Dunia Baru Marketing

November 28, 2023 admin
0

Dunia Baru Marketing

Dalam dunia jual beli produk atau jasa srategi pemasaran sangtlah dibutuhkan oleh penjual atau pemilik perusahaan dibidang jasa. Keduanya dituntut pintar dalam membaca tempat dan waktu produk atau jasa tersebut mau dipasarkan, sebab jika mereka tidak mampu dalam mengatur srategi pemasarannya yang menjadi ancaman menurunnya tingkat penjualannya.

Di Era yang serba digital ini ada dunia baru atau strategi baru yang harus diketahui oleh penjual barang atau pemilik perusahaan jasa, yaitu strategi digital marketing?

Digital marketing dilansir dari Wikipedia adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah merek atau produk menggunakan media digital atau internet dengan tujuan untuk menarik konsumen atau calon konsumen secara cepat. Dari definisi tersebut tentu pembaca langsung paham apa terkait digital marketing. Jadi kesimpulannya bahwa memang benar adanya di Era yang serba digital ini perlunya penjual barang atau pemilik perusahaan jasa untuk mengerti dan paham terkait digital marketing, dengan strategi ini proses pemasaran dapat lebih cepat menjaukan konsumen atau client.

Dari penjelasan diatas dapat sedikit mengerti manfaat dari strategi pemasaran baru ini. Utnuk lebih jelasnya penulis akan menjelaskan lebih rinci terkait manfaat dan kelemahan dari digital marketing. Adapun manfaat dari digital marketing sebagai berikut :

  • Hemat Biaya

Tidak sama dengan strategi pemasaran yang lain. Pemasaran menggunakan jejaring internet ini sangatlah jika kita lihat dari sisi anggaran yang harus kita  keluarkan. Strategi digital marketing sangatlah menghemat pengeluaran anggaran, sebab biaya primer yang harus dikeluarkan hanya untuk pembelian kouta internet dan pembelian akun di platform yang berbayar.

Bahkan ada platform yang bisa digunakan dengan tanpa harus ada harga yang kita bayarakan atau gratis.

  • Jangkauan Luas

Dengan strategi pemasaran dengan bantuan internet ini barang atau jasa yang ingin kita pasarkan dapat menjangkau pasar yang sangat luas. Berbeda dengan marketing konvensional, digital marketing memberikan pada penjual atau pemilik perusahan jasa untuk lebih mudah menjangkau pasar tidak hanya terbatas pada daerah tempat barang dan jasa tersebut dikelola. Seperti contoh sekarang banyak produk lokal Indonesia yang sudah banyak di pasar Internasional dengan bantuan internet.

  • Dapat dilakukan Bersamaan

Dengan adanya dunia baru ini kita sebagai penjual atau pemilik perusahan jasa dapat memasarkan pruduk atau jasa kita kepada bermacam-macam segmen konsumen secara bersamaan.

  • Proses Pelaksanaan yang Cepat

Untuk memberikan bius perhatian konsumen atau client kita tidak membutuhkan waktu yang lama. Sebab dengan adanya pemasaran online ini kamu tidak perlu lagi berbicara panjang lebar seperti strategi pemasaran konvensional, jadi kita dapat menyiapkan iklan pemasaran kita sesingkat dan semenarik mungkin.

  • Lebih Efektif dalam Menjangkau Konsumen atau Client

Kita tidak lagi perlu menggunakan orang ketiga jika kita mau untuk berhubungan dengan konsuen atau client, sebab dengan adanya strategi baru ini kita bisa berhubungan langsung dengan konsumen atau client.

  • Mendorong Brand Engagement

Dengan keefektifan digital marketing kamu dapat dengan mudah memberikan kesan positif kepada konsumen tentang barang atau jasa yang kamu jual. Dengan berhubungan langsung kamu dapat tahu apa yang dibutuhkan oleh konsumen atau client dengan itu kita dapat lebih mudah mengevaluasi kekurangan dari barang atau jasa yang kita buat.

  • Meningkatkan Loyalitas Brand

Hal yang tak kalah penting, kamu bisa memperoleh keuntungan strategi digital marketing berupa adanya peningkatan loyalitas brand. Loyalitas brand memiliki peran penting yang dapat mendorong konsumen untuk kembali melakukan transaksi atau repeat order. Semakin tinggi loyalitas brand, usaha yang kamu jalankan kian stabil.

Adapun kekurangan dari strategi baru ini adalah :

  • Butuh Waktu yang Panjang

Penerapan strategi marketing memang membuat kamu bisa melakukan aktivitas pemasaran secara cepat. Hanya saja, kamu tidak bisa merasakan hasilnya secara langsung. Di waktu yang sama, proses pembuatan konten pemasaran juga memerlukan waktu yang tidak sedikit. Jadi, kamu perlu mengalokasikan waktu yang cukup banyak sebagai bagian dari investasi.

Fakta ini dapat kamu lihat dalam hasil riset yang dilakukan oleh Social Media Today. Mereka melaporkan bahwa rata-rata waktu yang digunakan oleh seorang digital marketer adalah sekitar 6 jam per hari. Bahkan, 1 di antara 3 praktisi digital marketing mengalokasikan waktu online lebih dari 11 jam per hari.

  • Cenderung Memunculkan Reaksi Negatif

Kemampuan dalam menjangkau audiens secara luas merupakan kelebihan dan kekurangan digital marketing. Faktor ini menjadi kekurangan karena jangkauan yang besar juga menimbulkan risiko respons negatif dari para pengguna internet tidak kalah besar. Situasi tersebut dapat terjadi brand message yang kamu sampaikan dianggap keliru oleh sebagian orang.

Di waktu yang sama, fenomena trolling di internet dapat menjadi pemicu munculnya respons negatif dari warganet. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan antisipasi terhadap kejadian tersebut.

  • Terkadang, Digital Marketing Susah Dikontrol

Kamu tidak bisa memprediksi hasil dari strategi digital marketing yang kamu jalankan. Terkadang, konten pemasaran kamu bisa menjadi viral. Namun, tak menutup kemungkinan marketing campaign tak berjalan sesuai rencana.

  • Kesulitan dalam Menghitung ROI

Dalam aktivitas pemasaran digital, kamu memang bisa memperoleh parameter dalam mengukur tingkat keberhasilan. Kamu bisa memanfaatkan berbagai tool yang tersedia di internet.

Hanya saja, tidak semua tool tersebut mampu memberikan laporan yang dapat dipercaya. Selain itu, kamu juga perlu membekali diri dengan pengetahuan dalam memahami laporan tersebut. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui return of investment (ROI).

  • Dapat Ditiru dengan Mudah

Strategi digital marketing relatif mudah dijiplak oleh pebisnis lain. Oleh karenanya, tak menutup kemungkinan kalau pihak yang menjiplak strategi digital marketing kamu adalah kompetitor langsung. Dampaknya, angka penjualan produk kamu dapat mengalami penurunan secara drastis.

  • Gangguan White Noise

Kekurangan digital marketing terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah potensi gangguan white noise. Hal ini dapat terjadi karena ada begitu banyak informasi yang ada di internet. Berhadapan dengan banyak informasi dalam satu waktu, tak menutup kemungkinan kalau iklan kamu bakal diacuhkan oleh para pengguna internet.

Itulah informasi terkait kelebihan dan kekurangan digital marketing yang perlu kamu ketahui. Dengan memperhatikan beberapa aspek tersebut, strategi pemasaran digital memberi lebih banyak manfaat bagi para pebisnis. Apalagi, kalau penerapannya dilakukan dengan penuh perhitungan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: https://www.kompasiana.com/ibaidawi/65680275c57afb6d0850e822/dunia-baru-marketing?page=3&page_images=1

Peran Digital Marketing dalam Transformasi Bisnis Modern

November 15, 2023 admin
0

Peran Digital Marketing dalam Transformasi Bisnis Modern

Digital marketing telah menjadi tulang punggung strategi pemasaran modern dalam menghadapi era digital. Dengan perkembangan teknologi informasi dan internet, bisnis di seluruh dunia dapat mengakses pasar global dengan lebih efektif. Artikel ini akan membahas peran penting digital marketing dalam transformasi bisnis modern, menggali strategi-strategi kunci, manfaat, dan tantangan yang mungkin dihadapi.

1. Pengenalan Digital Marketing

Digital marketing merujuk pada penggunaan platform digital seperti internet, media sosial, dan perangkat seluler untuk mempromosikan produk atau layanan. Seiring dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat pada teknologi, digital marketing telah menjadi kebutuhan mendesak bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dan bersaing di pasar global.

Strategi Digital Marketing

a. Search Engine Optimization (SEO): SEO adalah teknik yang digunakan untuk meningkatkan peringkat situs web di mesin pencari seperti Google. Dengan strategi SEO yang baik, bisnis dapat meningkatkan visibilitas online dan menarik lebih banyak pengunjung.

b. Social Media Marketing: Melalui platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, bisnis dapat berinteraksi langsung dengan audiens mereka. Kampanye iklan yang cerdas di media sosial dapat menciptakan hubungan yang kuat antara merek dan konsumen.

c. Content Marketing: Konten yang berkualitas tinggi adalah kunci untuk menarik perhatian dan mempertahankan pengunjung. Melalui blog, video, dan konten-konten lainnya, bisnis dapat memberikan nilai tambah kepada audiens mereka.

d. Email Marketing: Meskipun sudah ada sejak lama, email marketing tetap menjadi alat yang efektif untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Dengan merancang kampanye email yang terarah, bisnis dapat membangun kesetiaan pelanggan dan meningkatkan penjualan.

2. Manfaat Digital Marketing

a. Meningkatkan Jangkauan Global: Digital marketing memungkinkan bisnis untuk mencapai pasar global tanpa batasan geografis. Dengan berbagai strategi online, bisnis dapat menjangkau pelanggan potensial di berbagai belahan dunia.

b. Pengukuran Kinerja yang Akurat: Berbeda dengan metode pemasaran tradisional, digital marketing memungkinkan perusahaan untuk melacak dan menganalisis kinerja kampanye dengan lebih akurat. Data yang terukur memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan strategi mereka secara real-time.

c. Interaksi Langsung dengan Pelanggan: Melalui media sosial dan platform online lainnya, bisnis dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan. Ini menciptakan peluang untuk mendengarkan umpan balik, menanggapi pertanyaan, dan membangun hubungan yang lebih kuat.

3. Tantangan Digital Marketing

a. Perubahan Algoritma: Algoritma mesin pencari dan platform media sosial sering berubah, yang dapat mempengaruhi visibilitas online. Bisnis perlu terus memantau perubahan ini dan mengadaptasi strategi mereka.

b. Persaingan yang Ketat: Semakin banyak bisnis yang beralih ke digital marketing, meningkatkan tingkat persaingan. Untuk membedakan diri, perusahaan perlu mengembangkan strategi yang kreatif dan unik.

c. Keamanan Data: Dengan banyaknya data yang dikumpulkan dalam kampanye digital marketing, keamanan data menjadi perhatian utama. Bisnis harus memastikan bahwa mereka mematuhi regulasi privasi dan melindungi informasi pelanggan.

Kesimpulan

Digital marketing bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan dalam dunia bisnis modern. Dengan merancang strategi yang tepat, mengatasi tantangan yang mungkin muncul, dan memanfaatkan manfaat digital marketing, perusahaan dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar dalam transformasi bisnis mereka. Dengan terus memantau tren dan teknologi baru, bisnis dapat tetap relevan dan adaptif di era digital yang terus berkembang.

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: https://www.kompasiana.com/halo0mi14939/6577d529c57afb564826d9b2/peran-digital-marketing-dalam-transformasi-bisnis-modern?page=2&page_images=1

 

Revitalisasi Bisnis di Era Digital

November 3, 2023 admin
0

Revitalisasi Bisnis di Era Digital

Dalam dekade terakhir, dunia bisnis telah mengalami perubahan yang luar biasa akibat pesatnya perkembangan teknologi dan informatika. Era digital telah merambah ke setiap aspek kehidupan, memicu transformasi mendalam dalam cara bisnis beroperasi dan berinteraksi dengan pelanggan. Seiring dengan kemajuan teknologi, konsep revitalisasi bisnis telah menjadi semakin relevan. Bisnis yang mampu beradaptasi dengan perubahan cepat dan mengintegrasikan inovasi teknologi memiliki peluang besar untuk memimpin dalam peta persaingan. Kita akan membahas bagaimana transformasi digital, e-commerce yang melesat, analisis big data, dan kecerdasan buatan tidak hanya mengubah model bisnis, tetapi juga menciptakan peluang baru yang menarik.

Revitalisasi bisnis adalah suatu pendekatan strategis yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperbarui, membangkitkan, dan meningkatkan kinerja bisnisnya. Dalam konteks perkembangan teknologi dan informatika, revitalisasi bisnis mengacu pada transformasi menyeluruh yang didorong oleh adopsi teknologi baru, inovasi digital, dan penyesuaian dengan tuntutan pasar yang berkembang pesat. Beberapa konsep kunci dalam revitalisasi bisnis melibatkan:

1. Transformasi Digital

Revitalisasi bisnis di era digital melibatkan perubahan fundamental dalam cara perusahaan beroperasi. Ini mencakup pengadopsian teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, meningkatkan fleksibilitas, dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan.

2. Inovasi Produk dan Layanan

Perusahaan yang berhasil merevitalisasi bisnis mereka akan fokus pada inovasi produk dan layanan. Penggunaan teknologi dan analisis data membantu menciptakan produk atau layanan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar yang terus berubah.

3. E-Commerce dan Digitalisasi

Melibatkan penggunaan platform e-commerce, perusahaan dapat memperluas jangkauan mereka dan mencapai pasar yang lebih luas. Penerapan teknologi digital dalam rantai pasokan dan manajemen inventaris juga menjadi bagian integral dari revitalisasi ini.

4. Analisis Big Data dan Kecerdasan Buatan

Memanfaatkan analisis big data dan kecerdasan buatan membantu perusahaan memahami perilaku pelanggan, mengidentifikasi tren pasar, dan membuat keputusan yang lebih informasional.

5. Pengalaman Pelanggan Digital

Fokus pada menciptakan pengalaman pelanggan yang mulus dan terhubung melalui saluran digital. Ini mencakup antarmuka pengguna yang ramah dan personalisasi layanan berbasis data.

6. Keamanan Digital

Revitalisasi bisnis juga mencakup perhatian pada keamanan digital. Perlindungan data pelanggan, keamanan transaksi online, dan perlindungan terhadap serangan siber menjadi bagian penting dalam konsep ini.

7. Pelatihan Karyawan dan Pengembangan Keterampilan

Menghadapi perubahan teknologi, revitalisasi bisnis memerlukan pelatihan karyawan dan pengembangan keterampilan agar dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut.

8. Responsibilitas Sosial dan Keberlanjutan

Perusahaan yang merencanakan revitalisasi bisnis juga seringkali memasukkan konsep tanggung jawab sosial perusahaan dan keberlanjutan dalam strategi mereka, merespons tuntutan konsumen modern yang semakin peduli dengan isu-isu ini.

Revitalisasi bisnis bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi juga tentang menciptakan tren baru dan menjadi pelaku utama dalam mengarahkan perubahan di pasar. Perusahaan yang mampu merangkul konsep-konsep ini dengan bijak akan mendapatkan manfaat jangka panjang dalam menghadapi dinamika bisnis global yang terus berubah.

Dalam era digital yang berkembang pesat, revitalisasi bisnis menjadi suatu keniscayaan untuk tetap relevan dan bersaing. Perkembangan teknologi dan informatika membentuk landasan yang kuat bagi transformasi ini, memicu perubahan signifikan dalam strategi bisnis, pengalaman pelanggan, dan model operasional. Dengan demikian, untuk meraih kesuksesan di era digital ini, perusahaan harus berani berubah, terus berinovasi, dan berkomitmen pada adopsi teknologi terkini. Revitalisasi bisnis bukan hanya suatu keharusan, tetapi juga peluang untuk membentuk masa depan bisnis yang lebih tangguh dan adaptif.

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: https://www.kompasiana.com/deawulansaummi6215/6585b934c57afb46fe069d62/revitalisasi-bisnis-di-era-digital?page=2&page_images=1

 

Melampaui Mitos Micromanagemnt, From Zero to Hero

October 28, 2023 admin
0

Melampaui Mitos Micromanagemnt, From Zero to Hero

Di dunia bisnis yang serba cepat dan penuh tantangan, micromanagement sering kali dipandang sebagai tabu, sebuah gaya kepemimpinan yang menghambat kreativitas dan inisiatif.

Namun, melalui lensa yang berbeda, kita dapat melihat bahwa micromanagement, bila dilakukan dengan tepat, bisa menjadi alat yang penting dan efektif dalam strategi kepemimpinan.

Pertama-tama, penting untuk mengerti apa itu micromanagement. Secara sederhana, micromanagement adalah praktik di mana seorang pemimpin secara detail terlibat dalam pekerjaan bawahannya.

Ini sering kali dilihat sebagai tanda tidak percaya dan kontrol berlebihan. Namun, bayangkan seorang chef di sebuah restoran Michelin-starred; detail kecil dalam penyajian dan rasa adalah kunci kesuksesan. Dalam konteks ini, micromanagement bukan hanya penting, tetapi juga diperlukan.

Dalam dunia bisnis, ada situasi di mana micromanagement menjadi esensial. Misalnya, saat memasuki pasar baru atau meluncurkan produk baru, detail kecil bisa menentukan keberhasilan atau kegagalan.

Seorang pemimpin yang memahami nuansa ini dan turun tangan dapat membantu memastikan bahwa strategi perusahaan dijalankan dengan sempurna.

Micromanagement juga penting dalam mengembangkan karyawan. Bagi pekerja baru atau mereka yang mempelajari keterampilan baru, bimbingan dan umpan balik yang detail dari atasan dapat menjadi sumber belajar yang berharga. Ini seperti pelatih yang mengoreksi teknik atlet secara detil untuk mengoptimalkan performa mereka.

Namun, seperti pisau bermata dua, micromanagement perlu dilakukan dengan hati-hati. Kuncinya adalah keseimbangan. Ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang kemampuan individual anggota tim dan tingkat kepercayaan yang telah dibangun.

Contohnya, di Google, praktik ‘20% time’ memungkinkan karyawan bekerja pada proyek yang mereka pilih selama 20% dari waktu kerja mereka. Ini adalah contoh sempurna dari keseimbangan antara micromanagement dalam operasi sehari-hari dan memberi kebebasan kepada karyawan untuk berinovasi.

Dalam praktiknya, komunikasi adalah kunci. Seorang pemimpin harus menjelaskan mengapa mereka terlibat secara detail dalam aspek tertentu dari pekerjaan. Ini mencegah persepsi negatif dan membangun pemahaman bahwa tujuan akhirnya adalah keberhasilan bersama.

Micromanagement, jika dilakukan dengan bijak, dapat menjadi alat yang efektif dalam manajemen. Namun, ada garis tipis antara terlibat secara detail dan mengendalikan secara berlebihan.

Berikut adalah beberapa tips untuk menjalankan micromanagement dengan tepat sasaran dan efektif:

1. Kenali Situasi yang Memerlukan Micromanagement:

Tidak semua situasi memerlukan pendekatan detail. Micromanagement paling efektif dalam proyek-proyek penting, ketika pelatihan karyawan baru, atau saat menghadapi situasi krisis. Mengenali kapan harus menerapkan gaya manajemen ini adalah kunci pertama.

2. Jadilah Spesifik dalam Tujuan dan Harapan:

Saat menerapkan micromanagement, penting untuk jelas dan spesifik tentang apa yang Anda harapkan. Ini mengurangi kebingungan dan memungkinkan karyawan untuk memahami dengan tepat apa yang perlu mereka capai.

3. Kombinasikan dengan Delegasi yang Efektif:

Micromanagement tidak berarti melakukan semuanya sendiri. Delegasi tugas masih penting. Kombinasikan keterlibatan detail Anda dengan pemberian tanggung jawab kepada karyawan Anda untuk mengembangkan kemandirian mereka.

4. Beri Umpan Balik Konstruktif:

Memberikan umpan balik yang konstruktif dan reguler dapat membantu karyawan memahami cara meningkatkan pekerjaan mereka. Hindari kritik yang merusak; fokuslah pada cara untuk memperbaiki dan meningkatkan.

5. Pahami Karyawan Anda:

Setiap karyawan berbeda. Beberapa mungkin membutuhkan lebih banyak bimbingan dan pengawasan daripada yang lain. Micromanagement efektif memerlukan pemahaman tentang kebutuhan individu karyawan Anda.

6. Gunakan Teknologi untuk Memudahkan:

Alat-alat seperti software manajemen proyek dapat membantu Anda tetap terlibat tanpa harus terus-menerus memeriksa secara langsung. Ini memungkinkan Anda untuk memantau kemajuan tanpa terlalu mengganggu.

7.  Jaga Komunikasi yang Terbuka:

Buat lingkungan di mana karyawan merasa nyaman memberikan masukan dan berbicara tentang tantangan yang mereka hadapi. Komunikasi dua arah adalah penting dalam micromanagement.

8. Tentukan Batas Waktu Keterlibatan Anda:

Jika Anda terlibat secara detail dalam sebuah proyek atau dengan karyawan tertentu, tetapkan batas waktu. Ini membantu mencegah terperangkap dalam pola micromanagement yang tidak berkesudahan.

9. Evaluasi dan Sesuaikan Pendekatan Anda:

Secara berkala, luangkan waktu untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan Anda. Jika suatu strategi tidak bekerja, jangan takut untuk menyesuaikannya.

10. Promosikan Kemandirian:

Akhirnya, tujuan micromanagement harus untuk membimbing karyawan menuju kemandirian. Menggunakan pendekatan ini sebagai alat pembelajaran dapat membantu karyawan tumbuh dan berkembang secara profesional.

Pada akhirnya, penting untuk diingat bahwa setiap gaya kepemimpinan memiliki tempat dan waktunya. Micromanagement, bila dilakukan dengan benar dan dalam konteks yang tepat, bukan hanya alat yang efektif untuk mencapai keunggulan operasional, tetapi juga cara untuk mengembangkan dan mempersiapkan karyawan untuk tanggung jawab yang lebih besar. Dengan pendekatan yang tepat, micromanagement bisa mengubah cara kita melihat detail dalam pencapaian kesuksesan. (clint)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: https://www.kompasiana.com/clint23690/6586959a12d50f25344be8d2/melampaui-mitos-micromanagement-from-zero-to-hero?page=4&page_images=1

Merketing 6.0 dan Era Baru Pemasaran yang Menyentuh Generasi Z dan Alpha

October 17, 2023 admin
0

Terhubung Lebih Dalam: Merketing 6.0 dan Era Baru Pemasaran yang Menyentuh Generasi Z dan Alpha

Dalam era revolusi digital yang mengubah cara kita berinteraksi, Marketing 6.0 muncul sebagai pendekatan revolusioner untuk menjangkau Generasi Z dan Alfa. Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan merinci visi ini dalam konsep “The Future is Immersive”

Pendekatan ini menitikberatkan pada pengalaman konsumen yang menyeluruh, memanfaatkan teknologi seperti augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Membentuk hubungan emosional dengan konsumen, Marketing 6.0 menciptakan pengalaman yang tak terlupakan, memadukan dunia fisik dan digital.

Berfokus pada keaslian dan keterlibatan, strategi ini menangkap perhatian generasi yang lebih canggih secara teknologi, menggugah rasa ingin tahu mereka. Dengan menggabungkan teknologi dan kreativitas, Marketing 6.0 membuka peluang baru, membentuk masa depan pemasaran yang tak terelakkan: imersif, responsif, dan berpusat pada konsumen.

Betapa pentingnya memahami perilaku konsumen dalam dunia yang terus berubah. Strategi pemasaran tidak lagi bisa bersifat statis. Sebaliknya, mereka harus dinamis dan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan selera dan preferensi konsumen.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: https://www.kompasiana.com/julianas25/658dfb85c57afb78e5690b02/terhubung-lebih-dalam-marketing-6-0-dan-era-baru-pemasaran-yang-menyentuh-hati-generasi-z-dan-alpha?page=1&page_images=2

Membangun Bisnis Digital By E-Commerce

October 5, 2023 admin
0

Membangun Bisnis Digital By E-Commerce

Di era digital saat ini, banyak perubahan yang terjadi salah satunya sistem dan proses bisnis harus diubah ulang dengan mengandalkan teknologi baru agar tetap dapat bersaing dan berkembang dengan perkembangan zaman. Persaingan bisnis global yang semakin hari semakin tinggi membuat pelaku usaha mau tidak mau harus meningkatkan inovasi produk berbasis teknologi. Berdasarkan laporan We Are Social berjudul Digital 2021, jumlah pengguna internet di Indonesia hanya 72,7 juta orang pada 2015. Dalam waktu enam tahun, jumlah tersebut meroket hingga 178,68% menjadi 202,6 juta orang (Aurelia, dkk: 2023). Bisnis digital ini sering disebut sebagai usaha mikro yang dilakukan di dunia maya dengan bantuan internet, belanja online kerap dikaitkan dengan generasi Z sebagai konsumen terbanyaknya.

Mayoritas bisnis digital yang muncul di era saat ini cenderung memanfaatkan teknologi melalui media online yang disebut e-commerce. Pateli dan Giaglis (2005) menyatakan bahwa percepatan pertumbuhan  Teknologi  Informasi  dan Komunikasi (ICT) mampu meningkatkan tren yang mengubah model bisnis tradisional atau mendorong  berdirinya  bisnis  baru  (startup) yang  cenderung  memanfaatkan  peluang teknologi. Perkembangan teknologi bisnis digital by E-Commerce telah menjadi kekuatan utama dalam dunia perdagangan global. Platform E-Commerce seperti Shopee, Lazada, Alibaba, Tokopedia, dan lainnya telah mengubah pandangan mengenai perdagangan tradisional lalu membawa keuntungan besar sekaligus menghadirkan sejumlah tantangan besar. Misalnya, Shopee, sebagai salah satu pemimpin di Asia Tenggara, menghadirkan konsep pasar digital yang dinamis. Keberhasilan Shopee tidak hanya terletak pada model bisnis B2C (Business to Consumer) yang tradisional, tetapi juga pada inovasi-inovasi seperti flash sale dan program loyalitas yang menggugah minat pembeli.

Membangun bisnis digital menggunakan platform E-Commerce bukan lagi menjadi sebuah trend, melainkan juga sebagai kebutuhan mendesak untuk menghadapi persaingan pasar global yang semakin ketat, beberapa langkah dan strategi yang dapat diambil untuk mengembangkan bisnis E-Commerce seperti:

  • Langkah pertama yang diambil ialah merancang plan atau rencana, juga tentukan visi, misi, tujuan bisnis yang akan menjadi landasan kuat untuk memandu setiap langkah selanjutnya.
  • Pilih platform E-Commerce yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, Platform populer seperti Shopee, lazada, alibaba, tiktokshop, dan lainnya menawarkan berbagai fitur dan skala yang berbeda, sehingga sebagai pelaku usaha dapat memilih sesuai dengan jenis produk dan layanan yang ditawarkan kepada konsumen.
  • Mulailah membuat desain website yang menarik agar konsumen tertarik dengan produk yang kita buat
  • Gunakan strategi pemasaran digital yaitu dengan promosi menggunakan social media sebagai alat yang paling efektif untuk menyentuh konsumen.
  • Lakukan analisis data untuk memahami perilaku pelanggan, tren penjualan, dan kinerja produk. Data ini dapat menjadi panduan berharga untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.
  • Secara teratur pantau kinerja bisnis dan terus identifikasi perkembangan bisnis yang dibuat. Karena, Membangun bisnis digital menggunakan E
  • Commerce bukan hanya tentang menjual produk, tetapi juga tentang membangun hubungan dengan pelanggan dan beradaptasi dengan perubahan pasar.

Beberapa keuntungan Bisnis Digital by E-Commerce: a. Mampu mencapai pasar global tanpa batasan geografis sehingga membuka peluang penjualan yang besar; b. Penurunan biaya operasional seperti penyewaan tempat dan biaya overhead, mengoptimalkan efisiensi bisnis. Misalnya, Alibaba dapat memberikan harga yang lebih kompetitif karena pengeluaran operasional yang lebih rendah dalam model bisnisnya; c. Personalisasi pengalaman pengguna dengan rekomendasi produk yang tepat dan program loyalitas seperti Shopee menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk memberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan preferensi pelanggan.

Sedangkan, kerugian Bisnis Digital by E-Commerce seperti: Risiko keamanan seperti pencurian data dan penipuan transaksi dapat merugikan kepercayaan pelanggan; Ketergantungan pada teknologi dan persaingan yang ketat dengan platform E-Commerce lainnya dapat membuat marjin keuntungan menjadi tipis seperti persaingan antara Lazada, Shopee, dan Tokopedia di pasar Asia Tenggara.

Bisnis digital by E-Commerce telah membawa perubahan dalam cara perdagangan, walaupun menghadapi tantangan seperti keamanan transaksi dan persaingan sengit, keuntungan-keuntungan dalam akses pasar global, biaya operasional yang rendah, dan inovasi teknologi membuktikan bahwa bisnis ini terus berkembang dan menjadi kekuatan utama dalam perekonomian global. Masa depan E-Commerce terletak pada kemampuan perusahaan untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perubahan, dan memberikan pengalaman pengguna yang tak terlupakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber: https://www.kompasiana.com/muhammad99498/658a1d9a12d50f0627572055/membangun-bisnis-digital-by-e-commerce

Memanfaatkan Teknologi Informasi Saat Ini Dengan Terjun ke Bisnins Online

September 25, 2023 admin
0

Memanfaatkan Teknologi Informasi Saat Ini Dengan Terjun ke Bisnins Online

Teknologi  yang tersedia saat ini berkembang  sangat pesat. Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, masyarakat tidak perlu lagi khawatir akan batas, jarak, ruang, maupun waktu. Segalanya kini bisa dilakukan secara digital sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas apa pun.

Kegiatan usaha saat ini juga telah memanfaatkan internet yang kita kenal electronic business (e-business) dan electronic commerce (e-commerce). Tidak sedikit Masyarakat yang sudah mulai terjun ke dunia bisnis online ini, Adapun manfaat yang diberikan saat kita menggunakan teknologi internet yaitu bisa mencapai pasar yang lebih luas karena tidak terbatas oleh batas geografis. Selain itu, biaya operasional nya bisa lebih rendah karena tidak perlu menyewa tempat fisik atau mengurus inventaris besar. Bisnis online juga memberi fleksibilitas waktu, memungkinkan untuk bekerja dari mana saja dan kapan saja.

Selain itu pemasaran juga dapat dilakukan melalui media sosial. Media sosial merupakan salah satu cara yang ampuh untuk mempromosikan produk barang dan jasa yang kita miliki melalui internet marketing dengan caranya mudah sederhana tetapi memiliki efek yang luar biasa. Penggabungan social media dengan pemasaran adalah untuk mendukung kinerja pemasaran seiring perkembangan teknologi dan informasi.

Ada beberapa sosial media marketing yang populer dikalangan masyarakat, seperti Facebook, Twitter, Tiktok, Instagram, Youtube, dan masih banyak lagi. Salah satu faktor terpenting dalam bisnis online adalah kepercayaan. Artinya, antara pihak harus memiliki rasa kepercayaan terhadap satu sama lain karena selama menjalankan bisnis online antara pihak memang tidak bertemu secara langsung. Pembelian produk ataupun jasa secara online menjadi alternatif yang berkembang pesat di masa ini.

Yuk, jadilah bagian dari revolusi digital dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk membuka peluang bisnis online. Buat langkah pertama anda menuju masa depan yang lebih terkoneksi dan berdaya saing tinggi. Bersama-sama, kita bisa menciptakan perubahan positif dan mengambil untung dari potensi tak terbatas yang ditawarkan dunia digital. Mulai sekarang, buka pintu kesempatan anda dan raih sukses melalui bisnis online!

 

 

 

 

 

 

sumber: https://www.kompasiana.com/fatinnnafisaa9801/658abf1212d50f45306a9db2/memanfaatkan-teknologi-informasi-saat-ini-dengan-terjun-ke-bisnis-online#google_vignette

Peningkatan Digital Marketing Melalui Website dan Pemasaran Online

September 18, 2023 admin
0

Peningkatan Digital Marketing Melalui Website dan Pemasaran Online Menggunakan Media Sosial

Apa yang dimaksud dengan Digital Marketing ?

Perkembangan zaman di era globalisasi ini telah menciptakan era digital yang berkembang pesat salah satunya yaitu pada digital marketing. Situasi ini menuntut berbagai pihak untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan baru ini, yaitu para pelaku usaha, baik pelaku usaha dalam skala kecil, menengah maupun besar (Febriani & Dewi, 2019). Tidak terkecuali dengan sistem pemasaran dan penjualan yang semakin berkembang dan konsumen yang semakin kompleks. Digital marketing merupakan sebuah trobosan baru yang menawarkan seraingkaian kegiatan mulai dari pengembangan strategi pemasaran melalui media digital seperti mobile devices, social media, internet dan berbagai platform online.

Pengertian Digital Marketing menurut (Komalasari, 2021) adalah kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui media digital secara online dengan memanfaatkan berbagai sarana misalnya jejaring sosial. Kemudian menurut (Chakti, 2019) adalah segala upaya yang dilakukan dalam hal pemasaran dengan menggunakan perangkat yang terhubung internet dengan beragam strategi dan media digital. Kelebihan dari digital marketing adalah produk akan cepat tersampaikan kepada calon konsumen dan tidak memakan biaya yang relatif mahal untuk promosi, praktis, cepat dan efisien merupakan hal yang ditawarkan konsep digital marketing kepada dunia produsen, Sehingga konsep pemasaran baru yang berbasis digital ini dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh para pelaku bisnis (Prasetyowati et al., 2020). Dari pengertian di atas dapat disimpulkan digital marketing adalah sebuah kegiatan pemasaran yang memanfaatkan teknologi yang dapat menjangkau seluruh masyarakat atau konsumen di manapun mereka berada tanpa ada lagi batasan geografis ataupun waktu.

Di dalam buku (Safitri et al., 2023) menjelaskan bahwa digital marketing menjadi penting dalam bisnis modern dan menjadi bagian dari strategi pemasaran yang efektif untuk mencapai tujuan bisnis dengan tingkat kebutuhan konsumen yang semakin kompleks dan serba praktis. Ada beberapa karakteristik konsumen digital marketing yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam merancang strategi pemasaran digital antara lain :

  • Mobile-First, Konsumen digital marketing cenderung menggunakan perangkat mobile untuk mengakses internet dan mencari produk atau layanan.
  • Multitasking, Konsumen digital marketing biasanya melakukan lebih dari satu aktivitas secara bersamaan saat mengakses media digital. Mereka dapat membuka beberapa situs web atau aplikasi pada saat yang sama, sehingga perusahaan harus memastikan konten pemasaran mereka dapat menarik perhatian konsumen dan bersaing dengan informasi lain yang tersedia di internet.
  • Interaktif, Konsumen digital marketing ingin terlibat dalam interaksi dua arah dengan merek dan perusahaan, seperti memberikan ulasan dan feedback.
  • Kritis, Konsumen digital marketing cenderung mencari informasi yang lengkap dan membandingkan produk atau layanan sebelum membuat keputusan pembelian
  • Cepat, Konsumen digital marketing menginginkan informasi yang mudah dicari dan diakses dengan cepat, serta proses pembelian yang mudah dan sederhana.

Perusahaan yang ingin berhasil dalam digital marketing perlu memahami karakteristik dan preferensi konsumen digital marketing, serta merancang strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka. Melihat dari karakteristik konsumen digital marketing memiliki banyak manfaat bagi dunia bisnis yaitu untuk meningkatkan visibilitas bisnis, meningkatkan brand awareness, meningkatkan pengalaman konsumen, meningkatkan interaksi dengan konsumen, meningkatkan pengukuran kinerja, dan meningkatkan efisiensi biaya. Dalam keseluruhan manfaat diatas, hal ini dapat membantu pengusaha untuk menjadi lebih efektif dan efisien dalam pemasaran produk atau jasa yang mereka miliki.

Masih di dalam buku (Safitri et al., 2023) mereka menjelaskan jenis-jenis digital marketing yang dapat digunakan oleh pengusaha untuk mempromosikan bisnis mereka yaitu :

  • SEO (Search Engine Optimization) adalah teknik untuk meningkatkan peringkat situs web pada halaman hasil mesin pencari seperti Google. Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan situs web dengan kata kunci relevan, membuat konten yang berkualitas, membangun tautan balik, dan mengoptimalkan halaman web.
  • SEM (Search Engine Marketing) adalah strategi digital marketing yang mencakup iklan yang ditayangkan di mesin pencari seperti Google. Pengiklan membayar untuk menampilkan iklan mereka di atas atau di samping hasil organik pada halaman hasil mesin pencari.
  • Social Media Marketing melibatkan penggunaan media sosial untuk mempromosikan dan membangun bisnis mereka melalui berbagai platfrom media sosial seperti Instagram, Facebook, dll
  • Content Marketing adalah strategi digital marketing untuk membangun citra dalam suatu bisnis yang baik dan berkualitas dengan cara membuat konten yang menarik dan sesuai dengan target pasar yang telah ditentukan.
  • Email Marketing adalah strategi digital marketing yang mempromosikan produk atau jasa mereka dengan cara mengirim email ke daftar pelanggan dengan konten dan tawaran yang menarik
  • Influencer Marketing merupakan jenis marketing yang melibatkan orang-orang yang memiliki pengaruh di media sosial untuk mempromosikan produk atau jasa mereka.
  • Video marketing adalah strategi marketing dengan cara membuat video yang menarik dan berkualitas tinggi dan membagikannya di berbagai platform seperti YouTube, atau Facebook.

Salah satu contoh jenis digital marketing yang sudah sering digunakan yaitu website. Sudah banyak produk atau jasa yang sudah menggunakan website, sebagai sarana promosi dan memasarkan produknya di era digital. Selain sebagai sarana promosi dan memasarkan produk, melalui website pun konsumen dapat mencari dan melihat review tentang produk yang ingin dibeli (Prasetyowati et al., 2020). Pengertian website menurut Azwar dalam buku (Safitri et al., 2023) adalah kumpulan halaman-halaman terkait yang dapat diakses melalui internet. Halaman tersebut dapat berisi informasi, gambar, video, audio, dan berbagai jenis konten lainnya dan dapat diakses oleh pengguna lainnya. Website biasanya dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript, serta didukung oleh server dan database untuk mengelola konten dan interaksi dengan pengguna. Website dapat diakses melalui alamat URL yang unik, yang terdiri dari nama domain dan jalur direktori.

Merancang Pembuatan Website

Sejarah website dimulai pada tahun 1960-an dimana peneliti di Amerika Serikat mulai menggunakan jaringan komputer untuk berbagi informasi dan sumber daya. Pada tahun 1980-an, Tim Berners-Lee, seorang ilmuwan komputer di CERN, mengembangkan sistem yang disebut Enquire untuk membantu peneliti dalam mengorganisir informasi. Kemudian di tahun 1989, Berners-Lee mengembangkan konsep World Wide Web (WWW) dan HTML untuk mengakses dokumen hypertext dan memudahkan pembuatan dan pengiriman dokumen melalui internet. Lalu tahun 1990-an beberapa organisasi membuat website pertama mereka yaitu CERN dan National Center for Supercomputing Applications (NSCA). Lalu tahun 1993, Marc Andreessen dan timnya di NSCA mengembangkan web browser mosaic. Sampai tahun 1995 internet mulai populer di kalangan masyarakat umum. Dan akhirnya penggunaan website untuk bisnis online sangat meningkat. Ada beberapa tokoh yang telah berjasa dalam menciptakan website yaitu, Tim Berners-Lee, Marc Andreessen, Bill Gates dan Paul Allen, Brendan Erich, dan Sir Tim Berners-Lee (Safitri et al., 2023).

Ada beberapa jenis website yang dapat dibedakan berdasarkan fungsi utama mereka (Safitri et al., 2023), yaitu :

  • Website Informasi, untuk memberikan informasi atau pengetahuan topik tertentu.
  • Website Hiburan, untuk memberikan hiburan yang digunakan untuk streaming musik atau film, game online dan sejenisnya.
  • Website E-commerce, sebagai platfrom untuk melakukan transaksi jual beli online, seperti Tokopedia, Shopee, Traveloka, dll.
  • Website Sosial Media, yang digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain melalui internet, seperti Facebook, Instagram atau Twitter. Pada website ini kalian bisa berbagi konten seperti foto dan video.
  • Blog, yaitu jenis website yang digunakan untuk publikasi tulisan atau artikel, blog bisa berisi teks, gambar, audio dan video.
  • Website Korporat, jenis website ini dirancang untuk perusahaan untuk memperkenalkan dan menyampaikan informasi terkait produk, layanan dan sejenisnya.
  • Website pemerintah, jenis website ini sebagai sumber informasi dan layanan publik seperti website resmi pemerintah daerah atau nasional.
  • Website Non-profit, digunakan untuk amal atau menyebarkan informasi dan mengumpulkan donasi.
  • Website Pendidikan, sebagai platfrom untuk pembelajaran seperti situs e-learning atau kursus online.
  • Website personal, dibuat untuk tujuan pribasi seperti portofolio atau biasanya digunakan untuk menekspresikan diri atau sekedar berbagi informasi pribadi.

Dari beberapa jenis-jenis website diatas, bagi seseorang yang ingin mencoba membuat website harus mengetahui bagaimana merancang website agar bisa sesuai dengan tujuan yang kita inginkan, yaitu :

  • Tentukan tujuan dari website yang ingin kalian buat
  • Tentukan siapa target pengguna dari website yang sudah kalian buat. Apakah mereka remaja, dewasa, atau orang tua? Apa kebutuhan dan preferensi mereka? Informasi ini sangat penting dalam menentukan tampilan dan konten dari website
  • Membuat rencana konten yang akan ditampilkan di website kalian, ini mencakup halaman utama, produk dan lain-lain
  • Membuat sketsa desain untuk layout dan elemen desain seperti warna, jenis font, gambar dan logo agar website kalian lebih menarik untuk pengguna website kalian nanti nya
  • Memilih platfrom yang mudah dalam pengoperasiannya, memiliki fitur yang memadai, sistem keamanan yang selalui diperbarui dan sesuai dengan anggaran kalian
  • Membuat Prototype atau tampilan awal dari website kalian
  • Melakukan Uji coba dan Perbaikan saat ada upgrade ataupun trouble
  • Jika website kalian sudah di uji coba dan di periksa secara berkala, maka website kalian dapat duluncurkan secara resmi dan pastikan seluruh fitur dapat berfungsi dengan baik dan dapat diakses oleh semua pengguna (Safitri et al., 2023).

Pemasaran Online menggunakan Media Sosial

Dengan seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengguna sosial media semakin meningkat, maka media sosial dapat digunakan sebagai platform untuk pemasaran. Menurut (Rustian, 2012) media sosial adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Secara etimologi media sosial tersusun dari dua kata, yakni media dan sosial. Media diartikan sebagai alat komunikasi. Sedangkan kata sosial, diartikan sebagai kehidupan masyarakat, sehingga dapat disimpulkan bahwa media sosial sebagai alat komunikasi yang digunakan oleh pengguna dalam proses sosial (Safitri et al., 2023). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemasaran melalui media sosial lebih banyak digunakan oleh pebisnis karena lebih efektif dan efisien karena dapat menjangkau pasar lebih luas dengan biaya rendah (Setiowati, 2018).

Di dalam dunia digital seseorang harus tetap memiliki etika yang baik dan sopan dalam menggunakan media sosial. Terdapat 10 pasal Kode Etik Media Sosial (KEMS), hal ini bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan dan melindungi atas hak cipta, yaitu :

  • Tidak semua informasi bisa dibuka untuk public
  • Tidak boleh memposting yang mengandung bullying
  • Waspadai kejahatan cyber
  • Selektif dalam membaca atau menyebarkan berita agar terhindar dari berita palsu
  • Waspadai akun yang tidak di kenal atau anonim
  • Gunakan tata bahasa yang baik dan benar
  • Hargai kekayaan intelektual seperti memberikan sumbernya
  • Jauhi tindakan asusila apalagi menyebarkan informasi yang berhubungan dengan pornoaksi, pornosuara, pornografi, pornoteks, dan pornomedia.
  • Gunakan media sosial secara wajar
  • Jangan terbujuk ajakan radikalisme dan terorisme

Kegiatan pemasaran dengan menggunakan media sosial biasanya berpusat pada usaha sebuah perusahaan untuk menciptakan konten yang menarik perhatian, sehingga mendorong para pembaca untuk membagikan konten tersebut melalui jejaring media sosial milik mereka. Tujuannya adalah menciptakan electronic word of mouth (eWoM), yakni komentar-komentar yang diberikan dan dibagikan oleh konsumen di internet (misalnya situs web, jejaring sosial, pesan pendek, unggahan status) tentang acara, produk, servis, merek, atau perusahaan tertentu. Dalam buku (Safitri et al., 2023) memberikan tips untuk pemasaran online melalui media sosial, yaitu :

  • Durasi, gunakan durasi yang pendek karena dari penonton akan bosan jika durasi video pemasaran terlalu lama
  • Penargetan, analisis konten yang dibuat agar tersampaikan oleh target
  • Buat kurva ketegangan, Ini meningkatkan kemungkinan pengguna akan tinggal lebih lama untuk mengalami resolusi.
  • Mengatasi emosi, Gunakan musik dalam video yang menyentuh emosi pengguna.
  • Buat keaslian, karena penonton akan lebih percaya jika konten yang dibuat itu masuk di logika nya.

Pemasaran melalui media sosial dapat memberikan kemudahan dan keuntungan yang signifikan kepada UKM/wirausaha. Namun demikian pemasaran melalui media sosial harus dilakukan dengan cara yang benar sehingga tujuan pemasaran dapat dicapai.

 

 

 

 

 

 

sumber : https://www.kompasiana.com/andynidewi4714/6589bbbec57afb17500f1232/peningkatan-digital-marketing-melalui-website-dan-pemasaran-online-menggunakan-media-sosial?page=2&page_images=1

 

 

Perubahan Paradigma Bisnins melalui Platform sebagai Pendorong Ekonomi Digital di Indonesia

September 8, 2023 admin
0

Perubahan Paradigma Bisnis melalui Platform sebagai Pendorong Ekonomi Digital Indonesia

Perkembangan yang sangat pesat pada pertumbuhan dunia komersial berbasis online (internet) atau dikenal dengan e-commerce menggerakan munculnya ekonomi digital. Ekonomi digital ini yang akan mengubah perkembangan dunia bisnis, perdagangan, ekonomi, dan pada akhirnya akan merevolusi kehidupan masyarakat. Ekonomi digital menjadi salah satu kunci penting untuk mewujudkan visi Indonesia emas 2045, yakni mewujudkan iklim usaha yang kondusif dan berkelanjutan untuk penciptaan lapangan pekerjaan. Indonesia sudah mengikuti perkembangan ini, contohnya beberapa perusahaan startup yang mulai menjamur di Indonesia. Tetapi, dibutuhkan strategi yang matang untuk dapat mengembangkan sebuah bisnis dengan basis platform supaya dapat berkembang seperti perusahaan yang sukses di dunia internasional.

Munculnya model bisnis platform bagi sebagian pelaku usaha sangat membantu meningkatkan skala bisnis tanpa investasi dan juga meningkatkan nilai pelanggan dengan memanfaatkan efek jaringan. Model bisnis berbasis platform ini adalah dasar keberhasilan banyak perusahaan dengan pertumbuhan tercepat dan berkinerja terbaik saat ini. Seperti yang kita ketahui, maraknya transaksi elektronik dalam bertransaksi menggantikan sistem tradisional. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia ikut bersaing dalam dunia ekonomi digital. Industri e-commerce tidak hanya jual beli barang dan jasa via internet, tetapi ada juga hal lain didalamnya seperti penyedia jasa layanan antar penyelenggara jasa telekomunikasi dan lain-lain. Hal-hal tersebut yang menjadikan industri e-commerce harus selalu diawasi agar mampu mendorog laju perekonomian Nasional.

Pertumbuhan teknologi digital dan penggunaanya yang kian banyak membawa perubahan model bisnis. Ada tiga dampak signifikan yang dibawa teknologi digital terhadap dunia binis. Pertama, kecepatan akses dan kesempatan lebih besar bagi konsumen. Konsumen saat ini bisa mengakses berbagai layanan jasa dalam satu platform. Aplikasi membantu konsumen memilih layanan hanya dengan satu klik saja. Contohnya seperti Go-Jek, konsumen bisa memesan ojek untuk jasa transportasi, pengiriman barang, memesan makanan, bahkan mengirim uang. Kedua, cara baru melakukan inteligensi bisnis. Pelaku bisnis bisa mendapatkan data mengenai kebiasaan yang dilakukan konsumen terhadap produknya sehingga bisa melakukan peningkatan kualitas layanan. Ketiga, infrastruktur digital. Mereka tak perlu lagi menyiapkan infrastruktur fisik seperti membuka cabang gerai, namun cukup membuka tokonya secara online.

Permasalahan besar yang dihadapi oleh bangsa ini adalah kurangnya kesiapan masyarakat dan juga pemerintah dalam menghadapinya. Masih sedikit sekali jumlah start up tanah air yang berkembang dan dapat bersaing dengan pelaku bisnis digital secara global.

 

 

 

 

 

sumber : https://www.kompasiana.com/nafitsatl0039/658b786fc57afb17c33e5172/perubahan-paradigma-bisnis-melalui-platform-sebagai-pendorong-ekonomi-digital-di-indonesia

Peran Sistem Informasi dalam Pembentukan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Strategi Bisnis

August 28, 2023 admin
0

Peran Sistem Informasi dalam Pembentukan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Strategi Bisnis

Ketika kita berbicara tentang keberhasilan suatu organisasi, strategi bisnis adalah salah satu faktor kuncinya. Bagaimana suatu organisasi mengembangkan, menerapkan dan mengevaluasi strateginya merupakan pertanyaan yang selalu muncul dalam dunia bisnis yang kompetitif. Namun di era yang semakin maju, peran sistem informasi dalam mendukung proses organisasi menjadi semakin penting. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana sistem informasi berperan dalam pembentukan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi bisnis.

Pembentukan Strategi Bisnis

1. Pengumpulan dan Analisis Data

Langkah pertama dalam membuat strategi  bisnis adalah pengumpulan dan analisis data. Data adalah komponen utama yang digunakan untuk membuat keputusan yang sesuai. Sistem informasi modern memainkan peran penting dalam mengumpulkan, menyimpan, dan mengelola data. Dengan menggunakan alat analisis data yang canggih, organisasi dapat mengidentifikasi tren, peluang, dan ancaman yang mungkin memengaruhi rencana mereka.

Contoh sederhananya adalah menganalisis data pemasaran. Sistem informasi dapat mengumpulkan data penjualan harian, mingguan, dan bulanan serta menganalisisnya untuk mengidentifikasi tren penjualan yang mungkin memerlukan perubahan dalam strategi pemasaran atau penawaran produk.

2. Penyusunan Laporan dan Informasi Strategis

Setelah data dikumpulkan dan diproses, sistem informasi juga memainkan peran penting dalam menyiapkan laporan. Laporan-laporan ini memberikan gambaran yang jelas tentang kinerja organisasi dan memberikan informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan.

Misalnya, bisnis ritel dapat menggunakan sistem informasi untuk menghasilkan laporan yang menunjukkan tingkat persediaan barang, margin keuntungan, dan tingkat kepuasan pelanggan. Informasi ini dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan, seperti menentukan produk mana yang harus dipromosikan atau ditingkatkan stoknya.

Pelaksanaan Strategi Bisnis

1. Manajemen Proyek dan Sumber Daya

Setelah strategi bisnis dirumuskan, langkah selanjutnya adalah melaksanakannya. Sistem informasi dapat membantu dalam manajemen proyek dan alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan bisnis.

Dalam hal ini, perangkat lunak manajemen proyek berperan penting dalam mengelola perencanaan, penganggaran, dan sumber daya manusia. Sistem informasi membantu mengintegrasikan informasi proyek yang sesuai, memastikan bahwa setiap tahapan proyek berjalan sesuai rencana.

2. Otomatisasi Proses Bisnis

Sistem informasi juga memungkinkan otomatisasi banyak proses bisnis, sehingga menghemat waktu dan sumber daya. Contohnya adalah otomatisasi sistem pengiriman di e-commerce. Dengan sistem informasi yang tepat, organisasi dapat melacak barang secara real time, menjadwalkan pengiriman otomatis, dan memberikan informasi pelacakan cepat kepada pelanggan. Hal ini memungkinkan bisnis untuk melakukan pekerjaan mereka secara efisien dan efektif.

Evaluasi dan Pengukuran Kesuksesan

1. Kinerja Operasional dan Kepuasan Pelanggan

Setelah strategi bisnis diimplementasikan, penting untuk mengukur kinerja operasional dan kepuasan pelanggan. Sistem informasi dapat membantu mengumpulkan data penting dan memberikan wawasan tentang seberapa baik rencana tersebut berjalan.

Misalnya, dalam bisnis layanan pelanggan, sistem informasi dapat digunakan untuk melacak rata-rata waktu respons pelanggan atau peringkat kepuasan pelanggan yang diperoleh dari survei. Dengan data ini, organisasi dapat mengevaluasi efektivitas rencana layanan pelanggan mereka dan melakukan perubahan jika diperlukan.

2. Analisis Kinerja Finansial

Organisasi harus mengukur apakah strategi bisnis mereka menghasilkan keuntungan yang diharapkan atau mencapai target finansial yang telah ditetapkan. Sistem informasi dapat memberikan laporan keuangan yang akurat dan terkini, memungkinkan manajer memantau margin keuntungan, arus kas, dan indikator keuangan lainnya. Tinjauan ini membantu organisasi memantau kemajuan strategi bisnis mereka dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: https://www.kompasiana.com/faishalreza0663/64f6a12208a8b53c312539a2/peran-sistem-informasi-dalam-pembentukan-pelaksanaan-dan-evaluasi-strategi-bisnis?page=2&page_images=1