalnya, HRD menggunakan  Software HRD untuk memproses penggajian secara otomatis. Jadi, biaya yang dikeluarkan untuk membeli peralatan dan perlengkapan dapat ditekan.

Mengamankan Informasi Sensitif
Teknologi dapat digunakan untuk menciptakan lingkungan yang aman dalam menjaga informasi sensitif, terutama informasi internal mengenai karyawan. Contohnya adalah dengan menggunakan modul Personnel Administration dari Software HRD LinovHR untuk mengelola informasi dan data karyawan.  Dengan begitu data dan informasi dapat dikelola secara aman dan rahasia.

Proses Komunikasi yang Lebih Baik
Teknologi bisnis membantu bisnis kecil meningkatkan proses komunikasi mereka. Email, SMS, situs web, dan aplikasi, misalnya, memfasilitasi komunikasi yang lebih baik dengan konsumen. Komunikasi yang lebih baik dalam perusahaan sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan pasar. Perusahaan juga dapat menerima lebih banyak feedback dari konsumen melalui metode komunikasi elektronik. Teknologi juga meningkatkan komunikasi antar kantor. Misalnya, perangkat lunak intranet sosial memberi karyawan portal terpusat untuk mengakses dan memperbarui dokumen dan menyampaikan data yang relevan ke departemen lain secara instan.

Produktivitas Karyawan Meningkat
Penggunaan software atau perangkat lunak bisnis biasanya memungkinkan karyawan memproses lebih banyak informasi daripada metode manual. Bahkan teknologi bisnis yang mendasar dapat berdampak besar pada kinerja karyawan. Misalnya, dengan menempatkan informasi penilaian kinerja karyawan dalam Software HRD dari LinovHR, manajer dapat dengan mudah membuat tujuan terukur bagi karyawan mereka untuk mencapai dan mempertahankan tujuan perusahaan. Dengan begitu kinerja karyawan dapat lebih produktif.

Mengurangi Human Error
Kesalahan dalam operasional atau human error dapat merugikan reputasi bisnis. Untungnya, perkembangan teknologi dapat mengurangi human error dengan optimal karena adanya otomatisasi yang mengurangi intervensi dari manusia. Misalnya, adanya sensor untuk mendeteksi kualitas produk yang tersemat dalam mesin produksi dapat mengurangi produk yang tidak lolos quality control. Contoh lainnya adalah proses pencairan reimburse, HRD dapat sesegera mungkin melakukan approval dan pencairan dana reimburse berdasarkan pengajuan atau request karyawan dengan akurat dan cepat.

Memperluas Pasar
Teknologi memungkinkan usaha kecil untuk mencapai segmentasi pasar baru. Daripada hanya menjual barang atau jasa konsumen di pasar lokal, perusahaan berkembang  dapat menjangkau pasar  internasional berkat batuan teknologi. Situs web ritel adalah cara paling umum bagi bisnis kecil untuk menjual produk di beberapa pasar ekonomi yang berbeda. Selain itu, periklanan atau advertising bermain besar dalam hal meningkatkan awareness konsumen yang lebih luas.

Integrasi
Perkembangan teknologi perusahaan memungkinkan manajer untuk mengintegrasikan tiap fungsi divisi. Transisi menuju teknologi dapat membantu perusahaan menurunkan biaya dan fokus pada penyelesaian fungsi bisnis yang paling mereka lakukan. Dengan begitu, tiap divisi akan saling terhubung untuk bersama-sama menjalin kinerja yang selaras dan harmonis.

sumber : https://www.linovhr.com/dampak-positif-perkembangan-teknologi/

5 Manfaat Teknologi Untuk Bisnis

January 1, 2021 admin
0

5 Manfaat Teknologi Bagi Perkembangan Bisnis dan UMKM

adanya perkembangan digital dan teknologi internet membuka peluang lebar bagi banyak bisnis dan pelaku UMKM. Dengan teknologi, kita tidak hanya bisa bersosialisasi tetapi juga bisa menjalankan bisnis dengan lebih mudah. Baik itu dari segi manajemen, produksi, hingga jasa ekspedisi, tersedia berbagai platform yang dapat membantu bisnismu berjalan dengan lebih lancar. Berikut 5 manfaat teknologi bagi perkembangan bisnis dan UMKM:

Memudahkanmu untuk Memasarkan Bisnis
Sebelum berkembangnya teknologi internet, memasarkan bisnis membutuhkan biaya dan tenaga yang lebih banyak seperti membagikan brosur atau beriklan di radio atau televisi. Namun sekarang, ada begitu banyak platform online yang bisa kamu manfaatkan untuk memasarkan bisnis mulai dari iklan online, website, media sosial, dan banyak lagi.

Tak hanya itu, sekarang ini juga muncul berbagai platform yang dapat membantumu memasarkan bisnis dengan lebih tepat. Misalnya, sekarang ini sudah ada tools yang dapat mengukur efektivitas strategi pemasaran yang dijalankan atau membantumu menghasilkan desain yang lebih menarik. Dengan memanfaatkan tools dan platform yang ada, kamu bisa menjangkau lebih banyak konsumen potensial dengan lebih cepat dan tepat.

Menghemat Waktu dan Biaya
Apabila dulu segalanya harus dilakukan secara offline yang mungkin berarti kamu harus bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya, dengan adanya teknologi internet kamu bisa melakukan berbagai hal tanpa perlu berpindah tempat. Mulai dari melakukan pemesanan, mendelegasikan tugas dan berkomunikasi dengan tim, memesan stok, menghubungi klien, dan banyak lagi, semuanya bisa kamu lakukan melalui perangkat seluler.

Selain menghemat waktu, adanya teknologi juga membantumu menghemat biaya. Dengan fleksibilitas dan kepraktisan yang ditawarkan platform online, kamu bisa menyesuaikan berbagai keperluan bisnismu dengan lebih efisien baik dari segi biaya maupun waktu.

Meningkatkan Produktivitas
Bisnis kecil dan UMKM untuk bisa bersaing dengan bisnis-bisnis lainnya yang bahkan lebih besar dengan menjadi lebih gesit dan merespons perubahan dengan lebih cepat. Sekarang ini, teknologi dapat mengurangi terjadinya error atau kesalahan sepele melalui proses otomasi.

Dengan adanya berbagai software yang dapat membantu hal-hal yang bersifat administratif, kamu bisa lebih fokus untuk mengembangkan strategi bisnis dan timmu pun bisa fokus mengerjakan hal-hal yang esensial.  Dengan demikian, produktivitas tim bisa lebih meningkat.

Pengelolaan Tim yang Lebih Mudah
Selain dari segi produktivitas, komunikasi internal juga penting untuk menjaga kelangsungan bisnis. Dengan teknologi, komunikasi antar tim yang bisa lebih dipermudah, misalnya melalui aplikasi chat seperti Whatsapp atau platform manajemen task seperti Trello. Alhasil, miskomunikasi bisa lebih terhindarkan dan kamu pun lebih mudah untuk memantau perkembangan dan kemajuan masing-masing tim.

Meningkatkan Pelayanan
Walaupun teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan manusia, teknologi dapat membantumu meningkatkan pelanggan. Dengan adanya berbagai platform online, kamu bisa melacak transaksi, order, dan bukti pembayaran dengan lebih cepat dan mudah. Selain itu, komunikasi dengan konsumen juga semakin dimudahkan dengan adanya berbagai platform dan fitur yang tersedia seperti DM dan kolom komentar Instagram, email, live chat, dan sebagainya.

sumber : https://www.lalamove.com/id/blog/manfaat-teknologi-bagi-perkembangan-bisnis

Metode SMART pada Bisnis

December 26, 2020 admin
0

Kenali metode SMART untuk bantu tetapkan target

Apa itu metode SMART?

metode smart - EKRUT

Metode SMART adalah metode yang digunakan sebagai panduan untuk menetapkan tujuan, target atau sasaran.  Kata SMART pada metode SMART ini adalah akronim dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Timely.  

Dengan kata lain cara kerja metode SMART adalah menggabungkan semua kriteria ini untuk membantu memfokuskan upaya kamu dalam meningkatkan peluang untuk mencapai tujuan atau tersebut.

Istilah metode SMART goals sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Direktur Perencanaan di perusahaan Washington Power Water bernama George T Doran pada tahun 1981 dalam makalah berjudul “There is a S.M.A.R.T Way to Write Management’s Goals and Objective“.

Saat itu Doran melihat bahwa perusahaan kerap kesulitan menetapkan tujuan yang tepat sehingga berdampak pada kinerja bisnis. Ia pun menyarankan pentingnya menetapkan SMART goals agar berhasil mengelola tenaga kerja.

Metode ini kemudian telah diimplementasikan oleh banyak organisasi hingga pelatih dan mentor di seluruh dunia karena terbukti efektif.

Tahapan dan cara menggunakan metode SMART

metode smart - EKRUT

Seperti dijelaskan di atas, metode SMART goals terdiri dari lima akronim yang merupakan tahapan untuk membantu kamu untuk fokus dan membuka peluang mencapai target. Kelima tahapan dalam metode SMART adalah:

1. Specific (Spesifik)
Untuk memperlebar peluang tercapainya tujuan atau target, buatlah tujuan yang spesifik dan jelas. Dengan begitu kamu bisa lebih fokus dan merasa termotivasi untuk mencapainya.

Rancang tujuan secara jelas dengan mempertimbangkan unsur 5 W, misalnya:

  • What: Apa yang ingin kamu capai?
  • Why: Kenapa tujuan itu penting untuk kamu capai?
  • Who: Siapa saja yang akan terlibat dalam mencapai tujuan ini?
  • Where: Di mana tempat kamu mencapainya?
  • When: Kapan kamu ingin tujuan itu tercapai

2. Measurable (Terukur)
Milikilah tujuan yang terukur di mana kamu dapat memantau dan melajak setiap kemajuan yang ada. Dengan melakukan hal ini kamu dapat tetap fokus dalam memenuhi setiap tenggat waktu dan lebih antusias ketika semakin dekat dengan tujuan yang ingin kamu capai.

Untuk menentukan tujuan yang terukur tanyakanlah pada diri kamu sendiri tentang bagaimana kamu tahu target telah tercapai, dan apa indikator yang bisa menunjukan perkembangan kamu dalam mencapai tujuan.

3. Achievable (Dapat dicapai)
Meskipun kamu bisa memasang target yang tinggi, tapi ingatlah bahwa untuk dapat mencapainya tujuan kamu harus tetap realistis.

Tujuan atau target yang realistis adalah ketika kamu tahu bagaimana cara tujuan atau target tersebut dapat diwujudkan dengan kemampuan, sumber daya dan peluang yang kamu miliki.

Itu sebabnya saat menentukan tujuan atau target, tanyakan pada dirimu bagaimana cara kamu mencapai tujuan dan seberapa realistis tujuan itu bisa dicapai dengan kondisi kamu saat ini.

4. Relevant (Relevan)
Pastikan bahwa tujuan yang ingin kamu capai adalah penting dan selaras dengan tujuan lain yang relevan seperti dengan nilai diri dan rencana jangka panjangmu. Dengan begitu kamu bisa tetap memegang kendali atas itu semua.

Untuk memastikan goal atau tujuan yang kamu ingin capai relevan, lihatlah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Apakah tujuan tersebut bermanfaat?
  • Apakah ini adalah waktu yang tepat?
  • Apakah goal itu sesuai dengan kebutuhan yang lain?
  • Apakah ini sesuai dengan keadaan lingkungan saat ini?

5. Time-bound / Timely (Tepat waktu)
Agar fokus untuk mencapai goal kamu perlu menentukan tanggal yang menjadi target atau tenggat waktu.

Jika tidak dibatasi waktu, tidak akan ada rasa urgensi dan motivasi untuk mencapai tujuan. Karena itu tentukan kapan kamu ingin tujuan itu bisa tercapai.

sumber : https://www.ekrut.com/media/metode-smart

Marketing Mix

December 4, 2020 admin
0

Pembahasan Lengkap Marketing Mix

Definisi Marketing Mix
Menurut Kotler dan Amstrong, Marketing Mix adalah sekumpulan variabel – variabel marketing, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar target penjualan yang diinginkan.

Jadi, dari pendapat Kotler dan Amstrong dapat kita simpulkan bahwa marketing mix merupakan strategi pemasaran yang dilaksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang dilakukan secara bersamaan. Strategi tersebut digunakan dengan menerapkan elemen strategi yang ada dalam marketing mix itu sendiri.

Manfaat Marketing Mix
Strategi ini dapat menjadi kesatuan yang luar biasa bermanfaat bagi bisnis Anda apabila Anda dapat menjalankan keseluruhan teknik marketing mix tanpa terkecuali dan juga memiliki tingkat kontinuitas pelaksanaannya yang bagus. Kontinuitas tersebut berarti keseluruhan strategi yang terdapat di dalam marketing mix ini terus-menerus Anda terapkan, evaluasi hasilnya, perbaiki lagi ke depannya apabila ada kekurangan yang terdapat di penerapan sebelumnya, terus-menerus ditingkatkan hingga mencapai target pemasaran seperti yang Anda inginkan.

Perusahaan apapun, baik perusahaan yang beroperasi di skala besar maupun perusahaan yang beroperasi di skala kecil pasti memiliki target sama yaitu keuntungan bisnis. Hal yang sama juga berlaku dari segi jenis produksi, baik perusahaan yang menyewakan jasa maupun perusahaan yang menjual produk.  Tetapi memang tak hanya berorientasi pada penghasilan keuntungan yang didapat, tentunya perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atau pelanggannya. Hingga kini, hampir semua jenis perusahaan berlomba-lomba memberikan user experience yang memuaskan customer/ klien mereka. Mereka kerap melakukan pengembangan produk dan layanan lewat inovasi-inovasi yang didasarkan pada kebutuhan user. Selain itu, mereka terus mencari-cari strategi bisnis apa yang paling jitu untuk mensukseskan bisnis mereka.

Memang ada banyak sekali jenis strategi bisnis, baik dalam kaitannya dengan customer engangement semacam customer service, maupun strategi pemasaran demi penjualan yang meningkat. Marketing mix ini sendiri tergolong ke dalam strategi pemasaran. Strategi bisnis satu ini menjadi penting untuk dilakukan Anda atau perusahaan Anda karena marketing mix ini sebenarnya merupakan suatu pokok pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan apakah akan membeli atau menyewa suatu produk maupun jasa yang Anda tawarkan.

Jika suatu perusahaan tidak peka soal apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumennya, maka dapat dipastikan bahwa perusahaan itu akan kehilangan banyak kesempatan dalam menjaring konsumen. Akibatnya, produk atau jasa mau sebagus atau seinovatif apapun akan menjadi sia-sia saat ditawarkan.

Itulah mengapa Anda wajib memiliki wawasan marketing seperti marketing mix yang sedang kami bahas. Marketing sendiri berarti proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia.

Marketing sangat memengaruhi keberhasilan atau kesuksesan dari suatu perusahaan, terutama untuk bisa bertahan di dalam persaingan yang ketat dengan para kompetitornya. Jadi, suatu strategi marketing dilakukan untuk membuat sebuah pemasaran yang berhasil membuat orang-orang menginginkan atau “merasa membutuhkan” produk maupun jasa yang telah Anda tawarkan.

Apabila strategi marketing yang dilaksanakan perusahaan tersebut mampu memasarkan produk dan jasanya dengan baik alias berhasil, hal ini akan berpengaruh terhadap keberlangsungan perusahaan itu sendiri. Dapat dikatakan bahwa marketing sebenarnya merupakan ujung tombak dari suatu perusahaan. Anda sendiri pasti mendengar atau melihat ada banyak perusahaan yang berlomba-lomba mencari kandidat pekerja yang terbaik untuk ditempatkan di departemen marketing mereka.

Teknik 4P – 7P Marketing Mix

Sekarang Anda akan memasuki pembahasan mengenai istilah 4P (Product, Price, Promotion dan Place). Apabila Anda telah mempelajari marketing mix sejak di bangku kuliah, atau mengetahui tentang marketing mix dari berbagai seminar marketing yang sudah Anda ikuti, maka dapat dipastikan Anda sudah sangat familiar dengan istilah 4P ini. Kami akan mencoba memaparkannya lagi untuk diingat-ingat kembali.

1. Product (Produk)
Produk disini bisa berupa apa saja (baik yang berwujud fisik semacam makanan dan buku maupun yang bersifat digital berupa aplikasi dan sebagainya). Produk ini juga termasuk bjasa maupun layanan yang dapat ditawarkan oleh perusahaan Anda. Intinya produk adalah segala bentuk penawaran yang Anda lakukan kepada klien atau customer Anda, yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan dari pelanggan itu sendiri.

Secara teori, produk merupakan segala bentuk yang ditawarkan ke pasar untuk digunakan atau dikonsumsi sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Keinginan pasar tersebut bisa berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi perusahaan Anda yang nantinya akan di jual oleh perusahaan Anda juga. Atau Produk bisa jadi berupa barang yang dibeli oleh perusahaan Anda untuk kemudian dijual kembali kepada konsumen atau customer Anda.

Produk atau jasa yang dihasilkan haruslah memiliki kualitas dan keunikan yang mampu meningkatkan daya saing produk atau jasa tersebut di pasaran.

2. Price (Harga)
Harga yang dimaksud adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh user atau klien Anda untuk mendapatkan produk yang Anda tawarkan. Dengan kata lain, seseorang akan membeli barang kita jika pengorbanan yang dikeluarkan (yaitu uang dan waktu) sesuai dengan manfaat yang ia ingin dapatkan dari produksi barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Anda tersebut. Jadi fokus Anda terkait poin ini adalah bagaimana caranya Anda dapat membuat pelanggan atau calon pembeli potensial Anda merasa pengeluarannya sesuai dengan apa yang dia dapat, atau dalam istilah bahasa Inggris yang biasa dipakai “worth it”.

Jika calon pembeli potensial Anda telah memiliki pemikiran bahwa ia merasa pengeluaran yang akan dikeluarkan tersebut sebanding dengan apa yang ia dapatkan, mereka akan segera datang ke toko Anda atau mengunjungi product page Anda di website (bagi Anda yang bergerak di bisnis e-commerce atau online shop). Mereka akan segera memesan produk atau jasa apapun yang Anda tawarkan pada mereka tersebut.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang bisa Anda coba jawab terlebih dahulu sebelum Anda mematok berapa harga dari produk dan jasa yang akan Anda tawarkan. Berikut adalah beberapa pertanyaan tersebut:

  • Berapa biaya produksi yang Anda harus tanggung untuk membuat produk atau melaksanakan layanan yang Anda tawarkan tersebut?
  • Kira-kira seberapa nilai dari produk Anda yang dihargai oleh customer Anda nantinya?
  • Apakah Anda berpikiran bahwa sedikit pengurangan harga jual Anda bisa meningkatkan jumlah keinginan pasar?
  • Apakah harga dari suatu produk Anda tersebut bisa tetap dalam jangkauan seperti pada kompetitor bisnis Anda? (Jangan sampai kompetitor Anda bisa menjual produk serupa dengan harga yang jauh berbeda yaitu jauh lebih murah dari Anda, produk atau layanan yang Anda tawarkan pastinya nanti tidak akan laku)

3. Saluran Distribusi (Place)
Saluran distribusi yang tepat juga menentukan berhasil tidaknya strategi marketing. Oleh karena itu, saluran distribusi menempati posisi yang krusial dalam marketing mix. Adapun definisi dari saluran distribusi ini sendiri adalah berbagai kegiatan atau upaya apapun yang dilakukan oleh perusahaan untuk membuat produk atau jasanya mudah diperoleh atau tersedia di tangan konsumen maupun pelanggannya.

Karena tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat, maka kemudahan akses maupun ketersediaan produk pada outlet yang tepat juga harus diperhatikan oleh setiap perusahaan.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang perlu Anda jawab terlebih dahulu sebelum Anda mengembangkan eksekusi distribusi Anda. Berikut adlaah pertanyaan-pertanyaan tersebut:

  • Di mana klien atau potential buyer Anda biasa mendapat atau mencari produk yang mereka inginkan? (Bagi e-commerce atau bisnis online, bisa jadi lebih spesifik pertanyaannya yaitu di social media mana target pasar Anda biasa mencari suatu ragam produk)
  • Bagaiman cara yang bisa Anda lakukan untuk mengakses berbagai saluran distribusi yang ada dan ingin Anda pakai?
  • Apa perbedaan atau keunggulan strategi saluran distribusi Anda bila dibandingkan dengan para kompetitor bisnis Anda?

4. Promotion (Promosi)
Promosi yang dimaksud adalah sebuah upaya persuasi (bujukan atau dorongan) untuk mengajak para konsumen maupun calon konsumen untuk membeli (atau menggunakan) produk maupun jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.

Ada beberapa elemen yang dapat perusahaan Anda optimalkan terkait promosi. Berikut adalah beberapa elemen tersebut:

  • Salesperson (Salesperson ini adalah orang-orang yang melakukan penawaran produk maupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Anda ke target pasar atau orang-orang)
  • Public Relation (Public Relation adalah orang-orang yang bertanggungjawab untuk menjaga nama baik perusahaan Anda, sekaligus menjalankan fungsi branding bagi perusahaan Anda sehingga brand Anda dikenal oleh banyak orang secara positif)
  • Periklanan (Periklanan maksudnya adalah segala macam promosi yang dipublikasikan melalui berbagai saluran media. Anda dapat menentukan saluran media apa yang tepat sesuai karakter produk dan kebutuhan pasar baik itu televisi, koran, radio atau baliho)

Lalu mengenai pola kebiasaan konsumen, pola konsumsi biasanya dipengaruhi oleh sisi rasional ataupun emosional dari mereka sebagai manusia. Emosional ini bisa berarti keterikatan akan suatu produk yaitu munculnya perasaan bangga dari sugesti atau pengaruh penilaian yang ada di lingkungan sekitarnya. Sedangkan sisi rasional dapat berupa segala pertimbangan terkait harga, akses atau juga kemudahan mendapatkan layanan atau produk yang Anda tawarkan bagi mereka.

Selanjutnya, Anda akan memasuki penjelasan lanjutan dari 4P yaitu 7P. Apa saja poin-poin yang termasuk dalam teknik lanjutannya? Simak lebih lanjut!

5. People (SDM)
Faktor sumber daya manusia sangat menentukan maju tidaknya sebuah perusahaan. Tak dapat kita pungkiri bahwa faktor ini berperan penting dalam membuat suatu kemajuan atau bahkan kemunduran dari suatu perusahaan. Inilah mengapa berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mencari kandidat pekerja terbaik, mereka bahkan rela membayar lebih untuk menyewa pihak pencari kerja independen yang sudah ahli dalam mencarikan kandidat pekerja bagi perusahaan.

Selain itu, persaingan yang semakin ketat juga menuntut tiap perusahaan memperlakukan para pegawai atau karyawannya sebagai asset perusahaan yang berharga. Kultur kerja yang menarik dan cenderung santai biasanya dijadikan nilai lebih yang dibanggakan oleh suatu perusahaan untuk membuat para pekerjanya loyal dan maksimal dalam bekerja.

Berikut adalah perlakuan yang diterapkan oleh perusahaan yang berkultur kerja baik. Anda mungkin juga ingin menerapkannya di perusahaan Anda agar pekerja Anda lebih loyal dan maksimal dalam bekerja bagi perusahaan:

  • Perusahaan menyediakan sarana dan pimpinan-pimpinan tim yang mampu meningkatkan atau mengembangkan kemampuan kerja karyawannya, tidak hanya memacu karyawan untuk memenuhi target
  • Perusahaan berlaku adil terhadap setiap karyawan tanpa kecuali
  • Perusahaan melakukan kewajibannya dan menghargai hak karyawannya
  • Perusahaan memberikan apresiasi bagi karyawan yang telah bekerja dengan baik

Hasil yang akan didapatkan oleh setiap perusahaan dengan menjadikan para karyawannya sebagai aset berharga adalah mendapatkan performa yang baik maupun loyalitas tanpa batas dari karyawannya. Hal ini yang akan menjadikan suatu perusahaan kokoh (kuat teamwork-nya) dan mendapatkan citra baik pula di masyarakat. Selain itu, kultur kerja yang baik juga dapat jadi daya tarik tersendiri bagi calon pekerja potensial lainnya.

6. Process (Proses)
Proses yang dimaksud adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang saling terkait yang kemudian bersama-sama mengubah masukan menjadi keluaran. Pada perusahaan produsen, pelaksanaan ini dapat dilaksanakan oleh manusia atau mesin dengan menggunakan berbagai sumber daya yang ada. Apa yang perlu diperhatikan dari proses adalah kesabaran, konsistensi, dan kontinuitas Anda dalam mengelola atau mengembangkan bisnis Anda. Selain itu, ada satu elemen penting dalam pengembangan bisnis Anda yang tak kalah penting, yaitu pembuatan SOP yang jelas bagi sistem kerja di perusahaan Anda dan Anda perlu mengkomunikasikannya dengan baik pada seluruh pegawai Anda agar mereka dapat melaksanakan seluruh SOP-nya dengan baik tanpa kendala.

7. Packaging (Kemasan)
Unsur berikutnya dalam marketing mix adalah packaging. Coba tinjau kembali secara kritis semua aspek visual dari perusahaan Anda. Ingat, orang membentuk kesan pertama mereka tentang Anda dalam 30 detik pertama melihat Anda atau dengan melihat beberapa elemen dari perusahaan Anda. Perbaikan kecil dalam kemasan atau tampilan eksternal dari produk maupun layanan Anda seringkali dapat menyebabkan reaksi yang sama sekali berbeda dari pelanggan Anda. Reaksi tersebut bisa jadi penentu.

Sehubungan dengan kemasan perusahaan Anda, produk atau layanan Anda, Anda harus memikirkan segala hal yang dilihat pelanggan sejak kontak pertama yang mungkin terjadi dengan perusahaan Anda hingga sepanjang jalan dan proses pembeliannya.

Kemasan mengacu pada cara produk atau layanan Anda muncul dari luar. Kemasan juga mengacu pada orang-orang di perusahaan Anda dan bagaimana mereka berpakaian dan berperilaku saat berinteraksi dengan pihak luar. Ini juga bisa mengacu pada kantor Anda, ruang tunggu Anda, brosur Anda, korespondensi Anda dan setiap elemen visual tentang perusahaan Anda. Semuanya penting. Semuanya bisa menentukan kesuksesan marketing Anda. Semuanya itu dapat memengaruhi tingkat kepercayaan pelanggan Anda kepada brand Anda.

sumber : https://www.dewaweb.com/blog/marketing-mix/

7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

November 29, 2020 admin
0

7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

Tulisan ini berasal dari pengalaman Dewa sendiri yang baru memulai usaha dan mengalami kegagalan bisnis milyaran rupiah. Pada saat itu beliau sangat frustasi sekali ketika hal itu terjadi dan muncullah nasihat bijak ini yang berharap tidak terjadi kepada pengusaha-pengusaha pemula diluar sana.

  1. Asal action

Kalau semisalkan teman-teman baru memulai usaha, jangan sampai karna ter-kompori oleh orang lain. Misalkan orang motivator bilang kalau jadi pengusaha itu enak, bisa pergi kemana aja, bisa punya banyak uang, bisa bebas waktu, dan hal-hal serupa.

Orang memang berkata jama’, aman banget, nyaman banget, dan enak banget, tapi sebagai seorang pengusaha kita tidak bisa action begitu saja. Tapi kita sebagai pengusaha pemula harus memiliki ilmu bagaimana kita memulai bisnis, menumbuhkan bisnis, dan meningkatkan penjualan serta hal-hal lainnya.

Intinya belajar dulu baru menghasilkan, jadi jangan asal action yang akan membuat kita nabrak kemana-mana yang akhirnya akan membuat bisnis malah bangkrut.

  1. Ikut-ikutan

Seperti halnya yang kita ketahui, saat ini bisnis banyak sekali yang ikut-ikutan trend. Ketika orang-orang jualan jilbab rame, yang lain berbondong-bondong juga buat jualan jilbab. Seharusnya kita jangan memulai bisnis dengan ikut-ikutan, melainkan harus punya passion sendiri, milikilah motivasi bagaimana membangun bisnis, mengembangkan bisnis, menjalankan bisnis dengan penuh gairah.

Jadi, kita harus memulai bisnis dengan penuh semangat dan dengan penuh harapan untuk bisnis yang akan kita bangun.

  1. Mudah Percaya

Percaya itu harus, karna itu pondasi dalam berbisnis. Tapi jangan sampai kita asal percaya dengan orang lain, karena bisnis tetaplah bisnis dan bisnis bukan berazaskan kepercayaan saja. Ketika terlalu percaya sama orang lain, terlalu berisiko ketika uang bisnis dibawa kabur dan yang rugi siapa?

Jadi, untuk urusan bisnis tetap bisnis dan harus ada kontrak yang jelas, serta profesional.

  1. Ingin cepat

Nah, ini mungkin sering kita alami dan terpikirkan ketika baru memulai sebuah bisnis harus langsung menghasilkan banyak. Seharusnya kita menikmati prosesnya, karena orang sukses suka proses dan akan ada waktunya dimana kita bisa membangun sebuah bisnis, mempunyai banyak karyawan sehingga bisa menikmati hasilnya kemudian.

  1. Banyak gaya

Ini menjadi penyakit sebagian orang, ketika baru mendapatkan omset 50jt – 100jt langsung beli mobil dan gaya hidup berubah drastis. Dalam berbisnis, hendaklah hidup secara sederhana saja. Ketika bisnis kita menghasilkan, tabunglah uangnya dan jadikan sebagai cadangan untuk bisnis kita kedepannya baik itu untuk mengembangkan bisnis yang sudah ada atau untuk urusan bisnis yang lainnya.

Jadi hidup sederhana, bukan berarti kita tidak punya uang.

  1. Mudah berhutang

Hutang bukan masalah nominal, tapi masalah mental. Uang 5 juta 10 juta, sampai 100 juta itu nominal yang sama-sama harus dibayar. Akan tetapi, bahayanya kalau kita sudah terbiasa meminjam uang yang akan membuat hidup kita menjadi gelisah, tidak bisa tidur, stress dan yang lainnya. Jadi, buat yang baru memulai bisnis hindarilah hutang dan kalau kita bisnisnya sudah tumbuh baru bisa berhutang, tapi dengan catatan berhutang dengan cara yang benar.

  1. Buta finansial

Ini adalah hal yang paling fatal bagi seorang pengusaha pemula. Mungkin ini adalah sumber dari segala sumber dari hal fatal lainnya. Ketika kita baru memulai bisnis dan merasa uang kita sudah banyak, langsung diambur-amburkan.

Bahasa buta finansial ini, kita tidak tahu bahasa finansial dari bisnis yang sudah dibangun. Makanya dari sekarang, pahami ilmu tentang finansial yang bukan hanya sekedar mengatur uang melainkan filosofi mengapa uang itu ada, bagaimana uang itu muncul dan bagaimana membelanjakannya, serta menginvestasikannya.

Jadi, dalam hal ini bukan hanya memisahkan uang pribadi dan uang bisnis. Ilmu finansial sangat penting bagi setiap pengusaha, untuk semua bisnis owner perlu melek finansial dan jangan sampai ingin untung tapi malah rugi.

Makanya penting sebelum membangun bisnis kita harus menggali ilmu tentang finansial agar semua tersistem.

Berikut adalah poin-poin hal fatal yang sering dilakukan oleh penguasa pemula. Harus diperhatikan setiap poinnya, semoga tidak terjadi kepada kita. Intinya, kita harus lebih menyiapkan diri untuk memulai bisnis.

sumber : https://woodcrafy.com/blogs/news/7-kesalahan-fatal-pengusaha-pemula-ala-dewa-eka-prayoga-founder-ceo-billionaire-coach

7 Tahapan Perkembangan Bisnis

November 12, 2020 admin
0

7 Tahap Perkembangan Bisnis, Anda di Tahap Mana? – Tahap dalam memulai bisnis adalah pengetahuan penting yang harus Anda ketahui. Sebab, Anda akan lebih mudah dalam memahami “medan perang” yang akan Anda masuki. Anggap saja ini adalah sebuah panduan yang bisa bantu Anda bernavigasi dalam dunia bisnis.

Memahami tahap-tahap dalam memulai bisnis juga bisa membantu Anda mengenali tantangan apa saja yang harus dihadapi. Namun jangan dulu menyerah, karena tantangan-tantangan dalam setiap tahap bisnis ini merupakan cara supaya Anda terus berkembang sebagai seorang pebisnis.

Oleh karena itu, untuk membantu Anda membuat persiapan yang dibutuhkan, berikut ini 7 tahap perkembangan bisnis yang perlu diketahui.

7 Tahap Perkembangan Bisnis, Anda di Tahap Mana?

1. Tahap terbentuknya ide bisnis

Terbentuknya ide bisnis adalah tahap pertama yang dijalani oleh semua pengusaha. Entah itu Jeff Bezos, Warren Buffett, hingga para penjual nasi bungkus di pasar tradisional. Umumnya, ide bisnis ini lahir karena kebutuhan atau peluang yang tiba-tiba tampak jelas di depan mata.

Adapun yang dimaksud dengan kebutuhan ini berasal dari kebutuhan pribadi. Baik itu untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun untuk menambah pemasukan. Tentunya ini kembali pada pribadi masing-masing. Namun, di ekonomi seperti ini, sudah sepantasnya setiap orang memiliki lebih dari satu sumber pendapatan.

Selain faktor kebutuhan, tak jarang pula pebisnis yang lahir karena mereka melihat peluang bisnis potensial yang belum tergarap sempurna. Baik itu lahir dari konsep yang benar-benar baru, ataupun konsep lama yang masih bisa dioptimalkan.


2. Pengembangan ide bisnis

Setelah Anda memiliki ide bisnis dalam benak Anda, langkah selanjutnya adalah dengan mengembangkannya. Dalam tahap ini sebaiknya Anda tetap menjaga pikiran tetap terbuka karena ide bisnis Anda akan benar-benar diuji untuk memastikan bahwa ide tersebut benar-benar feasible dan bisa dijalankan.

Dalam tahap perkembangan bisnis yang satu ini, review kembali apakah ide bisnis Anda sesuai dengan kebutuhan] pasar, kemampuan, pengalaman, dan passion Anda. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ide bisnis Anda memiliki tempat di pasar saat ini dan untuk mengetahui apakah Anda benar-benar mampu untuk mengeksekusi ide tersebut.

Selain itu, dalam tahap pengembangan ini disarankan Anda untuk meminta nasihat atau insights dari orang-orang yang Anda percaya. Baik itu teman, keluarga, mentor, atau konsultan profesional. Pada tahap ini seringkali idealisme seorang pebisnis terbentur dengan kondisi nyata di lapangan. Tentunya ini adalah tahap penting untuk menyempurnakan ide bisnis Anda.

Setelah ide bisnis Anda semakin solid, maka fokuskan perhatian Anda pada sumber pendanaan modal. Oleh karena itu, tuangkan ide bisnis Anda ke dalam sebuah business plan yang baik guna menarik minat para investor.


3. Tahap startup, langkah awal realisasi ide bisnis Anda

Jika Anda sudah mendapatkan sumber pendanaan modal, maka ini saatnya untuk merealisasikan bisnis Anda dengan mendirikan sebuah startup. Mendirikan startup sangatlah krusial dalam tahap memulai sebuah bisnis karena di sinilah titik make or break sebuah bisnis.

Anda akan benar-benar mengetahui apakah ide dan model bisnis yang Anda miliki mampu mendatangkan pemasukan. Jika ternyata tidak, maka langkah apa saja yang harus Anda ambil untuk membalikkan keadaan.

Tak jarang pebisnis melakukan pivot dengan merombak ulang model bisnisnya dalam tahap ini. Meski terkadang banyak yang menganggap pivot adalah awal kegagalan, namun kenyataannya tidaklah demikian. Banyak perusahaan besar yang melakukan pivot dan meraih kesuksesan besar. Contohnya seperti Twitter, PayPal, Slack, YouTube, hingga Instagram.

Dari kesuksesan perusahaan-perusahaan tersebut, bisa dilihat bahwa kunci dalam menjalankan sebuah startup adalah fleksibilitas dan adaptabilitas. Pada tahap perkembangan bisnis ini, perubahan cepat akan sering terjadi demi mengejar kesempurnaan produk, sehingga jika Anda tidak mampu untuk tetap cekatan dalam meresponnya maka startup Anda akan sulit untuk bertahan.

Selain itu, dalam tahap startup ini Anda sebaiknya fokus untuk menetapkan basis pelanggan, menciptakan market presence yang kuat, serta memastikan arus kas perusahaan berjalan sehat.


4. Tahap pertumbuhan bisnis seiring meningkatnya revenue

Bisnis dapat diibaratkan sebagai anak yang harus dibina dan dirawat agar bisa tumbuh dan berkembang. Seiring waktu, Anda mulai bisa memetakan pasar, memiliki basis pelanggan yang kuat, dan tahu keunggulan apa saja yang dimiliki sehingga pendapatan perusahaan akan semakin meningkat.

Seiring bertumbuhnya bisnis maka kompleksitasnya akan semakin meningkat. Tantangannya adalah konsisten menjaga kepuasan pelanggan tetap, mengelola pendapatan perusahaan dengan baik, memastikan perusahaan berjalan dengan efektif dan efisien, serta menghadapi kompetitor yang mulai bermunculan.

Oleh karena itu, pada tahap perkembangan bisnis ini biasanya perusahaan akan mulai mempekerjakan karyawan baru, baik untuk untuk menangani operasional yang semakin kompleks maupun untuk menghasilkan ide-ide baru untuk memenangkan kompetisi. Dengan begitu, tak heran jika biasanya para pendiri startup seringkali mewawancarai langsung kandidat-kandidat baru.


5. Tahap mapan, saat bisnis berjalan stabil

Ini dia tahap perkembangan bisnis selanjutnya. Setelah berjalan selama beberapa tahun, maka relasi dengan konsumen semakin kuat, tim manajemen perusahaan semakin solid, dan pendapatan sudah stabil. Pada tahap ini, bisnis Anda sudah bisa dikatakan mapan. Hati-hati banyak pebisnis yang terlena ketika sudah memasuki tahap ini karena tantangan yang dihadapi relatif mudah ditaklukkan.

Ingat, menjaga kesuksesan lebih sulit daripada meraihnya. Setiap hari ada saja bisnis baru yang lahir dan inovasi baru yang tercipta. Dinamika ini bisa melahirkan kompetitor-kompetitor baru yang lebih haus untuk merebut pasar. Tak jarang para kompetitor ini menawarkan produk dengan harga yang lebih murah untuk menarik minat konsumen Anda. Kalau itu terjadi, lalu apa yang harus Anda lakukan?

Hal pertama yang harus Anda ingat adalah tak semua konsumen Anda menitikberatkan harga. Kini konsumen semakin cerdas, sehingga mereka lebih mengutamakan value ketimbang harga.

Jika Anda lebih mampu menjual dan mengkomunikasikan value produk Anda, konsisten memberikan pelayanan yang prima, serta memberikan penawaran-penawaran spesial bagi loyal customer, maka Anda tak perlu memusingkan harga kompetitor yang lebih murah.


6. Pengembangan bisnis dengan melakukan ekspansi

Salah satu quote Steve Jobs yang paling terkenal adalah “stay hungry, stay foolish”Quote ini bisa dimaknai jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah berhenti untuk mengejar sesuatu. Jika Anda sudah mendapatkan “sesuatu” tersebut, maka jangan berpuas diri. Tentukanlah target Anda selanjutnya. Mindset inilah yang mendorong setiap pengusaha untuk melakukan ekspansi.

Setelah tahap startup, ekspansi adalah momen paling berisiko dalam siklus kehidupan sebuah perusahaan. Namun, tahap ini sama krusialnya karena bisa membantu bisnis Anda meraup pangsa pasar yang lebih besar dan menciptakan arus pendapatan baru.

Dalam melakukan ekspansi usaha, Anda memiliki dua pilihan. Mengembangkan apa yang sudah ada, atau memulai sesuatu yang baru. Masing-masing memiliki kelebihan dan risikonya sendiri sehingga Anda perlu benar-benar mengetahui kesiapan bisnis Anda.

Adapun pilihan ekspansi yang lebih aman adalah dengan mengembangkan apa yang sudah ada. Sebab, Anda kini memiliki cukup pengalaman, kemampuan, dan pengetahuan untuk itu. Mungkin Anda bisa fokus untuk mengembangkan produk baru untuk menyasar pasar dan target konsumen yang baru.

Dalam melakukan ekspansi usaha, Anda bisa menggandeng partner baru atau mengamankan sumber pendanaan baru. Hal ini sering dilakukan oleh para startup yang ingin melakukan ekspansi. Dengan demikian, tak heran banyak startup Indonesia yang meraih pendanaan hingga miliaran dolar AS.


7. Tahap exit, jika menjadi pilihan Anda

Tahap exit adalah tahap perkembangan bisnis terakhir bagi Anda yang menghendakinya. Seluruh kerja keras salam bertahun-tahun dalam mendirikan dan menjalankan usaha bisa Anda petik dengan dua cara. Pertama, dengan melakukan exit atau menjual usaha Anda kepada siapa pun yang Anda inginkan.

Menjual perusahaan yang sudah matang bukanlah praktik yang salah. Justru, banyak pendiri startup dan joint ventures yang menjadikan exit sebagai tujuan akhir dari kerja keras mereka, mengingat mereka mendapatkan keuntungan melimpah dari equity yang dimiliki.

Jika Anda ingin mengambil langkah exit, maka menentukan exit price perusahaan bisa menjadi fokus utama Anda selagi mempersiapkan instrumen transisi perusahaan ke pembeli.

Penentuan exit price ini sedikit banyak dipengaruhi oleh apa motivasi calon pembeli yang tertarik dengan bisnis Anda. Cari tahu bagaimana perusahaan Anda dapat membantu perusahaan pembeli berkembang begitu akuisisi atau merger selesai.

Jika sang pembeli bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari akuisisi atau merger ini, maka tak ada salahnya Anda menetapkan exit price yang cukup tinggi selama proses negosiasi.

Di sisi lain, Anda pun bisa memilih opsi selain exit, yakni terus mengembangkan perusahaan Anda ke taraf yang lebih tinggi. Jika Anda memilih opsi ini, maka siklus kehidupan bisnis Anda akan kembali ke tahap ekspansi.

Namun, sebelum memutuskan untuk mengambil pilihan ini, ketahui betul apakah perusahaan Anda mampu memiliki pertumbuhan yang berkelanjutan atau tidak. Sebab, jika terlalu mementingkan ego tanpa adanya kalkulasi strategis, perusahaan justru bisa gulung tikar dan seluruh kerja keras Anda selama ini akan jadi sia-sia.

Anda bisa belajar dari kisah Yahoo! yang menjadi raja internet pada dua dekade lalu, namun kini sudah mulai dilupakan oleh masyarakat dunia.

Itu dia 7 tahap perkembangan bisnis yang perlu Anda ketahui. Jadi, saat ini Anda sedang berada di tahap yang mana?

sumber : https://blog.mokapos.com/tahap-perkembangan-bisnis

Bisnis Online yang Akan Menjadi Tren di 2020

October 28, 2020 admin
0

Bisnis Online yang Akan Menjadi Tren di 2020, Kenali Sebelum Memulainya

Bisnis online memang menjadi fenomena belakangan ini. Semakin hari semakin menjamur dan berkembang.

Setiap tahun memang ada saja yang menjadi sebuah tren dalam bisnis online. Yang awalnya dianggap hal biasa, menjadi tren dan menghasilkan pundi-pundi uang. Jika dulu, awal adanya tren bisnis online banyak sekali pelaku bisnis yang lebih membidik pasar luar negeri karena dianggap lebih menjanjikan.

Namun, ternyata dari tahun ke tahun, Indonesia sendiri juga memiliki pertumbuhan yang juga tak kalah pesat dari pasar luar negeri. Oleh karena itulah, saat ini banyak pelaku bisnis yang memilih untuk mengembangkan pasar lokal karena tak kalah menguntungkan dari pasar luar negeri.

Apa yang akan menjadi tren bisnis di 2020 mulai diperbincangkan. Banyak sekali hal-hal menarik yang dirasa akan menjadi sebuah tren di 2020 mendatang.

Berikut adalah beberapa bisnis online yang dapat menjadi sebuah tren di tahun 2020:

1. Jasa Desain Grafis

desain grafis

Desain grafis adalah salah satu bisnis yang menjanjikan. Dari tahun ke tahun, jasa desain grafis semakin dibutuhkan. Khususnya untuk sesama pelaku bisnis online ataupun bisnis kreatif lainnya, penyedia desain grafis memang memiliki peran yang krusial.

Dengan adanya jasa desain grafis, konten visual yang diunggah di laman internet akan semakin berkualitas, baik itu gambar maupun video.

Oleh karena itu, memiliki skill dalam desain grafis akan menguntungkan di tahun-tahun ke depannya. Demikian pula di tahun 2020, jasa desain grafis akan semakin dibutuhkan mengingat semakin menjamurnya industri kreatif saat ini.

2. Jasa Content Writer

content dan copy writer

Kebutuhan jasa penulisan artikel (content writer) tiap tahun memang semakin besar dari tahun ke tahun. Jika beberapa tahun lalu, mungkin content writer tidak begitu memiliki peran yang menonjol karena seluruh berita dan informasi masih diakses melalui media cetak dan televisi.

Lain halnya saat ini, banyaknya portal berita di internet menyebabkan kebutuhan content writer semakin meningkat dengan pesat. Banyak website atau blog yang membutuhkan content writer untuk menghasilkan tulisan yang layak posting agar website tetap eksis.

3. Youtuber

youtuber

Di era teknologi yang semakin pesat dan canggih ini, bukan hal aneh menjadi seorang Youtuber. Bahkan saat ini, Youtuber dianggap sebagai salah satu profesi. Menjadi Youtuber juga tidak mengharuskan adanya persyaratan khusus seperti profesi lainnya. Siapapun bisa menjadi Youtuber.

Menjadi seorang Youtuber hanya memerlukan kepercayaan diri yang dominan serta piranti yang mendukung untuk keperluan rekaman. Saat ini, menjadi Youtuber bukan rahasia jika memiliki penghasilan yang tak sedikit, bahkan dapat melebihi karyawan kompani. Dengan mendaftarkan kanal Youtube di program Ads. 

Kontennya pun sangat beragam. Dari yang bersifat serius, pendidikan, tutorial, komedi, hingga yang musik. Seperti kanal Ponny Makeup yang memilih untuk fokus dalam dunia beauty. Atau PewDiePie yang memilih dunia gaming sebagai fokus konten videonya.

Demikian pula di tahun 2020, Youtuber akan semakin menjamur. Dan siapapun bisa menjadi Youtuber.

4. Online Shop

online shop

Tak perlu menunggu 2020 untuk melihat perkembangan online shop. Saat inipun, online shop telah menjamur baik di Indonesia maupun di negara-negara lain.

Di Indonesia sendiri, menjamurnya online shop telah terjadi beberapa tahun ini. Baik yang melalui website mandiri ataupun dengan cara bergabung di marketplace.

Semakin hari, internet juga semakin canggih, demikian pula dengan pelaku online shop yang semakin bertambah. Namun, tak perlu khawatir. Karena inilah diperlukan jiwa kreatif agar online shop tetap eksis dalam keadaan apapun.

5. Les dan Kursus Online

les online

Jika dulu, les akan dilakukan dengan cara bertatap muka antara tutor dan murid. Namun seiring perkembangan jaman, hal tersebut mulai tergeser dengan adanya les online. Saat ini, banyak sekali program les online, yaitu antara tutor dan murid tak perlu bertatap muka secara langsung.

Menggunakan aplikasi ponsel sebagai media belajar. Murid hanya perlu menyimak penjelasan tutor yang disertai dengan animasi-animasi menarik.

Sama seperti les online, saat ini juga marak sekali adanya kursus online. Bidang yang ditawarkan juga sangat beragam, mulai dari kursus editing video, fotografi, dan lain sebagainya. Menariknya, dengan mengikuti kursus online biasanya juga tetap diadakan evaluasi guna mengetahui perkembangan dari kemampuan sebelumnya.

sumber : https://www.cermati.com/artikel/bisnis-online-yang-akan-menjadi-tren-di-2020-kenali-sebelum-memulainya

Peluang Bisnis 2020 : Bisnis Ecommerce

October 8, 2020 admin
0

Peluang Bisnis 2020: Bisnis Ecommerce Akan Memasuki Tahun Emas

Tahun 2020 diperkirakan akan menjadi tahun emas bagi bisnis ecommerce di Indonesia.

Jumlah penduduk yang begitu besar menjadikan Indonesia sebagai pasar yang sangat potensial. Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh pemerintah turut membangun iklim bisnis yang positif. Bahkan tanpa modal besar, siapa pun kini bisa memiliki bisnis online sendiri. Cukup berbekal perencanaan usaha yang matang, setiap orang memiliki peluang untuk sukses di dunia bisnis online.

Hingga saat ini, jumlah pelaku bisnis online, khususnya bisnis ecommerce memang begitu banyak. Namun meski pemain besar terlihat mendominasi, ada beberapa ceruk pasar yang mereka lewatkan. Ini bisa menjadi peluang bagi pemain-pemain kecil. Bagi Anda yang ingin terjun ke bisnis ecommerce, tahun 2020 bisa menjadi momentum tepat untuk memulainya.

Perkembangan Ecommerce di Indonesia
Industri ecommerce di Indonesia sejatinya sudah lama tumbuh. Meski demikian, pertumbuhannya mulai terlihat signifikan sejak tahun 2014 silam. Di tahun 2014 saja, Euromonitor mencatat jumlah penjualan ecommerce di Indonesia mencapai angka US$ 1,1 miliar.

Catatan tersebut juga diamini oleh data yang berhasil dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut data tersebut, diketahui bahwa industri ecommerce di Indonesia meningkat sebesar 17% selama 10 tahun terakhir.

Tahun 2018 adalah tahun di mana bisnis ecommerce mengalami pertumbuhan paling pesat. Akan tetapi pesatnya perkembangan ecommerce di Indonesia justru berasal dari perdagangan informal atau perdagangan sosial yang digerakkan oleh para pelaku bisnis kecil. Pelaku bisnis kecil ini biasa memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp untuk berjualan.

Dari total penjualan ecommerce di Indonesia, sebanyak 40% di antaranya berasal dari perdagangan informal atau perdagangan sosial. Angka penjual online ini pun terus mengalami peningkatan. Tercatat, setiap tahunnya jumlah penjual online di Indonesia meningkat sebanyak dua kali lipat.

Sebanyak 99% dari pelaku bisnis online ini tergolong sebagai usaha mikro. Menariknya lagi, setengah dari total pelaku bisnis UMKM ini hanya menjalankan bisnisnya secara online tanpa memiliki toko fisik.

Dalam riset lain yang dilakukan oleh Google, ekonomi digital di Indonesia sudah mencapai angka US$ 27 miliar. Angka tersebut membuat Indonesia merajai peringkat pertama di Asia Tenggara, khususnya dalam hal jumlah transaksi ekonomi digital.

Diperkirakan, angka tersebut akan terus mengalami peningkatan. Setidaknya ada beberapa hal yang memengaruhi peningkatan tersebut. Selain karena jumlah penduduk Indonesia yang begitu besar, ledakan bom demografi yang membuat Indonesia didominasi oleh usia produktif juga semakin dekat.

Mengenal 3 Model Bisnis Ecommerce
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Firma Iblis Word, tahun 2020 diperkirakan akan menjadi tahun emas bagi bisnis ecommerce. Tahun ini akan menjadi peluang emas bagi mereka yang ingin menggeluti bisnis online. Meski demikian, penting bagi calon pelaku bisnis untuk memahami model bisnis apa yang sebaiknya dipilih. Untuk itu, berikut 3 model bisnis ecommerce yang wajib dipahami.

1. Model Bisnis C2C (Consumer to Consumer)
Antara konsumen dengan konsumen, inilah inti dari model bisnis C2C. Aktivitas bisnis ini umumnya melibatkan perorangan. Seorang konsumen individu menjual barang atau jasa kepada konsumen yang lain. Karena modal yang kecil, model bisnis ini pun begitu populer.

Bisnis C2C dapat dibagi lagi menjadi 2 model, yakni P2P atau classified dan marketplace. Namun meski skala bisnis ini kecil dan tidak begitu membutuhkan pinjaman modal usaha, pelakunya bisa saja tumbuh hingga mencapai skala bisnis yang lebih besar.

2. Model Bisnis B2C (Business to Consumer)
Model bisnis ini merupakan model bisnis yang paling jamak dijumpai dalam pasar ecommerce. Sesuai dengan namanya, model bisnis ini melibatkan bisnis yang dalam hal ini adalah produsen dengan konsumen. Karena itulah, model B2C ini menyerupai model ritel tradisional.

Salah satu contoh dari model bisnis B2C adalah toko online. Meski demikian, kini model bisnis ini semakin mengalami peleburan dengan bisnis C2C. Ini terjadi karena adanya penilaian reputasi yang semakin merata. Bahkan konsumen yang memiliki reputasi penjualan bagus juga dipandang cukup kredibel layaknya bisnis berbentuk badan usaha.

Di sisi lain, dengan kredit modal usaha, konsumen individu bisa menjadi pelaku bisnis yang lebih besar hingga cukup layak untuk dimasukkan ke dalam kategori B2C.

3. Model Bisnis B2B (Business to Business)
Sesuai dengan namanya, model bisnis ini terjadi antara bisnis dengan bisnis. Penjual hanya fokus pada pasar bisnis saja dan tidak melayani pesanan dari konsumen.

Umumnya, model bisnis B2B ini lebih didominasi oleh penyedia jasa atau layanan. Meski demikian, ada juga yang merupakan penyedia barang. Misalnya saja seperti produsen perabot kantor atau supplier barang-barang yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Jika dibandingkan dengan model bisnis C2C ataupun B2C, pasar bisnis B2B memang lebih kecil. Meski demikian, bukan berarti model bisnis ini hanya memberi keuntungan dalam jumlah yang kecil.

Peluang Bisnis Ecommerce di Tahun 2020
Setelah mengetahui 3 model bisnis ecommerce di atas, Anda bisa mulai memilih model bisnis mana yang sekiranya ingin digeluti. Setiap model bisnis memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun jika Anda masih bingung dan belum memiliki gambaran bidang bisnis apa yang sebaiknya dipilih, berikut beberapa peluang bisnis yang dinilai cukup menguntungkan di tahun 2020 nanti.

1. Bisnis Online Shop
Toko online atau online shop adalah salah satu contoh peluang bisnis yang tidak pernah mati. Banyaknya pengguna internet dan media sosial di Indonesia menyimpan potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk menjajakan barang yang Anda miliki.

Tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi juga semakin mendukung tumbuh suburnya bisnis online shop. Untuk menjalankan bisnis ini, Anda tidak perlu membangun toko online sendiri. Anda cukup menawarkan barang yang dijual secara online. Anda bisa memanfaatkan marketplace atau media sosial populer seperti Facebook, Instagram ataupun WhatsApp.

Untuk menjalankan bisnis ini, Anda tidak perlu mempersiapkan modal besar. Anda bisa memulainya dengan menjadi seorang dropshipper. Jika bisnis dinilai cukup bagus, Anda bisa mulai mengembangkannya dengan menambah modal atau mencari kredit usaha.

2. Bisnis Penyedia Jasa Desain Grafis
Jika Anda pandai membuat desain grafis dan menggunakan software desain seperti Corel Draw atau Photoshop, kemampuan tersebut bisa dijadikan sebagai modal membangun bisnis jasa desain grafis. Jasa desain grafis sendiri memiliki pasar yang cukup besar. Namun berbeda dengan bisnis toko online, pasar dari bisnis ini umumnya lebih banyak berasal dari pelaku usaha.

Beberapa contoh jasa desain yang banyak dicari adalah desain logo, desain kemasan dan desain banner digital. Dengan semakin maraknya pemasaran online dan media sosial, permintaan akan jasa desain iklan juga terus mengalami peningkatan.

Satu hal yang menarik dari bisnis jasa desain grafis adalah kecilnya modal yang dibutuhkan. Karena bisnis ini adalah bisnis jasa, maka kemampuan desain adalah aset utama Anda.

3. Bisnis Penulisan Artikel dan Copywriting
Setiap tahunnya, jumlah permintaan akan jasa penulisan artikel dan copywriting terus mengalami peningkatan. Pertumbuhan web portal dan blog perusahaan menjadi salah satu penyebabnya. Padahal, setiap tahunnya jumlah pelaku bisnis online juga terus meningkat. Inilah yang membuat bisnis penulisan artikel dan copywriting begitu menguntungkan.

Sama seperti bisnis jasa desain grafis, pasar dari bisnis ini lebih banyak berasal dari pelaku usaha. Hampir setiap pelaku usaha yang menjalankan bisnisnya secara online membutuhkan jasa penulisan artikel dan copywriting.

Biasanya, para pelaku usaha membutuhkan artikel untuk membantu meningkatkan SEO website mereka. Tidak jarang, artikel yang dibuat juga digunakan untuk membantu memasarkan produknya di media sosial.

4. Bisnis Kursus Online
Jika Anda memiliki keahlian di bidang tertentu, menyediakan layanan di bidang tersebut bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan uang. Anda juga bisa membagikan keahlian dan ilmu yang Anda kuasai dalam bentuk kursus berbayar.

Bisnis kursus online ini semakin marak dengan banyaknya situs-situs dan aplikasi penyedia kursus berbayar. Pada beberapa situs atau aplikasi penyedia kursus, Anda bisa menemukan banyak kursus dan mengikuti salah satunya cukup dengan membayar sejumlah uang yang telah ditentukan.

Mirip seperti bisnis jasa, bisnis kursus online ini tidak membutuhkan modal besar. Anda hanya perlu menyiapkan peralatan untuk membuat video kursus dan keahlian dalam membuat video yang bagus. Menariknya lagi, bisnis kursus online ini juga bisa menjadi sumber passive income.

5. Bisnis Jasa Pembuatan Website
Pertumbuhan bisnis online di tanah air juga berarti satu hal. Semakin banyak pelaku bisnis online, semakin banyak pula yang membutuhkan website untuk membantu mendongkrak kredibilitas ataupun memasarkan produk dan layanannya.

Pasar potensial dari bisnis ini adalah para pelaku usaha kecil. Biasanya, pelaku usaha kecil ini tidak begitu memahami bagaimana cara membuat website. Mereka juga belum memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk membuatnya sendiri. Karena itulah, banyak dari mereka yang akhirnya meminta bantuan dari penyedia jasa pembuatan website.

Karena tergolong sebagai bisnis jasa, Anda tidak membutuhkan modal besar untuk mulai menggeluti bisnis ini. Anda bisa memulainya dengan modal minim. Setelah bisnis semakin besar dan banyak pesanan yang masuk, barulah Anda mulai mengembangkan modal dan mencari pinjaman usaha.

6. Bisnis Internet Marketing
Tidak semua pelaku bisnis memiliki kemampuan internet marketing yang bagus. Faktanya, banyak di antara mereka yang hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang pemasaran digital.

Masalah seperti ini bisa menjadi peluang yang sangat menjanjikan. Tentu saja, peluang tersebut sangat mungkin digarap jika Anda memiliki kemampuan pemasaran online yang cukup teruji.

Untuk menjalankan bisnis internet marketing, Anda tidak memerlukan banyak modal. Anda bisa memulainya cukup dengan bermodalkan komputer dan koneksi internet. Meski demikian, potensi penghasilan yang bisa diperoleh dari bisnis ini sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata.

sumber : https://www.hsbc.co.id/1/PA_esf-ca-app-content/content/indonesia/personal/offers/news-and-lifestyle/files/articles/html/201907/peluang-bisnis-2020-bisnis-ecommerce-akan-memasuki-tahun-emas.html

Kiat Memiliki Kemampuan Berkomunikasi yang Baik

September 27, 2020 admin
0

Kiat Memiliki Kemampuan Berkomunikasi yang Baik

Manusia adalah mahluk sosial, dimana antara yang satu dengan lainnya terjalin suatu keterikatan dan saling membutuhkan. Interaksi dengan sesama menjadi hal yang tidak dapat dihindari dan komunikasi menjadi poin utama untuk menyampaikan pesan dari masing-masing pihak. Komunikasi bukan hanya sekedar bagaimana pesan tersampaikan tetapi juga kesan yang didapat oleh komunikan. Bagaimana pesan tersampaikan dengan tepat dan respon komunikan sebagaimana yang diharapkan oleh komunikator, menjadi titik penting dalam berkomunikasi.

Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gestur tubuh, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal. Komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.

Untuk keberhasilan dalam berkomunikasi terdapat beberapa komponen yang harus dipenuhi. Menurut Laswell komponen-komponen dalam komunikasi adalah :

  1. Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain;
  2. Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain;
  3. Saluran (channel) adalah media di mana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antarpribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara;
  4. Penerima atau komunikan (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain;
  5. Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerima pesan atas isi pesan yang disampaikannya;
  6. Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan (“Protokol”).

Proses berlangsungnya komunikasi dapat digambarkan secara ringkas, sebagai berikut :

  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui teleponsurate-mail, atau media lainnya.
  3. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
  4. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.

Cara berkomunikasi yang baik merupakan gabungan dari mendengarkan dan menanggapi, tetapi pada kenyataannya masing-masing pihak seringkali kurang melatih kemampuan untuk mendengarkan, bahkan terkadang melamun saat seseorang sedang berbicara. Mendengarkan lawan bicara berarti benar-benar fokus pada apa yang dibicarakan dan tidak memikirkan hal-hal lainnya. Saat lawan bicara sedang mengutarakan pemikirannya, kita harus membiasakan untuk tidak memotongnya tetapi diam dan dengarkan kalimat yang diucapkan. Hal ini bukan hanya membuat kita bisa berkonsentrasi mendengarkan apa yang dikatakan oleh lawan bicara, tetapi juga membuatnya merasa dihargai.

Gestur tubuh dalam berkomunikasi juga menjadi bagian penting dalam komunikasi. Hal ini penting karena sebagian besar komunikasi kita menggunakan bentuk nonverbal. Gestur tubuh dapat menampilkan bagaimana pemikiran atau perasaan komunikan terhadap komunikator. Misalnya, melipat lengan menunjukkan bahwa komunikan merasa defensif atau kurangnya kontak mata menandakan bahwa komunikan tidak tertarik melanjutkan pembicaraannya. Komunikator juga dituntut untuk memperhatikan gestur tubuhnya, karena Komunikan juga dapat menganalisis Komunikator melalui gestur tubuh yang ditampilkan.

Ketika dalam berkomunikasi pesan tidak tersampaikan dengan baik dan respon tidak sebagaimana yang diharapkan, kita tidak dapat saling memaksakan kehendak, karena masing-masing pihak tidak bisa saling mengendalikan dan saling mengatur. Ketika solusi tidak didapatkan dan lawan bicara tetap teguh dengan pemikirannya, maka tidak ada salahnya untuk membahas masalah tersebut di lain waktu atau memutuskan untuk melakukannya dengan cara masing-masing. Menghargai tiap perkataan, pemikiran, perasaan, maupun masukan dari orang lain, menjadi bagian penting dalam keberhasilan berkomunikasi karena semua orang memiliki perspektif masing-masing.

Menilik pada Direktori Training Indonesia tentang Teknik berkomunikasi yang baik, ada beberapa hal yang menjadi prinsip teknik berkomunikai/berbicara yang baik yaitu :

  1. Berbicara Efektif

Berbicara efektif artinya tidak bertele-tele, tidak berputar-putar untuk menyampaikan suatu poin pembicaraan. Cepat, tepat, lugas dan dapat dimengerti oleh lawan bicara kita. Berbicara efektif membuat lawan bicara kita akan fokus pada setiap hal yang kita sampaikan dan dapat mempengaruhi langsung ke dalam pikirannya.

  1. Berbicara penuh motivasi

Komunikasi yang terjalin dan sampai kepada lawan bicara haruslah yang bersifat mendorong. Terlebih ketika yang berbicara adalah orang yang memiliki jabatan lebih tinggi daripada lawan bicaranya, seperti bos kepada anak buahnya. Motivasi yang dimaksud adalah adanya dorongan/penyemangat dalam kata-kata yang diucapkan agar lawan bicara tergerak untuk melakukan sesuatu dengan baik dan sungguh-sungguh berdasarkan pengarahan yang sudah diberikan.

  1. Berbicara untuk mendapat perhatian

Pembicaraan yang membosankan dan bertele-tele tentu akan membuat lawan bicara atau pendengar mengabaikan kata-kata kita. Dalam teknik berkomunikasi/bicara perlu diperhatikan tema/materi yang akan kita sampaikan pada lawan bicara agar membuat mereka tetap fokus dengan kita. Ada baiknya untuk memperhatikan siapa lawan bicara kita agar materi yang kita sampaikan tepat sasaran, selain itu usahakan penyampaiannya dilakukan dengan gaya yang menarik. Temukan materi yang belum pernah pendengar tahu dan selipkan hal-hal unik untuk menarik perhatian lawan bicara.

  1. Berbicara melalui keinderaan

Agar tema/materi yang kita sampaikan meninggalkan bekas dalam pikiran lawan bicara maka kita bisa menguatkan komunikasi kita dengan ekspresi indera yang meyakinkan. Gerak tangan, tatapan mata, senyuman, atau kernyitan dahi akan menambah kesan tentang tema yang kita sampaikan. Hal ini juga agar lawan bicara mengerti bahwa tema yang kita bicarakan adalah hal yang penting dan patut untuk didengar.

Berkomunikasi dengan baik akan sangat membantu kita untuk saling memahami satu sama lainnya, menghindari kesalahpahaman dan tentunya akan saling memberikan rasa nyaman. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dapat membangun hubungan yang baik dengan kolega atau rekan kerja, membuka peluang bisnis maupun karier. Hubungan baik yang dimiliki saat bekerja dapat berpengaruh pada kinerja karena selama bekerja tentunya akan selalu bertemu dan berhubungan langsung dengan kolega kerja. Apabila terjadi salah komunikasi dapat berdampak buruk pada kredibilitas dan produktivitas kerja. Untuk itu memiliki kemampuan komunikasi yang baik menjadi penting.

sumber : https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13426/Kiat-Memiliki-Kemampuan-Berkomunikasi-yang-Baik.html

8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi

September 3, 2020 admin
0

8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi demi kemajuan karier

Apa pun jenis bidang yang kamu tekuni, kemampuan komunikasi dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan. Kamu perlu berkomunikasi dengan orang-orang yang terlibat dalam perusahaan untuk dapat memenuhi deadline, mendiskusikan target, bahkan membangun hubungan yang baik antarsesama rekan kerja.

Seorang pemimpin yang baik juga harus mampu menyampaikan tujuannya melalui komunikasi yang efektif. Inilah sebabnya kemampuan komunikasi amat penting bagi kamu yang sedang mendaki tangga karier.

Berikut adalah beberapa ulasan mengenai cara meningkatkan kemampuan komunikasi yang bisa kamu simak.

8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi

kemampuan komunikasi EKRUT

Untuk mulai meningkatkan kemampuan komunikasi kamu, cobalah menerapkan beberapa cara berikut ini.

1. Jadilah pendengar yang baik
Kemampuan mendengar akan membantumu dalam memahami maksud orang lain sekaligus menunjukkan bahwa kamu menghargai mereka. Semakin orang lain merasa dihargai, semakin mudah bagimu membangun hubungan baik dengan mereka.

Agar kemampuan komunikasimu berkembang, cobalah untuk lebih banyak mendengarkan dibandingkan berbicara. Dengan mendengarkan secara saksama, kamu dapat memberikan tanggapan yang baik kepada lawan bicara.

2. Pahami dengan siapa kamu bicara
Salah satu hal utama yang perlu kamu lakukan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi adalah memahami siapa lawan bicaramu. Latar belakang yang berbeda tentu membentuk karakter yang juga berbeda.

Ini akan memengaruhi cara kamu berkomunikasi dengan semua orang, mulai dari bahasa yang kamu gunakan hingga apa yang akan kamu ceritakan. Menyesuaikan caramu berkomunikasi dengan latar belakang lawan bicara akan membantumu membangun hubungan baik dengan mereka.

3. Menunjukkan bahasa tubuh yang baik
Bahasa tubuh menggambarkan emosi dan perasaan saat kamu berbicara. Bahkan, gerak-gerik tubuh yang muncul tanpa disadari dapat menampilkan emosi yang sebenarnya tidak ingin kamu tunjukkan. Misalnya, gestur tidak nyaman atau tidak percaya diri.

Untungnya, kamu bisa melatih bahasa tubuhmu sendiri. Cobalah membiasakan diri dengan mengatur posisi duduk dan berdiri agar tetap tegak. Posisi ini akan membuat kamu semakin tampak percaya diri. Jangan lupa, pertahankan kontak mata pada saat yang tepat untuk menunjukkan bahwa kamu juga tegas.

4. Berbicara langsung ke intinya

kemampuan komunikasi EKRUTOrang yang banyak berbicara belum tentu memiliki kemampuan komunikasi yang baik bila bicaranya selalu bertele-tele. Kemampuan yang baik justru dimiliki oleh mereka yang mampu menyampaikan inti perbincangan secara lugas dan efektif.

Ini bukanlah kemampuan yang mudah, tapi tidak mustahil untuk diasah. Sebelum berbicara, cobalah untuk memikirkan apa yang akan kamu katakan. Bayangkan pula alasan mengapa kamu berkomunikasi dengan lawan bicaramu serta apa inti dari hal yang akan kamu sampaikan.

5. Ketahui waktu dan tempat yang tepat untuk berbicara
Memiliki selera humor yang baik memang dapat membantu kamu dalam menjalin komunikasi. Namun, ingatlah bahwa komunikasi yang dilakukan dengan jenaka tidak selalu bisa dilakukan di tempat kerja.

Begitu pula ketika kamu hendak menyampaikan suatu topik di tengah-tengah diskusi yang serius. Ketahui kapan waktu yang tepat bagimu untuk membawa topik tersebut. Kenali pula apakah lawan bicaramu adalah orang yang tepat untuk membicarakannya.

6. Awali dan akhiri percakapan dengan topik yang kamu bahas
Aspek lain yang tidak kalah penting dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi adalah mampu menyampaikan maksud secara efektif. Caranya adalah menghindari pembicaraan bertele-tele dan fokus membahas inti topik.

Kemampuan ini amat penting, khususnya saat kamu mempresentasikan suatu topik. Sampaikan topik yang akan kamu bahas pada awal presentasi agar audiens mendapatkan gambaran mengenai topik tersebut. Kemudian, rangkum kembali apa yang telah kamu jelaskan agar mereka semakin memahaminya.

7. Meminta masukan dan saran
Masukan, saran, bahkan kritik dari rekan kerja dan manajer amat penting untuk mengembangkan kemampuan komunikasi. Pasalnya, mereka adalah orang-orang yang dapat melihat potensi dan kelemahan yang tidak kamu sadari.

Kembangkanlah setiap masukan positif yang kamu terima. Di saat yang sama, teruslah berusaha untuk memperbaiki kelemahan pada cara kamu berkomunikasi. Bila perlu, kamu dapat meminta bantuan rekan kerja untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

8. Kurangi mengandalkan visual
Cara lain meningkatkan kemampuan komunikasi yang bisa kamu praktikan adalah dengan kurangi bergantung pada  bantuan visual, seperti menggunakan power point ketika kamu melakukan presentasi.

Steve Job pernah membuat aturan di perusahaannya dulu untuk melarang penggunaan power point bagi karyawan saat presentasi sebab menggunakan tools tersebut dipercaya dapat menghambat komunikasi dibanding memperlancarnya.

sumber : https://www.ekrut.com/media/kemampuan-komunikasi